Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Prodi Farmasi Poltekkes Kemenkes Kupang Berdayakan Warga Desa Mata Air melalui Olahan Kelor dan Kunyit

Prodi Farmasi Poltekkes Kemenkes Kupang Berdayakan Warga Desa Mata Air melalui Olahan Kelor dan Kunyit

  • account_circle Mario
  • calendar_month 12 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

NTT, Jarrakpos.com- Tanaman kelor dan kunyit yang mudah ditemukan di lingkungan masyarakat Desa Mata Air, Kelurahan Kelapa Tinggi, Kabupaten Kupang, tidak hanya dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan konsumsi sehari-hari. Kedua tanaman tersebut juga memiliki potensi untuk diolah menjadi produk pangan dan minuman kesehatan yang memiliki nilai tambah.

Potensi itu menjadi perhatian Program Studi Farmasi Poltekkes Kemenkes Kupang melalui kegiatan pemberdayaan masyarakat di Desa Mata Air. Masyarakat diberikan pelatihan diversifikasi pengolahan bahan pangan lokal, khususnya pembuatan instan kunyit asam serta minuman kesehatan berbahan dasar kelor yang dipadukan dengan buah-buahan lokal.

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh tim yang terdiri dari Yuliani Ni Nyoman, Blegur Fatmawati dan Elisma dari Program Studi Farmasi Poltekkes Kemenkes Kupang.

Melalui kegiatan ini, masyarakat tidak hanya diberikan pengetahuan mengenai manfaat bahan pangan lokal, tetapi juga dilibatkan secara langsung dalam proses pengolahan, mulai dari persiapan bahan, pembuatan produk hingga pengemasan.

Pendekatan yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), yang menempatkan masyarakat sebagai subjek aktif dalam proses pemberdayaan. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan, yakni observasi dan persiapan, sosialisasi, pelatihan praktik serta monitoring dan evaluasi.

Pada tahap sosialisasi, masyarakat mendapatkan edukasi mengenai gizi seimbang, kesehatan serta pemanfaatan tanaman lokal seperti kelor dan kunyit.

Kelor menjadi salah satu bahan utama yang diperkenalkan dalam pelatihan karena tanaman tersebut memiliki kandungan nutrisi seperti protein, kalsium, zat besi, beta-karoten dan vitamin C.

Namun, aroma khas daun kelor terkadang menjadi salah satu alasan masyarakat kurang tertarik mengonsumsinya. Karena itu, tim memperkenalkan inovasi dengan memadukan kelor bersama buah-buahan lokal seperti mangga, pepaya dan pisang.

Perpaduan tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan cita rasa, tetapi juga membuat produk berbasis kelor lebih mudah diterima oleh masyarakat.

Mangga memberikan aroma dan rasa yang lebih kuat, pepaya menambah cita rasa sekaligus kandungan nutrisi, sedangkan pisang memberikan tekstur yang lebih kental pada minuman.

Dalam pelatihan tersebut, masyarakat kemudian mempraktikkan pembuatan minuman berbasis kelor dan buah yang dapat dikembangkan sebagai produk minuman kesehatan.

Selain kelor, kunyit juga menjadi bahan yang diolah menjadi instan kunyit asam. Pengolahan ini diperkenalkan sebagai salah satu cara meningkatkan daya simpan dan nilai tambah kunyit yang selama ini lebih banyak digunakan sebagai bumbu dapur atau dibuat menjadi jamu secara langsung.

Melalui teknik kristalisasi, kunyit asam diolah menjadi bentuk serbuk sehingga lebih praktis disimpan, dikonsumsi dan berpotensi dipasarkan.

Tim juga memperkenalkan pentingnya proses pengolahan yang higienis agar produk yang dihasilkan memiliki kualitas yang lebih baik.

Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta hingga 85 persen terkait teknik pengolahan pangan yang higienis dan diversifikasi produk.

Perubahan tidak hanya terlihat dari sisi pengetahuan. Peserta juga mampu mempraktikkan pembuatan bubuk instan kunyit asam serta minuman berbahan kelor dan buah secara mandiri.

Kegiatan ini sekaligus membuka perspektif baru bagi masyarakat mengenai potensi ekonomi dari bahan pangan yang tersedia di lingkungan mereka.

Kelompok PKK Kelurahan Kelapa Tinggi menyatakan komitmennya untuk mengembangkan produksi instan kunyit asam secara bersama-sama. Produk tersebut diharapkan dapat dipasarkan melalui kegiatan pameran maupun dititipkan pada toko oleh-oleh di Kabupaten Kupang.

Dengan pengolahan tersebut, bahan pangan lokal yang sebelumnya hanya dikonsumsi dalam bentuk segar dapat memiliki nilai tambah dan berpeluang dikembangkan menjadi produk usaha rumah tangga.

Tim Prodi Farmasi Poltekkes Kemenkes Kupang juga mendorong agar pemberdayaan tidak berhenti pada kegiatan pelatihan. Pendampingan lanjutan dinilai penting, terutama dalam standardisasi produk, pengurusan izin edar P-IRT, sertifikasi halal, pengemasan dan pemasaran digital.

