Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » IPMAL-Kupang Dorong Kolaborasi Multi-Pihak melalui FGD Perlindungan Perempuan dan Anak di Desa Lamahala Jaya

IPMAL-Kupang Dorong Kolaborasi Multi-Pihak melalui FGD Perlindungan Perempuan dan Anak di Desa Lamahala Jaya

  • account_circle Mario
  • calendar_month 0 menit yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

NTT, Jarrakpos.com- Ikatan Pelajar Lamahala (IPMAL)-Kupang menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Membangun Kolaborasi Multi-Pihak dalam Perlindungan Perempuan dan Anak di Desa Lamahala Jaya” pada Selasa, 4 Agustus 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Desa Lamahala Jaya, sejak pukul 08.00 hingga 15.00 WITA, menjadi salah satu rangkaian Pekan Pengabdian Masyarakat (PPM) ke-XXIX IPMAL-Kupang.

FGD ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, di antaranya Ketua Umum IPMAL-Kupang M. Fatur A. Rahman, S.H., Camat Adonara Timur Ismail Daton Ban, S.T., perwakilan Pemerintah Desa Lamahala Jaya Taufik Abdullah, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Flores Timur Anselmus Yohanes Maryanto, S.Sos., perwakilan Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Flores Timur Yosep Boli, S.Pd.Ing., serta perwakilan Dinas Sosial Kabupaten Flores Timur Generosus M. M. Haman, S.K.M. sebagai narasumber.

Turut hadir Pemerintah Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Tim Penggerak PKK, tokoh adat Bella Suku Telo, tokoh agama, Babinsa, Bhabinkamtibmas, para guru, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, hingga pengurus OSIS dari sekolah-sekolah di Desa Lamahala Jaya.

Kegiatan diawali dengan sambutan Ketua Umum IPMAL-Kupang, dilanjutkan pembukaan resmi oleh Camat Adonara Timur. Setelah itu, peserta mengikuti pemaparan materi dari DP2KBP3A, Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga, serta Dinas Sosial Kabupaten Flores Timur. Diskusi kemudian berlanjut melalui sesi tanya jawab sebelum peserta dibagi ke dalam kelompok-kelompok pembahasan.

Dalam sambutannya, Ketua Umum IPMAL-Kupang, M. Fatur A. Rahman, S.H., menegaskan bahwa FGD ini menjadi ruang bersama untuk membangun sinergi dalam menyelesaikan berbagai persoalan perempuan dan anak di Desa Lamahala Jaya.

“Kegiatan ini dimaksudkan sebagai wadah membangun kolaborasi multipihak antara pemerintah, lembaga pendidikan, tokoh agama, tokoh adat, aparat keamanan, dan seluruh elemen masyarakat dalam menyelesaikan berbagai persoalan perempuan dan anak di Desa Lamahala Jaya,” ujarnya.

Ia menambahkan, perempuan dan anak merupakan fondasi utama pembangunan masyarakat sehingga perlindungan terhadap keduanya harus menjadi tanggung jawab bersama.

“Perempuan dan anak adalah pilar pembangunan Lewotana. Melindungi mereka berarti kita sedang menjaga masa depan Lewotana Lamahala agar tumbuh menjadi masyarakat yang aman, sejahtera, dan berdaya,” tambahnya.

Sementara itu, Camat Adonara Timur Ismail Daton Ban, S.T. mengapresiasi inisiatif IPMAL-Kupang yang menghadirkan forum kolaboratif tersebut.

“Kami mengapresiasi kegiatan FGD Perlindungan Perempuan dan Anak di Desa Lamahala Jaya yang dipelopori oleh pengurus IPMAL-Kupang. Kami berharap wadah ini dapat menjadi ruang untuk memperkuat kolaborasi dan sinergi dalam upaya penyelesaian berbagai persoalan yang ada di Desa Lamahala Jaya,” katanya.

Dalam sesi diskusi, peserta dibagi ke dalam tiga kelompok, yakni Kelompok Pencegahan, Kelompok Penanganan, dan Kelompok Pemulihan. Masing-masing kelompok mengidentifikasi persoalan yang dihadapi perempuan dan anak, kemudian menyusun rekomendasi yang ditujukan kepada Pemerintah Desa Lamahala Jaya, Pemerintah Kabupaten Flores Timur, DP2KBP3A, Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, serta lembaga-lembaga sosial lainnya.

