Petani Ada di Hati Presiden Prabowo, Panen Raya Jagung di Desa Jenggalu Jadi Bukti Dukungan Nyata
- account_circle admin
- calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

BENGKULU, jarrakpos.com – Tenaga Ahli Utama Kantor Komunikasi Kepresidenan (Presidential Communication Office/PCO) Dedek Prayudi menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto memiliki perhatian besar terhadap petani Indonesia. Hal itu, menurutnya, bisa dilihat dari perjalanan hidup Presiden yang pernah dibantu masyarakat dan petani saat masih aktif di TNI, serta kiprahnya memimpin Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI).
“Petani ada di hati Presiden. Beliau pernah mengalami sendiri peran besar masyarakat dan petani. Maka, saat ini beliau ingin memastikan kesejahteraan petani terwujud,” ujar Dedek Prayudi, akrab disapa Uki, saat menghadiri Panen Raya Jagung Program Ketahanan Pangan Presiden Prabowo Subianto–Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Desa Jenggalu, Kabupaten Seluma, Rabu (13/8/2025).
Uki menekankan pentingnya program ketahanan pangan di tengah tantangan global. Ia mengingatkan, jika negara-negara produsen pangan seperti India, Brasil, dan China menghentikan ekspor, harga pangan dunia akan melonjak dan berdampak pada Indonesia.
“Panen jagung kali ini sekitar 10 ton dari 1,5 hektare lahan. Ke depan akan terus bertambah jika pemerintah desa bisa mengakses bantuan pupuk bersubsidi, pestisida, atau alsintan. Ini agar petani semakin semangat,” tegas Uki.
Ia juga meminta Kepala Desa Jenggalu segera menyelesaikan urusan administratif untuk penyaluran pupuk bersubsidi. “Hingga Agustus ini, baru 47% pupuk bersubsidi terserap. Jangan sia-siakan fasilitas yang diberikan pemerintah. Kami ingin bukan hanya produksi meningkat, tapi petani juga happy,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Pusat Data dan Informasi Pangan Badan Pangan Nasional (Pusdatin Bapanas) Kelik Budianan menyatakan dukungan penuh terhadap program Presiden Prabowo. Pihaknya tengah berkoordinasi dengan Bulog untuk menyerap hasil panen jagung petani.
“Kami juga berupaya mengintegrasikan hasil petani dan peternak. Jadi ketika harga jagung bagus, harga pakan dan hasil ternak pun ikut baik,” kata Kelik.
Acara panen raya ini dihadiri Camat Sukaraja Ramlan Effendi, Kepala Desa Jenggalu Johni Midarling, Ketua Umum Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) Maret Samuel Sueken, perwakilan Pupuk Indonesia, dan masyarakat Desa Jenggalu.
- Penulis: admin




Saat ini belum ada komentar