Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Jelang Musim Penghujan, Warga Pringkuku Diingatkan Waspadai Tanah Retak dan Longsor. Simak Penjelasan Camat Tyus

Jelang Musim Penghujan, Warga Pringkuku Diingatkan Waspadai Tanah Retak dan Longsor. Simak Penjelasan Camat Tyus

  • account_circle Yuniardi Sutondo
  • calendar_month 2 menit yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Pacitan,JarrakPos.com-Memasuki musim penghujan, masyarakat di wilayah Kecamatan Pringkuku, Kabupaten Pacitan, diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana tanah longsor.

Imbauan tersebut terutama ditujukan kepada warga yang tinggal di kawasan dengan kondisi tanah mengalami retakan setelah melalui musim kekeringan berkepanjangan.

Camat Pringkuku Widhi Kusumaningtyas menegaskan, wilayah Pringkuku termasuk kawasan yang memiliki kerawanan terhadap bencana alam. Karena itu, perubahan kondisi lingkungan menjelang dan selama musim penghujan perlu menjadi perhatian bersama.

“Pringkuku masuk sebagai kawasan rawan bencana alam. Karena itu, memasuki musim penghujan ini masyarakat harus lebih waspada, terutama terhadap kondisi tanah yang mengalami retakan,” ujar Camat yang akrab disapa Tyus ini, Rabu (7/10).

Retakan tanah menjadi salah satu tanda yang patut diwaspadai. Setelah mengalami kekeringan dalam waktu cukup panjang, tanah yang retak dapat menjadi jalur masuknya air ketika hujan turun. Jika berlangsung terus-menerus, terlebih saat hujan berintensitas tinggi, kondisi tersebut berpotensi meningkatkan tekanan air di dalam tanah dan memicu pergerakan tanah maupun longsor.

Masyarakat yang tinggal di sekitar lereng, tebing, maupun kawasan dengan kontur tanah labil diminta rutin memeriksa kondisi lingkungan. Retakan yang semakin melebar, munculnya rembesan air, pohon atau tiang yang mulai miring, hingga suara dan gerakan pada permukaan tanah merupakan sejumlah tanda yang tidak boleh diabaikan.

Selain kewaspadaan terhadap longsor, ancaman banjir juga perlu diantisipasi. Warga diimbau membersihkan saluran air, parit, gorong-gorong, dan drainase dari sampah maupun material yang berpotensi menghambat aliran air. Masyarakat juga diminta tidak membuang sampah ke sungai dan saluran air.

Untuk retakan tanah yang ditemukan di sekitar permukiman, masyarakat dapat melakukan penanganan sementara dengan menutup retakan menggunakan tanah yang padat atau bahan yang sesuai. Langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi masuknya air hujan ke dalam celah tanah, sembari tetap memantau perkembangan retakan.

“Jangan menunggu sampai terjadi pergerakan tanah. Kalau kondisinya semakin membahayakan, segera menjauh dari lokasi dan mencari tempat yang aman,” pesan Tyus.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar segera melaporkan temuan tanah yang berpotensi longsor maupun saluran air yang rawan menimbulkan banjir kepada pemerintah desa atau kelurahan, camat, maupun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pacitan.

Kewaspadaan menjadi semakin penting karena bencana alam kerap diawali perubahan kecil yang luput dari perhatian. Dengan mengenali tanda-tanda kerawanan sejak dini, masyarakat dapat mengambil langkah pencegahan sebelum kondisi berkembang menjadi bencana.

Menjelang musim penghujan, kesiapsiagaan bukan sekadar imbauan, melainkan bagian dari upaya melindungi keselamatan warga. Kenali risikonya, lakukan pencegahan, dan jangan abaikan perubahan sekecil apa pun pada lingkungan sekitar.(Red/yun).

