Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Bukan Sekadar Sosialisasi, Usman Husin Wujudkan Aksi Nyata Rehabilitasi Hutan Lewat Penyaluran 30 Ribu Bibit

Bukan Sekadar Sosialisasi, Usman Husin Wujudkan Aksi Nyata Rehabilitasi Hutan Lewat Penyaluran 30 Ribu Bibit

  • account_circle Mario
  • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

NTT, Jarrakpos.com- Kegiatan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) yang digelar Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Benain Noelmina bersama Anggota Komisi IV DPR RI, Usman Husin, tidak berhenti pada penyampaian materi di ruang pertemuan. Melalui kegiatan tersebut, Usman mendorong lahirnya aksi nyata dengan menyalurkan bibit tanaman produktif dan tanaman konservasi sebagai bagian dari upaya memulihkan kawasan hutan dan daerah aliran sungai (DAS) di Nusa Tenggara Timur.

Komitmen itu diwujudkan sekitar dua pekan lalu melalui penyaluran 30 ribu bibit yang terdiri dari lamtoro, jati putih, dan asam jawa untuk program rehabilitasi kawasan DAS di Desa Kairane, Kecamatan Amabi Oefeto, Kabupaten Kupang. Program tersebut akan dilaksanakan di lahan seluas sekitar 5 hektare.

Selain program rehabilitasi tersebut, Usman Husin sebelumnya juga telah menyalurkan berbagai bibit tanaman produktif, seperti durian dan kelapa, kepada kelompok tani di sejumlah daerah di NTT sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendorong penghijauan berbasis ekonomi.

Saat ini, puluhan ribu bibit tersebut masih dalam tahap penyemaian, sementara berbagai peralatan pendukung penanaman juga sedang dipersiapkan agar pelaksanaan program berjalan optimal.

Salah seorang peserta sosialisasi, Ardi Banusu (30), petani asal Desa Fatukanutu, Kecamatan Amabi Oefeto, Kabupaten Kupang, mengaku kegiatan tersebut memberikan pengalaman baru karena masyarakat tidak hanya menerima materi, tetapi juga diberi kesempatan berdiskusi langsung dengan Usman Husin mengenai pentingnya menjaga kelestarian hutan.

“Kami sangat senang karena baru kali ini kami diundang dan berdiskusi langsung dengan Bapak Usman tentang bagaimana menjaga dan melestarikan hutan,” ujar Ardi.

Menurutnya, sosialisasi dan bimtek tersebut berhasil menumbuhkan kesadaran masyarakat bahwa menjaga hutan harus diwujudkan melalui tindakan nyata.

“Langkah nyata kami nanti adalah menanam pohon di daerah aliran sungai supaya kawasan itu kembali hijau dan lebih indah,” katanya, (4/8/2026).

Ardi menjelaskan, program rehabilitasi yang difasilitasi Usman Husin kini mulai dipersiapkan di Desa Kairane. Sebanyak 30 ribu bibit tanaman konservasi sedang disemaikan sebelum ditanam di sejumlah titik kawasan DAS.

“Bibitnya sementara masih disemaikan, dan peralatan untuk penanaman juga sedang dipersiapkan. Kami berharap program ini segera berjalan sehingga kawasan di sekitar sungai bisa kembali hijau,” tuturnya.

Usman Husin menegaskan bahwa rehabilitasi hutan tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial ataupun sekadar sosialisasi.

Menurutnya, keberhasilan menjaga lingkungan ditentukan oleh keterlibatan masyarakat dalam menanam dan merawat pohon hingga tumbuh.

Sebagai Anggota Komisi IV DPR RI yang membidangi sektor kehutanan, pertanian, dan lingkungan hidup, ia berkomitmen terus mengawal program rehabilitasi hutan agar memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

“Sosialisasi ini harus menghasilkan aksi nyata. Menjaga hutan tidak cukup hanya dengan berdiskusi, tetapi harus diwujudkan melalui penanaman dan pemeliharaan pohon secara berkelanjutan. Karena itu kami terus mendorong bantuan bibit dan pendampingan kepada masyarakat agar mereka menjadi pelaku utama rehabilitasi hutan,” ujar Usman.

Bagi Ardi dan para petani lainnya, kegiatan sosialisasi dan bimtek bersama BPDAS Benain Noelmina menjadi bukti bahwa upaya pelestarian lingkungan tidak berhenti pada penyampaian teori.

