Pemuda 22 Tahun di Magelang Bersihkan Ratusan Makam (TPU) Giriloyo
- account_circle Feri Taufiandi
- calendar_month Senin, 9 Mar 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Beragam peralatan seperti sapu, sabit, jeriken air, spidol, serta tripod menjadi perlengkapan yang hampir selalu dibawa Agus Ponco Nugroho saat memasuki area pemakaman.
Di antara deretan nisan yang mulai tertutup rumput, pemuda 22 tahun asal Kota Magelang itu perlahan membersihkannya satu per satu.
Ia memulai dengan memotong rumput liar di sekitar makam, lalu menyapu area tersebut. Jika tulisan pada nisan memudar, Ponco menebalkannya kembali menggunakan spidol permanen sebelum akhirnya menaburkan bunga untuk mempercantik makam.
Berawal dari ziarah makam ibu
Sejak Mei 2024 hingga Maret 2026, ia masih mengingat betul jumlah makam yang telah ia rawat: 441 makam. Sebagian proses pembersihan tersebut didokumentasikan dan dibagikan melalui akun TikTok @makamcleaner yang ia kelola.
Ponco menceritakan, hobi yang tak biasa itu, berawal dari kebiasaannya berziarah ke makam ibunya di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Giriloyo setiap hari Minggu.
“Dulu tiap Minggu saya rajin ziarah ke makam mama di Giriloyo. Terus lihat makam di sekitar mama itu ada beberapa yang nggak keurus,” ujarnya di Pemakaman Nglarangan, Petrobangsan, Kota Magelang, Minggu (8/3/2026).
Melihat kondisi tersebut, Ponco mulai bertanya-tanya tentang keluarga para pemilik makam tersebut. Dari situlah muncul inisiatif untuk membersihkan makam di sekitar makam ibunya. Ia juga mulai merekam aktivitas tersebut dan mengunggahnya ke media sosial.
“Di situ kepikiran, ini keluarganya di mana. Entah karena jauh, kendala biaya, atau mungkin dekat tapi nggak sempat bersih-bersih. Lalu juga bikin video, siapa tahu keluarganya nonton terus jadi ingat dan membersihkan makam keluarganya sendiri,” sambungnya.
Awalnya Ponco hanya membersihkan makam di sekitar makam ibunya. Namun seiring waktu, ia mulai berpindah ke makam lain yang terlihat tidak terawat. Video yang diunggahnya pun perlahan mulai menarik perhatian, khususnya warganet yang menyaksikan kontennya. “Awalnya saya cuma tujukan ke keluarga makam sekitar mama saja. Tapi ternyata videonya ramai, dan dampaknya jadi lebih luas,” ujarnya.
Banyak orang menghubungi
Kini, kegiatan yang dilakukannya mendapat respons positif. Banyak orang yang menghubunginya melalui pesan langsung di TikTok maupun Instagram untuk meminta bantuan membersihkan makam keluarga mereka.
Permintaan tersebut umumnya datang dari wilayah Magelang. Namun juga ada hingga wilayah Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah hingga Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta.
Ponco mengatakan dirinya tidak secara khusus membuka jasa pembersihan makam. Namun jika ada yang meminta bantuan, ia bersedia membantu selama masih dalam jangkauan.
Untuk biaya, ia tidak menetapkan tarif khusus. Orang yang meminta bantuan biasanya memberikan uang secara sukarela. Namun untuk lokasi yang cukup jauh, ia biasanya meminta biaya transportasi.
Editor:Feri
- Penulis: Feri Taufiandi




Saat ini belum ada komentar