Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Pj Bupati Cirebon Tinjau TPAS Kubangdeleg, Komitmen Perbaikan Pengelolaan Sampah

Pj Bupati Cirebon Tinjau TPAS Kubangdeleg, Komitmen Perbaikan Pengelolaan Sampah

  • account_circle Hadi Supangat
  • calendar_month Kamis, 9 Jan 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Cirebon Jarrakpos.com — Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya, bersama jajaran Forkopimda dan beberapa kepala perangkat daerah, meninjau Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Kubangdeleg di Kecamatan Karangwareng, Rabu (8/1/2025).

Peninjauan ini dilakukan untuk merespons keluhan masyarakat sekitar TPAS, yang selama ini dinilai kurang baik dalam pengelolaan sampah.

Dalam kunjungannya, Wahyu berdiskusi dengan perwakilan masyarakat setempat, guna menindaklanjuti hasil pertemuan sebelumnya.

Salah satu poin penting yang dibahas adalah mekanisme kompensasi bagi masyarakat yang terdampak.

Dugaan Korupsi Tujuh Ratus Juta, Kades Keduanan Di Kejar Aliansi Cirebon Bergerak Sampai Ke Inspektorat

“Kompensasi yang diminta masyarakat akan kami kaji lebih lanjut, termasuk teknis pengelolaannya agar bermanfaat secara bijaksana,” ujar Wahyu.

Ia juga menyoroti perlunya perbaikan dalam pengelolaan sampah di TPAS tersebut. “SOP dan mekanisme pengelolaan sampah akan diperbaiki untuk meminimalisir bau dan dampak buruk lainnya,” tutur Wahyu.

Di Duga Korupsi Tujuh Ratus Juta Dan Penyalah Gunaan Aset Desa Kades Desa Keduanan Di Laporkan Ke Polda Jabar Dan Kejari.

“Kami juga akan menyelesaikan teknis pengelolaan agar lebih efektif,” tambahnya.

Di tempat yang sama, Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Dr Sophi Zulfia SH MH, menyatakan komitmennya untuk mengawal program pengelolaan sampah di TPAS Kubangdeleg.

“Tujuan awal pembukaan TPAS ini adalah pengelolaan sampah yang lebih baik. Kami akan mendorong, agar harapan masyarakat terkait pengelolaan sampah yang bernilai ekonomis dapat terealisasi,” tegasnya.

Aliansi Cirebon Bergerak Pertanyakan Kasus Korupsi Di Desa Keduanan Yang Sudah Dilaporkan Ke Kejari Sumber

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, mengimbau perangkat desa untuk menjaga komunikasi terbuka dengan masyarakat terkait program TPAS.

“Jika kompensasi diberikan, penggunaannya harus bijak dan memprioritaskan kepentingan masyarakat luas,” katanya.

Ke depan, pemerintah Kabupaten Cirebon berencana mengajukan dukungan dari pemerintah pusat untuk program pengelolaan TPAS sebagai solusi jangka panjang.

Harapannya, TPAS Kubangdeleg tidak hanya menjadi tempat pembuangan sampah, tetapi juga dapat dikelola secara profesional untuk mendukung keberlanjutan lingkungan dan perekonomian masyarakat setempat. (HS)

  • Penulis: Hadi Supangat

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wawali Ronny Sebut Hadirnya Manlie Hotel & Residence Bantu Tingkatkan PAD

    Wawali Ronny Sebut Hadirnya Manlie Hotel & Residence Bantu Tingkatkan PAD

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 406
    • 0Komentar

    BENGKULU, jarrakpos.com – Wakil Walikota Bengkulu Ronny PL Tobing secara khusus menyempatkan diri hadir pada syukuran peresmian Manlie Hotel dan Residence yang berada di Kelurahan Kebun Dahri, Kecamatan Ratu Samban, Sabtu sore (12/4/25). Pada momen ini, Ronny menyampaikan permohonan maaf dari Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi yang berhalangan hadir dikarenakan lagi berziarah di Desa sang istri […]

