Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » RDP dengan DPRD NTT, Charlie Paulus: Status Perseroda Perkuat Kendali Daerah dan Dorong Ekonomi Lokal

RDP dengan DPRD NTT, Charlie Paulus: Status Perseroda Perkuat Kendali Daerah dan Dorong Ekonomi Lokal

  • account_circle Mario
  • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

NTT, Jarrakpos.com- Rencana perubahan status Bank NTT menjadi Perseroan Daerah (Perseroda) mendapat perhatian serius dari DPRD Nusa Tenggara Timur.

Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi III DPRD NTT, Direktur Utama Bank NTT, Charlie Paulus menegaskan bahwa langkah tersebut bukan sekadar perubahan administratif, melainkan strategi besar untuk memperkuat posisi daerah dalam pengelolaan bank.

Transformasi yang dijadwalkan berlangsung pada Maret 2026 ini diyakini akan mempertegas kepemilikan pemerintah daerah atas Bank NTT, dengan komposisi saham minimal 51 persen tetap berada di tangan Pemprov, Pemkot, dan Pemkab se-NTT.

Dengan skema ini, kontrol terhadap arah kebijakan bank dipastikan tetap berpihak pada kepentingan daerah.

“Perubahan menjadi Perseroda justru mempermudah pengelolaan sekaligus memastikan fokus kita tetap pada pembangunan ekonomi NTT,” ujar Charlie usai RDP, Rabu (25/3/2026).

Ia menjelaskan, sebelumnya Bank NTT berstatus PT BPD konvensional, namun kini telah berkembang menjadi bank devisa sejak Januari 2024. Status tersebut memungkinkan layanan transaksi valuta asing, khususnya di wilayah perbatasan seperti Atambua.

Menurut Charlie, peralihan ke Perseroda tidak hanya menyentuh aspek legalitas, tetapi juga membawa arah baru dalam orientasi bisnis.

Dengan status baru, Bank NTT akan lebih diarahkan untuk membiayai sektor riil dan memperkuat ekonomi masyarakat lokal, termasuk pelaku UMKM.

“Kalau masih berbentuk PT biasa, peluang ekspansi ke luar daerah sangat terbuka. Tapi dengan Perseroda, kita ingin memastikan dana masyarakat NTT benar-benar diputar untuk pembangunan di daerah ini,” tegasnya.

Dari sisi operasional, ia memastikan tidak ada gangguan berarti. Seluruh sistem dan tata kelola Bank NTT tetap mengacu pada regulasi Otoritas Jasa Keuangan sehingga transformasi ini berjalan aman dan terkendali.

Selain itu, Bank NTT juga terus mendorong penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai upaya memperkuat sektor produktif. Tahun ini, alokasi KUR mencapai Rp350 miliar, dengan Rp300 miliar diperuntukkan bagi pelaku usaha dan Rp50 miliar untuk pekerja migran.

Namun demikian, Charlie mengingatkan pentingnya penggunaan kredit secara tepat sasaran. Ia menekankan bahwa kredit seharusnya dimanfaatkan untuk pengembangan usaha, bukan untuk kebutuhan konsumtif yang berisiko memicu kredit macet.

Lebih jauh, ia juga menyoroti perlunya peran aktif pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat, khususnya bagi nasabah yang mengalami kesulitan pembayaran akibat penurunan pendapatan.

“Ini bukan semata soal kredit macet, tapi menyangkut keberlanjutan hidup masyarakat. Perlu ada solusi bersama, termasuk pemberdayaan ekonomi,” katanya.

Terkait kinerja keuangan, Bank NTT diakui mengalami penurunan laba pada tahun lalu akibat meningkatnya kredit bermasalah. Meski begitu, institusi keuangan milik daerah tersebut masih mampu mencatatkan keuntungan.

“Yang terpenting, kita tetap mencetak laba, meskipun tidak sebesar sebelumnya,” tutup Charlie.

Sebagai tindak lanjut dari pembahasan dalam RDP, DPRD NTT diharapkan terus mengawal proses transformasi ini agar berjalan sesuai regulasi dan tetap berpihak pada kepentingan masyarakat.

