Pemkab Cirebon dan TNI AL Berkolaborasi Selamatkan Ekosistem Laut Melalui Gerakan Jaga Segara.
- account_circle Hadi Supangat
- calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

CIREBON, JARRAKPOS.COM I Pemerintah Kabupaten Cirebon bersama Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) melaksanakan gerakan besar peduli lingkungan pesisir.
Melalui kegiatan pembersihan pantai dan penanaman 250 ribu pohon mangrove kelak bisa menjadi tempat pengembang biakan pelangton telur ikan laut.
Kolaborasi ini menjadi langkah nyata menjaga ekosistem laut serta memperkuat ketahanan pangan masyarakat pesisir dari sektor perikanan.
Kegiatan tersebut berlangsung di Pelabuhan Perikanan Pantai Desa Bondet, Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon, Senin (3/11/2025).
Aksi ini merupakan bagian dari kerja sama antara Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Cirebon dengan TNI AL dalam program “Bersih Pantai dan Jaga Segara (jaga laut)”.
Dalam kesempatan tersebut Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, MAg, menegaskan pentingnya menjaga kebersihan pantai dan laut sebagai bagian dari ketahanan pangan daerah agar ekosistem laut tetap terjaga dan terawat dengan baik.
Menurut Imron, sebagian besar hasil pangan dan ekonomi masyarakat pesisir berasal dari laut dan wilayah pantai, sehingga laut dan pantai harus terawat.
“Ekosistem laut kita sedang membutuhkan perhatian serius. Setiap tahun jutaan ton sampah plastik masuk ke laut dan sebagian besar berasal dari aktivitas manusia di darat,” ujarnya.
“Hal ini bukan hanya mencemari perairan saja, tetapi juga mengancam mata rantai makanan laut dan hasil tangkapan nelayan,” tambahnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan termasuk kebersihan laut dan pantai untuk keberlangsungan ekosistem laut yang memiliki peran penting jalanya ekonomi bersama.
Setiap hari, Kabupaten Cirebon menghasilkan sekitar 1.200 ton sampah, dan sebagian besar belum tertangani dengan baik.
“Masih banyak warga yang membuang sampah sembarangan, termasuk ke sungai. Sampah itu akhirnya bermuara ke laut yang akan mengotori laut dan akan merusak ekosistem kehidupan di laut,” ungkap Imron.
“Saya berharap kepada semua pihak, termasuk ormas dan komunitas, ikut mengedukasi warga agar disiplin membuang sampah pada tempatnya,” tutur Imron.

Sementara itu, Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Cirebon, Letkol Laut Faisal Yanova Tanjung menyampaikan, bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk komitmen nyata menjaga laut sebagai sumber kehidupan masyarakat pesisir.
“Hari ini kita melaksanakan dua kegiatan: bersih-bersih pantai dan penanaman mangrove. Total yang akan ditanam sebanyak 250 ribu pohon mangrove, dan hari ini sebanyak 125 ribu pohon mulai ditanam di titik pertama,” kata Faisal.
Ia menjelaskan, mangrove memiliki peran penting sebagai pelindung alami pantai dan tempat hidup biota laut.
Dengan tumbuhnya mangrove, ekosistem pesisir akan pulih, dan pendapatan nelayan diharapkan meningkat.
“Mangrove adalah jantung dunia. Kalau laut kita sehat, kehidupan masyarakat pesisir juga akan lebih sejahtera,” ucapnya.
Faisal juga menegaskan bahwa TNI AL siap mendukung program lingkungan, termasuk kegiatan bersih pantai secara rutin.
Ia berharap, masyarakat dapat menjaga kebersihan pantai yang sudah dibersihkan bersama.
“Kegiatan ini harus menjadi awal. Setelah dibersihkan, tolong dijaga bersama. Kalau perlu, kita buat kegiatan bersih pantai setiap bulan,” tuturnya.
- Penulis: Hadi Supangat




Saat ini belum ada komentar