  • Warga Longkib Minta APH Usut Pengelolaan Dana dan Aset Desa Tahun 2023 – 2024

    Warga Longkib Minta APH Usut Pengelolaan Dana dan Aset Desa Tahun 2023 – 2024

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • account_circle Rahmad Ariadi
    • visibility 123
    • 0Komentar

    SUBULUSSALAM, JARRAKPOS — Pengelolaan Dana Desa Longkib, Kecamatan Longkib, Kota Subulussalam, Aceh, pada 2023–2024 dipertanyakan sejumlah warga. Mereka meminta Inspektorat dan aparat penegak hukum (APH) memeriksa secara terbuka penggunaan anggaran serta status sejumlah aset desa yang dinilai belum jelas. Pernyataan tersebut disampaikan Ahmad Dahlan bersama sejumlah warga Longkib. Mereka menyoroti sedikitnya lima persoalan, mulai dari […]

  • GAWAT, Sumber Uang Suap Rp. 920 Milyar Mulai Terkuak, Babak Baru Pengusutan Kasus Mafia Hukum Zarof Ricar

    • calendar_month Rabu, 8 Jan 2025
    • account_circle Jumri
    • visibility 632
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com JAKARTA – Skandal kasus Hakim Agung Syamsul Maarif yang nekat menabrak Pasal 17 ayat (5) UU No. 48 Tahun 2009 tentang Kekuasaan Kehakiman, yang memutus perkara Peninjauan Kembali (PK) No. 1362 PK/PDT/2024, tanggal 16 Desember 2024 — hanya dalam tempo 29 hari — menjadi kotak pandora yang membuka tabir sumber uang suap senilai Rp. […]

  • Dinkes Kaur Periksa 4 Jamaah Haji 2027 dan Gencarkan Imunisasi Anak Sekolah

    Dinkes Kaur Periksa 4 Jamaah Haji 2027 dan Gencarkan Imunisasi Anak Sekolah

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
    • account_circle Sepriyanita
    • visibility 56
    • 0Komentar

    KAUR, jarrakpos.com – Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Kaur membeberkan program kerja tahun ini. Kabid P2P Dinkes Kaur, H. Sapuan Ilyas, SKM.M.AP mengatakan, untuk tahun ini ada pemeriksaan kesehatan jamaah haji untuk keberangkatan tahun 2027. “Untuk program P2P tahun ini, ada pemeriksaan jamaah haji untuk tahun 2027 berjumlah 4 orang. Pemeriksaannya […]

  • Wabup Jigus Perintahkan Camat Petakan Masalah Sampah hingga PJU, Manfaatkan CSR untuk Atasi Tumpukan Limbah

    Wabup Jigus Perintahkan Camat Petakan Masalah Sampah hingga PJU, Manfaatkan CSR untuk Atasi Tumpukan Limbah

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 191
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS.COM – Wakil Bupati Cirebon, Agus Kurniawan Budiman atau yang akrab disapa Jigus, memberikan instruksi tegas kepada seluruh camat di wilayahnya. Ia meminta para camat segera melakukan pemetaan menyeluruh terkait sejumlah persoalan krusial, mulai dari sampah, penerangan jalan umum (PJU), rumah tidak layak huni (rutilahu), hingga jaringan gas rumah tangga. Langkah ini diambil sebagai […]

  • Pemuda 22 Tahun di Magelang Bersihkan Ratusan Makam (TPU) Giriloyo

    Pemuda 22 Tahun di Magelang Bersihkan Ratusan Makam (TPU) Giriloyo

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 286
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Beragam peralatan seperti sapu, sabit, jeriken air, spidol, serta tripod menjadi perlengkapan yang hampir selalu dibawa Agus Ponco Nugroho saat memasuki area pemakaman. Di antara deretan nisan yang mulai tertutup rumput, pemuda 22 tahun asal Kota Magelang itu perlahan membersihkannya satu per satu. Ia memulai dengan memotong rumput liar di sekitar makam, lalu […]

expand_less