Sinergi antara legislatif, pemerintah daerah, dan manajemen Bank NTT dinilai menjadi kunci utama agar perubahan status menjadi Perseroda benar-benar membawa dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Nusa Tenggara Timur.***

  • Penulis: Mario

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hidayat Batubara Pimpin POBSI Sumut 2026-2030

    Hidayat Batubara Pimpin POBSI Sumut 2026-2030

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle Syawal
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Hidayat Batubara Pimpin POBSI Sumut 2026-2030 Medan -Hidayat Batubara terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengprov Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Sumut Periode 2026-2030. Penetapan Hidayat sebagai Ketua Umum diputuskan dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) POBSI Sumut yang dilaksanakan, Sabtu (20/6) di Hotel Four Point By Sheraton Medan. Sebanyak 17 Pengcab/Pengkot POBSI Se Sumut sebagai […]

  • Upaya Mempererat Tali Silaturahmi, Keluarga Besar “UNIKU” Gelar Halal Bihalal

    Upaya Mempererat Tali Silaturahmi, Keluarga Besar “UNIKU” Gelar Halal Bihalal

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 176
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Universitas Kuningan kembali menyelenggarakan kegiatan Halal Bihalal 1447 Hijriah sebagai bagian dari upaya mempererat tali silaturahmi, serta meneguhkan semangat kebersamaan di lingkungan Universitas Kuningan. Acara halal bihalal ini diselenggarakan di Gedung Student Center Iman Hidayat Kampus I Uniku, Senin pagi (30/03/2026). Dalam sambutannya, Rektor Uniku, Dr. Anna Fitri Hindriana, M.Si., mengajak seluruh sivitas […]

  • Reses Tak Biasa, Simprosa Gandut Turun ke Laut: Bantu Nelayan Urus e-Pas Kecil

    Reses Tak Biasa, Simprosa Gandut Turun ke Laut: Bantu Nelayan Urus e-Pas Kecil

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • account_circle Mario Langun
    • visibility 353
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com — Masa reses bukan sekadar waktu rehat dari sidang, tetapi kesempatan emas bagi wakil rakyat untuk benar-benar hadir di tengah masyarakat. Itulah yang dibuktikan oleh Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Simprosa Gandut, yang memanfaatkan masa resesnya untuk turun langsung ke pesisir Manggarai dan membantu nelayan kecil mendapatkan legalitas resmi lewat program […]

  • Pertumbuhan Ekonomi di NTT Sentuh Angka 3,03 Persen pada Triwulan IV-2024

    Pertumbuhan Ekonomi di NTT Sentuh Angka 3,03 Persen pada Triwulan IV-2024

    • calendar_month Rabu, 5 Feb 2025
    • account_circle Mario
    • visibility 624
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Badan Pusat Statistik (BPS) merinci pada triwulan IV-2024 ekonomi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengalami pertumbuhan tahunan (YoY) sebesar 3,03%. Dari angka tersebut menunjukkan pertumbuhan ekonomi di NTT cukup solid. Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Nusa Tenggara Timur (BPS NTT), Matamira B. Kale, S.Si., M.Si menjelaskan, perekonomian Nusa Tenggara Timur (NTT) berdasarkan […]

  • Dedi Mulyadi Tegaskan: “Uang Rakyat Harus Kembali ke Rakyat!”

    Dedi Mulyadi Tegaskan: “Uang Rakyat Harus Kembali ke Rakyat!”

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • account_circle YL
    • visibility 853
    • 0Komentar

    jarrakpos.com | Pangandaran — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan komitmennya untuk menjaga pengelolaan keuangan daerah yang bersih, efisien, dan benar-benar berpihak pada kesejahteraan masyarakat. Hal itu disampaikannya dalam Rapat Paripurna Hari Jadi ke-13 Kabupaten Pangandaran yang digelar di Gedung DPRD Pangandaran, Sabtu (25/10/2025). Dalam sambutannya, Dedi mengatakan Pemprov Jabar kini sedang gencar mengubah pola […]

  • Dishub NTT Siapkan Integrasi Parkir Digital, Kota Kupang Jadi Proyek Percontohan

    Dishub NTT Siapkan Integrasi Parkir Digital, Kota Kupang Jadi Proyek Percontohan

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Mario
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com- Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mulai mendorong integrasi pengelolaan parkir lintas kabupaten/kota dengan skema digital. Kota Kupang diproyeksikan menjadi titik awal penerapan sistem tersebut sekaligus model bagi daerah lain di NTT. Kepala Dinas Perhubungan NTT, Frederik C. P. Koenunu, menjelaskan bahwa selama ini pengelolaan parkir masih terpisah antara pemerintah provinsi dan […]

expand_less