Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Dana Jumbo Gaji ASN Pacitan Terancam Berpindah, BPD Hadapi Ujian Likuiditas?

Dana Jumbo Gaji ASN Pacitan Terancam Berpindah, BPD Hadapi Ujian Likuiditas?

  • account_circle Yuniardi Sutondo
  • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Pacitan,Jarrakpos.com-Besarnya belanja pegawai di Kabupaten Pacitan kembali menjadi perhatian. Nilainya tidak kecil. Dalam setahun, anggaran yang dialokasikan untuk membayar gaji aparatur sipil negara (ASN) di daerah ini diperkirakan mencapai lebih dari Rp700 miliar.

Angka tersebut sekaligus menggambarkan besarnya perputaran dana belanja daerah yang selama ini mengalir melalui sektor perbankan, terutama Bank Pembangunan Daerah (BPD).

Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Pacitan, Deni Cahyantoro, mengatakan belanja gaji pegawai saat ini berada di kisaran 37 persen dari total Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Persise aku nggak hafal, nda (wartawan). Yo kurang lebih Rp700-an miliar,” kata Deni, Selasa (8/9).

Dengan nominal sebesar itu, belanja gaji ASN bukan sekadar pos rutin dalam struktur APBD. Di sisi lain, dana tersebut juga menjadi bagian dari arus kas yang memiliki arti penting bagi ekosistem perbankan daerah.

Selama ini, sebagian besar ASN di Pacitan menerima pembayaran gaji melalui BPD. Artinya, dana belanja pegawai daerah yang bernilai ratusan miliar rupiah tersebut ikut membentuk basis dana yang dikelola perbankan daerah.

“Ya hampir mayoritas memang gaji ASN Pacitan ada di BPD. Sekalipun ada juga di bank lain, tapi relatif kecil,” tutur Deni, yang juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Kabupaten Pacitan.

Kondisi tersebut menjadi relevan di tengah munculnya wacana pemerintah pusat untuk mengalihkan penyaluran gaji ASN daerah dari BPD kepada bank-bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

Jika kebijakan itu benar-benar diterapkan, perubahan jalur penyaluran payroll ASN berpotensi mengubah pola arus dana yang selama ini diterima BPD.

Bagi industri perbankan, dana payroll tidak hanya berkaitan dengan aktivitas pemindahan gaji dari rekening pemerintah ke rekening pegawai, tetapi juga memiliki kaitan dengan penghimpunan dana pihak ketiga, transaksi perbankan, hingga berbagai layanan keuangan yang digunakan oleh para nasabah.

Dalam perspektif manajemen perbankan, perpindahan dana payroll dalam skala besar tentu menjadi faktor yang perlu diperhitungkan dalam pengelolaan likuiditas. Terlebih, ketika sumber dana tersebut berasal dari belanja pemerintah daerah yang nilainya mencapai ratusan miliar rupiah setiap tahun.

Namun demikian, Deni memilih tidak berspekulasi mengenai kemungkinan dampak kebijakan tersebut terhadap kondisi BPD.

Menurutnya, persoalan mengenai konsekuensi bisnis dan likuiditas perbankan merupakan ranah yang lebih tepat dijelaskan oleh pihak perbankan.

“Soal dampaknya bagaimana, itu rumah tangga orang lain. Tentu pihak perbankan yang lebih memahami,” ujarnya.

Di sisi lain, dari perspektif tata kelola keuangan daerah, perubahan mekanisme payroll nantinya tetap perlu ditempatkan dalam kerangka efisiensi, keamanan transaksi, kepastian pelayanan kepada ASN, serta kelancaran pengelolaan kas daerah.

Sebab, belanja gaji merupakan salah satu komponen terbesar dalam APBD. Ketika nilainya mendekati Rp700 miliar dalam setahun, setiap perubahan mekanisme penyaluran tentu tidak hanya menyangkut rekening tempat gaji ASN diterima, tetapi juga menyentuh pola pengelolaan kas dan hubungan transaksi antara pemerintah daerah dengan lembaga perbankan.

Bagi Pacitan, besarnya belanja pegawai tersebut sekaligus menunjukkan betapa strategisnya posisi payroll ASN dalam ekosistem keuangan daerah.

Sementara bagi BPD, perubahan arah aliran dana payroll dapat menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga basis dana, likuiditas, dan keberlanjutan bisnis di tengah kompetisi industri perbankan.

Kini, bola kebijakan berada di tingkat pemerintah pusat. Jika skema pengalihan payroll benar-benar diberlakukan, BPD perlu menyiapkan strategi bisnis dan penguatan layanan agar tetap menjadi bagian penting dari ekosistem keuangan daerah.

