Usman Husin Minta Badan Pangan Nasional Perluas Pasar Murah hingga Pelosok NTT
- account_circle Mario
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

NTT, Jarrakpos.com- Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKB, Usman Husin, meminta Badan Pangan Nasional (Bapanas) memperluas pelaksanaan program Gerakan Pangan Murah (GPM) hingga menjangkau seluruh kabupaten di Nusa Tenggara Timur (NTT). Menurutnya, upaya menjaga stabilitas harga pangan harus dirasakan secara merata oleh masyarakat, termasuk mereka yang berada di wilayah pelosok.
Permintaan tersebut disampaikan Usman saat mengikuti Rapat Kerja (Raker) dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IV DPR RI bersama Menteri Pertanian dan Kepala Badan Pangan Nasional, Rabu, 15 Juli 2026. Dalam forum itu, ia menekankan pentingnya memperkuat program stabilisasi pasokan dan harga pangan melalui distribusi yang lebih luas dan merata.
Usman menegaskan, komoditas pangan strategis seperti beras SPHP, gula, dan minyak goreng harus selalu tersedia bagi masyarakat, terutama pada periode meningkatnya kebutuhan, termasuk menjelang hari raya keagamaan. Menurutnya, stabilitas harga menjadi salah satu kunci dalam menjaga daya beli masyarakat.
“Stok dari BULOG seperti beras SPHP, gula, dan minyak harus tetap ada. Itu adalah kebutuhan dasar masyarakat. Saya berharap stabilitas harga di pasar maupun di toko-toko juga tetap terjaga,” tegas Usman.
Ia mengapresiasi langkah Badan Pangan Nasional bersama Perum BULOG Kantor Wilayah NTT yang selama ini rutin melaksanakan Gerakan Pangan Murah dan operasi pasar di berbagai titik di Kota Kupang. Program tersebut dinilai mampu membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau sekaligus mengendalikan gejolak harga.
Namun, menurut Usman, pelaksanaan Gerakan Pangan Murah tidak boleh hanya berfokus di Kota Kupang. Ia meminta Badan Pangan Nasional memastikan program tersebut diperluas hingga menjangkau seluruh kabupaten di NTT agar manfaatnya dirasakan secara merata.
“Saya berharap pasar murah jangan hanya fokus di Kota Kupang. Program ini harus merata sampai seluruh kabupaten di NTT, sehingga masyarakat di daerah-daerah pelosok juga bisa merasakan manfaat yang sama,” ujarnya.
Lebih lanjut, Usman menilai ketahanan pangan merupakan persoalan strategis yang berkaitan langsung dengan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, ia meminta Badan Pangan Nasional terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan BULOG agar distribusi pangan berjalan lancar serta pasokan tetap terjaga.
“Kita harus memastikan tidak ada masyarakat yang kesulitan mendapatkan bahan pokok. Negara harus hadir melalui program-program nyata seperti operasi pasar dan stabilisasi harga. Saya mendukung penuh langkah Badan Pangan Nasional dan BULOG dalam menjaga stok pangan dan menekan gejolak harga,” katanya.
Menurut Usman, keberhasilan menjaga stabilitas pangan tidak hanya diukur dari kecukupan stok, tetapi juga dari pemerataan distribusi hingga ke daerah terpencil. Ia berharap Badan Pangan Nasional terus memperluas jangkauan Gerakan Pangan Murah agar masyarakat kecil di seluruh NTT dapat memperoleh bahan pangan dengan harga yang terjangkau.
“BULOG harus terus memperkuat jaringan distribusi dan memastikan masyarakat kecil mendapatkan akses pangan dengan harga terjangkau. Ini bagian dari tanggung jawab kita bersama untuk melindungi rakyat,” pungkasnya.***
- Penulis: Mario




Saat ini belum ada komentar