Salah satu rekomendasi yang mengemuka adalah penyediaan beasiswa bagi anak-anak yang berpotensi putus sekolah akibat keterbatasan ekonomi keluarga.

Ketua OSIM MAN 1 Flores Timur, Syaid Umar Al-Faruk, mengatakan angka putus sekolah masih menjadi persoalan yang memerlukan perhatian serius.

“Anak putus sekolah merupakan fenomena yang masih sering terjadi di Desa Lamahala Jaya. Salah satu faktor utamanya adalah kondisi ekonomi keluarga. Karena itu, kami merekomendasikan agar sekolah bersama Dinas Pendidikan menyediakan beasiswa bagi anak-anak yang berpotensi putus sekolah sehingga mereka tetap dapat melanjutkan pendidikan hingga selesai,” ujarnya.

Rekomendasi lainnya ialah mendorong Pemerintah Kabupaten Flores Timur segera menerbitkan Peraturan Daerah tentang Perlindungan Perempuan dan Anak, yang nantinya menjadi dasar penyusunan Peraturan Desa di Lamahala Jaya.

Perwakilan Kelompok Penanganan, Sajidin Sangaji, menilai regulasi merupakan instrumen penting dalam memperkuat perlindungan perempuan dan anak.

“Untuk menangani kasus kekerasan seksual, pekerja anak, dan perkawinan usia anak, perlu segera diterbitkan Peraturan Daerah tentang Perlindungan Perempuan dan Anak. Regulasi tersebut akan menjadi landasan bagi pemerintah desa untuk menyusun Peraturan Desa sehingga upaya perlindungan memiliki dasar hukum yang jelas,” katanya.

Ia juga menyoroti masih terbatasnya akses pendidikan bagi anak-anak penyandang disabilitas di Pulau Adonara.

“Desa Lamahala Jaya memiliki cukup banyak anak penyandang disabilitas yang belum memperoleh akses pendidikan yang layak. Hingga saat ini belum tersedia sekolah khusus bagi penyandang disabilitas di Pulau Adonara. Karena itu, kami merekomendasikan agar pemerintah menghadirkan layanan pendidikan khusus sehingga hak anak-anak penyandang disabilitas untuk memperoleh pendidikan yang aman dan berkualitas dapat terpenuhi,” tambahnya.

Dari Kelompok Pencegahan, peserta menilai tokoh agama memiliki peran strategis dalam mencegah berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat.

Perwakilan kelompok, Agus, pemuda asal Dusun VI, mengusulkan agar nilai-nilai keagamaan menjadi bagian dari strategi pencegahan.

“Kami merekomendasikan agar isu-isu seperti perkawinan usia anak, penyalahgunaan minuman keras, kekerasan seksual, dan perlindungan anak dijadikan tema khutbah di masjid-masjid sehingga masyarakat memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya melindungi perempuan dan anak,” ujarnya.

FGD ini diselenggarakan sebagai respons atas berbagai persoalan sosial yang masih dihadapi Desa Lamahala Jaya, seperti kekerasan terhadap perempuan dan anak, perkawinan usia anak, tingginya angka putus sekolah, pekerja anak, penyalahgunaan minuman keras, serta pola pengasuhan orang tua yang dinilai belum optimal.

Pada akhir kegiatan, seluruh rekomendasi hasil diskusi dirumuskan dalam sebuah berita acara yang akan ditandatangani para pihak terkait. Dokumen tersebut selanjutnya akan diserahkan IPMAL-Kupang kepada Pemerintah Desa Lamahala Jaya, Pemerintah Kabupaten Flores Timur, dan instansi terkait sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan serta program perlindungan perempuan dan anak.

Melalui FGD ini, IPMAL-Kupang berharap lahir komitmen bersama dari seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat upaya pencegahan, penanganan, dan pemulihan berbagai persoalan perempuan dan anak.