Melalui penyaluran 30 ribu bibit rehabilitasi hutan dan berbagai bibit produktif lainnya, masyarakat kini memiliki kesempatan untuk terlibat langsung memulihkan kawasan hutan sekaligus membangun masa depan pertanian yang lebih hijau, produktif, dan berkelanjutan di Nusa Tenggara Timur.***

  • Penulis: Mario

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pastikan Dapur MBG Bersih dan Sehat, Dandim 0614/Kota Cirebon Sidak Dapur SPPG Lemahwungkuk

    Pastikan Dapur MBG Bersih dan Sehat, Dandim 0614/Kota Cirebon Sidak Dapur SPPG Lemahwungkuk

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 209
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS. COM I Selasa, 13 Januari 2026 , — Dalam rangka memastikan kebersihan dan kualitas penyediaan makanan pada program Makan Bergizi Gratis (MBG), Komandan Kodim (Dandim) 0614/Kota Cirebon Letkol Arm Drajat Santoso, S.Kom melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) ke Dapur SPPG Lemahwungkuk 1. Kegiatan sidak tersebut dilaksanakan bersama Babinsa Kelurahan Lemahwungkuk, Sertu Mu’amar, dan didampingi […]

  • Tani Merdeka Sumenep Ajak Jaga Persatuan di Tengah Aksi Unjuk Rasa

    Tani Merdeka Sumenep Ajak Jaga Persatuan di Tengah Aksi Unjuk Rasa

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 2.502
    • 0Komentar

    Sumenep — Menyikapi dinamika aksi unjuk rasa yang belakangan muncul di berbagai daerah, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tani Merdeka Kabupaten Sumenep mengimbau agar seluruh elemen masyarakat tetap menjaga suasana kondusif. Ketua DPD Tani Merdeka Sumenep, Ahmada Jailani, menegaskan bahwa aspirasi rakyat harus disampaikan dengan cara damai dan tidak terjebak pada tindakan provokatif yang justru merugikan […]

  • 9 Miliiar Anggaran Honorarium Seminar Ajakan Membangun Peradaban Bupati Kuningan Retorika

    9 Miliiar Anggaran Honorarium Seminar Ajakan Membangun Peradaban Bupati Kuningan Retorika

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 123
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Anggaran belanja honorarium bernilai miliaran rupiah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuningan dalam APBD tahun anggaran 2026 sangat rentan terhadap praktik korupsi dan modus penyimpangan. Kegiatan seminar dan rapat koordinasi di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) sangat rentan menjadi celah korupsi. Celah ini sering dimanfaatkan melalui berbagai bentuk manipulasi keuangan, di antaranya kegiatan fiktif (mark-up), […]

  • Polisi Kembali Tangkap Pelaku Pengedar Narkoba

    Polisi Kembali Tangkap Pelaku Pengedar Narkoba

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 223
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Satuan Reserse Narkoba Polres Kuningan berhasil mengungkap kasus tindak pidana narkotika jenis sabu dan ekstasi dalam operasi yang digelar pada April 2026. Pengungkapan kasus ini berlangsung pada Jumat, 13 April 2026 sekitar pukul 08.30 WIB di pinggir jalan Desa Cikaso, Kecamatan Kramatmulya, Kabupaten Kuningan. Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan satu orang tersangka […]

  • Pererat Hubungan Polri dengan Ulama dan Tokoh Agama, Kapolres Magelang Kota Silaturahmi di Kediaman Ketua MUI Kabupaten Magelang

    Pererat Hubungan Polri dengan Ulama dan Tokoh Agama, Kapolres Magelang Kota Silaturahmi di Kediaman Ketua MUI Kabupaten Magelang

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 197
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM — Dalam upaya mempererat sinergitas antara kepolisian dan tokoh agama, Kapolres Magelang Kota AKBP Dikri Olfandi melaksanakan kunjungan silaturahmi dikediaman Ketua MUI Kabupaten Magelang, K.H. Khamami di kediamannya di Dusun Tonoboyo, Kecamatan Bandongan, Rabu (6/5/2026). Kegiatan tersebut berlangsung penuh keakraban dan kekeluargaan. Turut hadir dalam kegiatan itu Wakapolres Magelang Kota Eka Yuniastuti, para pejabat […]

  • Kasus Guru PAI SMAN Ternama di Kuningan Disorot, Dugaan Rekayasa Mencuat

    Kasus Guru PAI SMAN Ternama di Kuningan Disorot, Dugaan Rekayasa Mencuat

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 240
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com — Penanganan perkara hukum yang menimpa seorang guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di salah satu SMAN ternama di Kuningan berinisial I menjadi perhatian publik. Pimpinan POSBAKUM Pengadilan Negeri Kuningan, Dr. Yanto Irianto, S.H., M.H., menilai kasus ini perlu diperiksa secara cermat. Menurutnya, apabila laporan pidana muncul setelah adanya penolakan permintaan tertentu, maka hal […]

expand_less