Diskominfotik Tertibkan Kabel Udara Semrawut di Bandung Barat
- account_circle Derry Rachman
- calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

JARRAKPOS.COM. BANDUNG BARAT – Pemerintah Kabupaten Bandung Barat melalui Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) mulai melakukan penertiban kabel udara yang terpasang tidak rapi di sejumlah titik kawasan perkotaan. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menata wajah kota agar lebih tertib, aman, dan nyaman dipandang.
Kepala Diskominfotik Kabupaten Bandung Barat, Ronny Rudiyana, mengatakan penertiban kabel jaringan dilakukan bersama Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (APJATEL). Menurutnya, meskipun sebagian besar jaringan tersebut telah memiliki izin, penataan tetap diperlukan demi menjaga estetika lingkungan perkotaan.
“Perizinan memang ada, tetapi kerapihan dan keindahan kota juga harus diperhatikan. Kota yang baik tentu ditata dengan rapi,” ujar Ronny, Selasa (24/2/2026).
Ia menjelaskan, langkah penertiban ini juga merupakan respons terhadap meningkatnya keluhan masyarakat mengenai kondisi kabel jaringan telekomunikasi yang dinilai semrawut. Tidak hanya di kawasan perkotaan, kondisi serupa juga ditemukan di beberapa wilayah pedesaan di Bandung Barat.
Banyak warga mengeluhkan kabel yang menggantung rendah atau menumpuk pada satu tiang sehingga mengganggu pemandangan dan berpotensi menimbulkan risiko keselamatan.
“Dalam beberapa waktu terakhir kami menerima cukup banyak laporan dari masyarakat. Kabel yang tidak tertata selain mengganggu estetika juga berisiko membahayakan,” katanya.
Sebagai langkah jangka panjang, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat menyiapkan konsep penataan melalui sistem ducting, yaitu jaringan kabel yang ditempatkan di bawah tanah. Dengan sistem ini, keberadaan kabel udara dapat diminimalkan sekaligus memperbaiki tata ruang kota.
“Kami akan mendorong penggunaan ducting bawah tanah agar area atas terlihat lebih bersih dan tertata. Penataan ini akan dilakukan secara bertahap bersama perangkat daerah terkait, termasuk dinas pekerjaan umum dan APJATEL,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Koordinator Wilayah APJATEL Jawa Barat, Yudiana Arifin, menyatakan pihaknya siap mendukung kebijakan penataan tersebut. Ia menegaskan, asosiasi akan bekerja sama dengan pemerintah daerah dalam proses relokasi jaringan kabel ke sistem ducting.
“Kami memahami kekhawatiran masyarakat. Nantinya pembangunan ducting dilakukan terlebih dahulu, kemudian kabel-kabel lama dipindahkan secara bertahap agar prosesnya tetap aman dan terencana,” ujarnya.
Melalui langkah penataan ini, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat menargetkan terciptanya kawasan yang lebih tertib dan estetis. Selain mendukung kebutuhan jaringan telekomunikasi, penataan infrastruktur tersebut diharapkan mampu menghadirkan wajah kota yang lebih modern serta memberikan kenyamanan bagi masyarakat.(Diskominfotik KBB).
- Penulis: Derry Rachman




Saat ini belum ada komentar