Sementara bagi pemerintah daerah, prinsip utamanya tetap sama: memastikan pembayaran hak ASN berjalan tepat waktu, aman, efisien, dan selaras dengan tata kelola keuangan daerah yang baik.(Red/yun).

  • Penulis: Yuniardi Sutondo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peningkatan PAD jadi Catatan Pansus LKPj DPRD, Pemkot Mulai Kaji Potensi Baru

    Peningkatan PAD jadi Catatan Pansus LKPj DPRD, Pemkot Mulai Kaji Potensi Baru

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 389
    • 0Komentar

    BENGKULU, jarrakpos.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu menyoroti capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bengkulu tahun 2024 yang masih di bawah 80 persen. Catatan ini disampaikan oleh Juru Bicara Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Walikota Bengkulu tahun 2024, Desi, dalam rapat paripurna DPRD Kota Bengkulu pada Senin (5/5/2025). Rapat paripurna, […]

  • Usman Husin Sambangi Gudang Bulog Soe Perihal Kelangkaan Beras

    Usman Husin Sambangi Gudang Bulog Soe Perihal Kelangkaan Beras

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
    • account_circle Mario
    • visibility 828
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Komisi IV asal Daerah Pemilihan (Dapil) NTT 2, sambangi Gudang Bulog Soe, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Kunjungan mendadak yang dilakukan Usman ini karena banyak keluhan masyarakat terkait stok beras bulog yang sangat langkah di pasaran. Usman meminta percepatan distribusi beras demi menjawab kebutuhan masyarakat […]

  • Kebakaran Lahan di Weru Berhasil Dikendalikan, Angin Kencang Perparah Penyebaran Api

    Kebakaran Lahan di Weru Berhasil Dikendalikan, Angin Kencang Perparah Penyebaran Api

    • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 64
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS.COM – Kebakaran lahan kosong seluas ±15.000 meter persegi yang terjadi di Blok Jalinan, Desa Tegalwangi, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon, pada Sabtu (29/8/2026) sore berhasil dipadamkan setelah melibatkan tiga unit pemadam kebakaran dan bantuan water tank TNI. Tidak ada korban jiwa maupun kerugian materiil dalam insiden ini karena area yang terbakar hanya berupa semak […]

  • Dede Yusuf Persilahkan APH Telusuri Polemik Pager Laut di Tangerang

    • calendar_month Minggu, 2 Feb 2025
    • account_circle Jumri
    • visibility 645
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – Wakil Ketua Komisi II DPR Dede Yusuf mengomentari polemik pagar laut yang berbuntut pemecatan kepada oknum pejabat di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Menurut Dede, pihaknya menyerahkan tindakan di ranah pidana kasus sertifikat pagar laut ini kepada aparat penegak hukum. “Apakah bisa ATR BPN memberikan tindakan hukum kepada […]

  • Polres Subulussalam Tangani Kasus Pengeroyokan yang Tewaskan Seorang Warga di Lapangan Beringin

    • calendar_month Minggu, 5 Okt 2025
    • account_circle Rahmad Ariadi
    • visibility 554
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com – Subulussalam – Jajaran Polres Subulussalam melalui Polsek Simpang Kiri tengah menyelidiki kasus tindak pidana pengeroyokan yang mengakibatkan seorang warga meninggal dunia di Lapangan Beringin, Desa Subulussalam, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam, pada Sabtu (4/10/2025) sekitar pukul 02.00 WIB. Korban diketahui berinisial A.A.D, warga Dusun Lae Gambir, Desa Dasan Raja, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam. […]

  • Apresiasi Prodak Lokal Warga, Kapolres Magelang Kota Kunjungi UMKM Kopi Condong di Bandongan

    Apresiasi Prodak Lokal Warga, Kapolres Magelang Kota Kunjungi UMKM Kopi Condong di Bandongan

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 214
    • 0Komentar

    KOTA MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Kapolres Magelang Kota melaksanakan kunjungan ke pelaku UMKM di Dusun Posong, Desa Ngepanrejo, Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang, sebagai bentuk dukungan terhadap perekonomian masyarakat. Kunjungan tersebut dilakukan usai kegiatan patroli kamtibmas di wilayah setempat. Kapolres didampingi para Pejabat Utama (PJU) Polres Magelang Kota. Kehadiran ini menunjukkan perhatian Polri terhadap perkembangan usaha warga. Sabtu […]

expand_less