  • Penulis: Yuniardi Sutondo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PAD Pacitan Baru Terealisasi 71,94 Persen, Masih Ada Kekurangan Rp71,9 Miliar

    PAD Pacitan Baru Terealisasi 71,94 Persen, Masih Ada Kekurangan Rp71,9 Miliar

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • account_circle Yuniardi Sutondo
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Pacitan,JarrakPos.com-Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pacitan tahun 2026 menjadi sorotan dalam rapat kerja bersama Bupati Pacitan, Rabu (30/9). Hingga pekan keempat September, capaian PAD masih berada di angka 71,94 persen. Berdasarkan data Badan Keuangan Daerah (BKD) Pacitan, realisasi PAD baru mencapai Rp184.349.596.534,12 dari target yang ditetapkan sebesar Rp256.267.479.297. Dengan demikian, masih terdapat kekurangan sekitar […]

  • Hoaks Undian Berhadiah Mengatasnamakan Bank NTT

    Hoaks Undian Berhadiah Mengatasnamakan Bank NTT

    • calendar_month Jumat, 4 Apr 2025
    • account_circle Mario
    • visibility 1.406
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Baru-baru ini beredar sejumlah unggahan di media sosial yang menarasikan adanya undian berhadiah mengatasnamakan Bank NTT. Dalam unggahan yang menggerkan publik ini menawarkan hadiah seperti motor Scoopy/Primavera, mobil Pajero Sport, uang tunai hingga Rp 100 juta, paket umroh dan emas batangan. Terkait hal tesebut, manajemen Bank NTT secara resmi menegaskan bahwa kabar tersebut […]

  • Apel Siaga Karhutla di Lubuk Bilang,Kapolsek Rambah Samo Tegaskan Komitmen Zero Titik Api Tahun 2026

    Apel Siaga Karhutla di Lubuk Bilang,Kapolsek Rambah Samo Tegaskan Komitmen Zero Titik Api Tahun 2026

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Diana Ningsih
    • visibility 119
    • 0Komentar

      Rambah Samo, Rohul, JARRAKPOS. Com – Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus diperkuat menjelang musim kemarau tahun 2026. Pemerintah Desa Lubuk Bilang bersama Polsek Rambah Samo menggelar Apel Kesiapsiagaan Antisipasi dan Penanggulangan Karhutla yang berlangsung di halaman Kantor Desa Lubuk Bilang, Kecamatan Rambah Samo, Kabupaten Rokan Hulu, Senin (15/6/2026). Kegiatan yang dimulai […]

  • Jelang Nobar Persib vs Persijap Satlantas Siapkan Rekayasa Lalin di Kuningan

    Jelang Nobar Persib vs Persijap Satlantas Siapkan Rekayasa Lalin di Kuningan

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 189
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Jelang kegiatan nonton bareng (nobar) laga Persib Bandung vs Persijap Jepara, Satlantas Polres Kuningan menyiapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah titik pusat kota guna mengantisipasi kepadatan kendaraan dan potensi konvoi bobotoh. Rekayasa lalu lintas tersebut disiapkan untuk mendukung kelancaran kegiatan nobar yang akan dipusatkan di kawasan Pandapa Paramartha, Sabtu (23/5/2026) yang dimulai pukul […]

  • Tom Lembong dan Charles Sitorus Tahap ll ke Kejari Jakarta Pusat

    • calendar_month Sabtu, 15 Feb 2025
    • account_circle Jumri
    • visibility 624
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com JAKARTA – Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Pusat menerima penyerahan tanggung jawab terhadap tersangka dan barang bukti (Tahap II) perkara dugaan tindak pidana korupsi impor gula di Kementerian Perdagangan pada periode 2015 hingga 2016. Tahap ll tersebut dilakukan oleh penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Jumat (14/2/2025). Dua tersangka dalam kasus ini, yaitu mantan Menteri Perdagangan, […]

  • Pelindo Pastikan Kesiapan Pelayanan Terminal Penumpang  Pelabuhan Pelindo Dumai Pada Akhir Libur Sekolah 2026 

    Pelindo Pastikan Kesiapan Pelayanan Terminal Penumpang  Pelabuhan Pelindo Dumai Pada Akhir Libur Sekolah 2026 

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle Diana Ningsih
    • visibility 147
    • 0Komentar

      Dumai,JARRAKPOS.COM -Memasuki periode akhir libur sekolah tahun 2026, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 Dumai memastikan Terminal Penumpang Pelabuhan Dumai siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang melakukan perjalanan melalui jalur laut.11/07/26 Sebagai salah satu gerbang utama transportasi laut di Provinsi Riau, Terminal Penumpang Pelabuhan Dumai mengalami peningkatan jumlah penumpang selama masa liburan. Untuk […]

expand_less