Dengan demikian, kolaborasi yang dibangun tidak berhenti pada forum diskusi semata, tetapi berlanjut menjadi kebijakan dan aksi nyata demi mewujudkan Desa Lamahala Jaya yang aman, ramah anak, serta berkeadilan bagi perempuan.***

  • Penulis: Mario

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPK Diteriakkan Untuk Periksa Aliran Dana “Suap” Ke Ketua dan Panitera Pengadilan Agama Kota Padangsidimpuan Terkait Rumah Badjora

    KPK Diteriakkan Untuk Periksa Aliran Dana “Suap” Ke Ketua dan Panitera Pengadilan Agama Kota Padangsidimpuan Terkait Rumah Badjora

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Ali Imran
    • visibility 303
    • 0Komentar

    PADANGSIDIMPUAN, JARRAKPOS – Menyusul terdapatnya berbagai kejanggalan terhadap proses eksekusi rumah kediaman Dokter Badjora M. Siregar, Kuasa Hukum dokter Badjora meneriakkan agar KPK turun ke Padangsidimpuan. Kehadiran KPK kali ini bukan soal korupsi uang negara melainkan dugaan Gratifikasi / Suap Penyalahgunaan Wewenang oleh Ketua dan Panitera Pengadilan Agama Kota Padangsidimpuan atas : 1. Putusan dilaksanakannya […]

  • Pemkab dan Bank Kuningan Berkolaborasi Tata Taman Setda KIC Tanpa Membebani APBD

    Pemkab dan Bank Kuningan Berkolaborasi Tata Taman Setda KIC Tanpa Membebani APBD

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 202
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com –  Bertempat di ruang rapat Sekretaris Daerah Kamis (08/01/2026) telah dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara Pemkab Kuningan dan Bank Kuningan tentang Pengelolaan dan Branding Taman di Halaman Kantor Setda Kuningan. “Sesuai arahan pimpinan, kami segera tindak lanjuti kolaborasi dengan Bank Kuningan untuk pengelolaan Taman di Halaman Kantor Pemkab Kuningan” Ruang lingkup PKS ini adalah […]

  • Wujud Pelayanan Humanis bagi Masyarakat Pesisir, Polres Dumai Hadirkan Program JALUR

    Wujud Pelayanan Humanis bagi Masyarakat Pesisir, Polres Dumai Hadirkan Program JALUR

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Diana Ningsih
    • visibility 73
    • 0Komentar

      DUMAI,JARRAKPOS.COM – Polres Dumai melalui Satuan Polisi Air dan Udara (Sat Polairud) kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat pesisir melalui Program Jelajah Riau Untuk Rakyat (JALUR), Rabu (24/6/2026). Kegiatan yang dipusatkan di wilayah pesisir Sungai Dumai, Jalan Bahtera, Kelurahan Laksamana, Kecamatan Dumai Kota ini dipimpin langsung oleh Wakapolres Dumai, KOMPOL Rahmad […]

  • Polres Kuningan Gelar Panen Raya Jagung Serentak

    Polres Kuningan Gelar Panen Raya Jagung Serentak

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 198
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Mendukung program ketahanan pangan nasional, Polres Kuningan melaksanakan Panen Raya Jagung Serentak  yang digelar di sembilan titik lokasi lahan pertanian, Kamis (8/1/2026). Panen raya dihadiri Kapolres Kuningan AKBP Muhammad Ali Akbar, Wakapolres KOMPOL Deny Rahmanto, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Kuningan  Wahyu Hidayah, Kepala BPS Kuningan Urip Sugeng Santoso, perwakilan Bulog […]

  • Bupati Kuningan Antusias Ikuti Kegiatan Retreat di Akmil Magelang

    • calendar_month Sabtu, 22 Feb 2025
    • account_circle Ghana
    • visibility 442
    • 0Komentar

    MAGELANG, JarrakPos.Com – Kepala daerah hasil Pilkada Serentak 2024 siap mengikuti retreat usai resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta. Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si antusias mengikuti kegiatan retreat kepala daerah di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, Jumat, 21 Februari 2025. Jadwal Pembelajaran Orientasi Kepemimpinan bagi Kepala Daerah […]

  • Jalan Lintas Sindang Barang–Panyindangan di Cianjur Rusak Parah, Warga Keluhkan Truk Bermuatan Berat

    Jalan Lintas Sindang Barang–Panyindangan di Cianjur Rusak Parah, Warga Keluhkan Truk Bermuatan Berat

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • account_circle Kang Yos
    • visibility 929
    • 0Komentar

    Cianjur, Jarrakpos.com – Kondisi jalan kabupaten di jalur Lintas Sindang Barang menuju Desa Panyindangan, tepatnya di Kampung Perbata, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Cianjur, semakin rusak parah. Jalan yang menjadi urat nadi aktivitas warga kini berubah menjadi kubangan lumpur penuh lubang, terutama saat hujan turun. Warga menyebut, selain karena faktor cuaca, kerusakan jalan juga disebabkan oleh kendaraan bermuatan […]

expand_less