Dukungan peralatan produksi seperti hand sealer dan blender berkapasitas lebih besar juga diperlukan untuk membantu kelompok masyarakat meningkatkan produksi secara bertahap.

Melalui kegiatan tersebut, Desa Mata Air diharapkan dapat terus mengembangkan potensi tanaman lokal sekaligus meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pengolahan pangan dan kesehatan.

Pada saat yang sama, pemanfaatan kelor, kunyit dan buah-buahan lokal diharapkan dapat berkembang dari sekadar kebutuhan rumah tangga menjadi bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.***

  • Penulis: Mario

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 26 Tahun PIKORI BP Batam: Merawat Kebersamaan dan Terus Menebar Manfaat

    26 Tahun PIKORI BP Batam: Merawat Kebersamaan dan Terus Menebar Manfaat

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
    • account_circle Habil
    • visibility 42
    • 0Komentar

    BATAM, Jarrakpos.com –  Badan Pengusahaan (BP) Batam melalui Persatuan Istri Karyawan Otorita (PIKORI) BP Batam memperingati Hari Jadi ke-26 di Balairungsari BP Batam, Kamis (10/9/2026). Mengusung tema “Merawat Kebersamaan, Menguatkan Peran PIKORI BP Batam Menebar Manfaat”, peringatan tersebut dihadiri langsung Kepala BP Batam, Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra. Ketua Umum […]

  • Kecelakaan 2 Truk di Jalan Payaman Magelang

    • calendar_month Rabu, 29 Jan 2025
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 648
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Telah terjadi kecelakaan di jalan Payaman Kabupaten Magelang yaitu 2 (dua) truck alami tabrakan, dan kondisi salah satu supir terjepit dan sedang proses evakuasi. Dari kecelakaan ini mengakibatkan kemacetan panjang dari RSJ sampai ke bangjo Secang yang ke arah Semarang dan Temanggung Untuk arah dari Semarang masih bisa jalan tipis tipis. Saat ini […]

  • Menolak Impor Garam: Saat PT Garam Membiarkan Petambak Menderita

    Menolak Impor Garam: Saat PT Garam Membiarkan Petambak Menderita

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 625
    • 0Komentar

    Penulis adalah Asip Irama, Ketua Umum Front Pemuda Madura (FPM) Sejak kecil aku tumbuh di sebuah pulau, di mana tambak-tambak garam terbentang lebih luas daripada jalan beraspal. Setiap hari aku menyaksikan para petambak menggaruk kristal garam di bawah terik matahari, dan setiap malam kudengar keluh yang dipendam dalam diam: tentang harga yang tak menentu, tentang […]

  • 173 Jemaah Haji asal Kota Magelang Kembali ke Tanah Air dengan Selamat

    173 Jemaah Haji asal Kota Magelang Kembali ke Tanah Air dengan Selamat

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 120
    • 0Komentar

    KOTA MAGELANG,JARRAKPOS.COM -Sebanyak 173 jemaah haji asal Kota Magelang kembali ke Tanah Air dengan selamat setelah menuntaskan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci. Menariknya, sebagian besar jemaah yang berangkat tahun ini masuk kategori berisiko tinggi, namun tetap mampu menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan lancar. Kedatangan jemaah yang tergabung dalam Kloter 11 Debarkasi Yogyakarta itu disambut […]

  • Ratusan Personil Kodim 0615/KNG Ikuti Tes Kesemaptaan Jasmani

    Ratusan Personil Kodim 0615/KNG Ikuti Tes Kesemaptaan Jasmani

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Ghana
    • visibility 377
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Kodim 0615/Kuningan menggelar tes kesamaptaan jasmani Periodik II bagi Bintara, Tamtama, dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kodim 0615/Kuningan. Kegiatan ini dilaksanakan di Stadion Mas’ud Wisnu Saputra dan Kolam Renang Sanggariang, Selasa (4/11/2025). Menurut Pasi Pers Kodim 0615/Kuningan, Kapten Arh Hariyanto, kegiatan ini bertujuan untuk mengecek dan meningkatkan kemampuan fisik serta kesiapan […]

  • Respons Cepat Layanan 110, Polresta Cirebon Temukan Mobil Rental yang Dilaporkan Hilang di Gegesik

    Respons Cepat Layanan 110, Polresta Cirebon Temukan Mobil Rental yang Dilaporkan Hilang di Gegesik

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 36
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS.COM – Jajaran Polresta Cirebon kembali membuktikan komitmennya dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Melalui laporan yang masuk ke Call Center Polri 110, Polsek Gegesik berhasil menemukan satu unit mobil rental yang dilaporkan hilang pada Kamis (24/9/2026) pagi. Kasus bermula ketika pemilik kendaraan, Dias, melaporkan bahwa mobil miliknya yang disewakan kepada seorang penyewa bernama […]

expand_less