Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Bupati Magelang: Pemberian Seragam SD dan SMP Negeri Gratis, Jika Sekolah Melakukan Pembelian Orang Tua Silahkan Lapor

Bupati Magelang: Pemberian Seragam SD dan SMP Negeri Gratis, Jika Sekolah Melakukan Pembelian Orang Tua Silahkan Lapor

  • account_circle Feri Taufiandi
  • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Bupati Magelang, Grengseng Pamuji, memperingatkan seluruh SD dan SMP Negeri di Kabupaten Magelang agar tidak lagi melakukan praktik jual beli seragam OSIS dan Pramuka. Pasalnya, kebutuhan seragam tersebut sudah dianggarkan melalui APBD.

Hal itu disampaikan dalam sosialisasi kebijakan pendidikan Penguatan Implementasi Program Pinter Ngaji Pinter Sekolah Bocahe di ruang Bina Karya, Komplek Setda Kabupaten Magelang, Senin (22/6/2026).

Bupati menegaskan pemberian seragam gratis jangan disalahgunakan dengan dalih pembelian seragam di sekolah. “Jika ada yang mewajibkan orang tua membeli seragam Osis dan Pramuka, akan kami tindak lanjuti,” tegasnya.

Menurutnya, kebijakan ini merupakan upaya menekan angka putus sekolah. “Mayoritas orang tua ketika mau mendaftarkan anaknya selalu bertanya biaya masuk. Stigma ini harus segera dihilangkan,” ujarnya. Dengan pemberian bahan seragam gratis, beban orang tua diharapkan berkurang. Bupati juga mendorong agar bahan seragam dijahit di konveksi lokal sehingga roda ekonomi kecil tetap berputar.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang, Wisnu Argo Budiyuono, menjelaskan anggaran seragam sekolah dialokasikan melalui APBD dengan total Rp 2,869 miliar untuk SMP dan Rp 2,921 miliar untuk SD. Dari anggaran tersebut, disediakan 11.235 lembar kain untuk SD dan 9.440 lembar untuk SMP.

Saat ini Pemkab Magelang tengah mempercepat pengadaan agar seragam bisa digunakan saat masuk sekolah. Sementara itu, siswa baru diminta mengenakan seragam lama terlebih dahulu. “Kalau yang SD pakai seragam TK, murid baru SMP pakai seragam SD,” jelas Wisnu.

Sebagai langkah pengawasan, pihaknya meminta orang tua tidak segan melapor jika sekolah masih mewajibkan pembelian seragam. Kebijakan ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih inklusif dan meringankan beban masyarakat.

 

Editor: Feri

  • Penulis: Feri Taufiandi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gelombang Dukungan Untuk Arya Sinulingga Pimpin PSSI Sumut Terus Mengalir

    Gelombang Dukungan Untuk Arya Sinulingga Pimpin PSSI Sumut Terus Mengalir

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Syawal
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Ketum asprov bersama KT/Sekretaris Askab pssi Padang lawas.. ini aja buat photonya bg.. Medan — Gelombang dukungan terhadap Arya Mahendra Sinulingga untuk maju sebagai nakhodai PSSI Sumatra Utara pada Kongres Biasa’ Pemilihan Maret 2026 semakin deras mengalir. Ini setelah menyatakan kesiapan Arya Sinulingga untuk meneruskan kinerjanya menahkodai PSSI Sumut periode 2026-2030. Klub dan Askab/Askot SE Sumatera […]

  • KORMI Sumut Komitmen Lebih Baik di Masa Depan

    • calendar_month Rabu, 1 Jan 2025
    • account_circle Syawal
    • visibility 700
    • 0Komentar

    Medan – Menyongsong tahun 2025, Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Provinsi Sumatera Utara menggelar acara Refleksi Akhir Tahun sekaligus Pembubaran Panitia Rakerprov KORMI Sumut 2024, pada Senin, 30 Desember 2024, di Sekretariat KORMI Sumut, Kawasan Sport Center Sumut, Jalan Williem Iskandar. Momentum ini juga dimanfaatkan untuk menepungtawari Ketua Umum KORMI Sumut, H. Baharuddin Siagian, yang […]

  • Tujuh Pelaku Tawuran Antar Geng Bersajam di Magelang Berhasil Diamankan Polisi

    Tujuh Pelaku Tawuran Antar Geng Bersajam di Magelang Berhasil Diamankan Polisi

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 125
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Berawal dari laporan masyarakat melalui Call Center 110 mengenai adanya seorang korban luka bacok yang dirawat di Rumah Sakit Merah Putih pada Minggu (28/6/2026) dini hari, Polresta Magelang bergerak cepat melakukan penyelidikan hingga berhasil mengungkap kasus tawuran antargeng yang terjadi di wilayah Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 02.30 WIB […]

  • Polres Magelang Kota Gelar Bakti Kesehatan di Hari Bhayangkara ke-80

    Polres Magelang Kota Gelar Bakti Kesehatan di Hari Bhayangkara ke-80

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 83
    • 0Komentar

    KOTA MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Polres Magelang Kota menggelar Bakti Kesehatan Donor Darah dalam rangka Hari Bhayangkara Ke-80 Tahun 2026 di Aula Bhayangkari Polres Magelang Kota, Rabu (17/6/2026). Kegiatan yang diprakarsai sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan tersebut melibatkan anggota Polres Magelang Kota, Bhayangkari Cabang Magelang Kota, Kodim 0705/Magelang dan masyarakat umum. Kapolres Magelang Kota, AKBP Dikri Olfandi menyampaikan […]

  • Jelang Libur “NATARU”, Kapolres Tinjau Titik Rawan Macet di Kuningan

    Jelang Libur “NATARU”, Kapolres Tinjau Titik Rawan Macet di Kuningan

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle Ghana
    • visibility 227
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Dalam rangka kesiapan pengamanan perayaan Natal tahun 2025 dan Tahun Baru (Nataru) 2026, Kapolres Kuningan AKBP Muhammad Ali Akbar didampingi Wakapolres Kuningan Kompol Deni Rahmanto dan Kasat Lantas AKP Pandu Renata Surya meninjau sejumlah titik jalur utama di wilayah Kabupaten Kuningan, Jumat (6/12/2025). Peninjauan dilakukan dengan menyusuri jalur Tugu Ikan Sampora, Perempatan […]

  • Hasil Sunatan BLT DBHCHT Mengalir hingga ke Petugas Perbankan?

    Hasil Sunatan BLT DBHCHT Mengalir hingga ke Petugas Perbankan?

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Putu Sta
    • visibility 259
    • 0Komentar

    JARAKPOS.COM. SUMENEP – Pencairan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur tahun 2025 diwarnai dugaan pemotongan. Akibatnya bantuan itu tidak sampai dengan utuh kepada penerima.   Menariknya, hasil pemotongan dana bantuan pemerintah itu diduga menjadi bancakan, mulai dari perangkat desa, petugas perbankan, oknum kecamatan hingga mengalir […]

expand_less