Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » EKONOMI » MBG Jadi Perhatian Publik

MBG Jadi Perhatian Publik

  • account_circle Feri Taufiandi
  • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

JAKARTA,JARRAKPOS.COM — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi perhatian publik setelah pemerintah mulai mengevaluasi besarnya anggaran yang dialokasikan untuk program unggulan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto tersebut. Tekanan terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) akibat lonjakan harga minyak dunia mendorong Kementerian Keuangan melakukan simulasi serta penyesuaian anggaran.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa pemerintah tengah mengkaji kemungkinan efisiensi belanja negara, termasuk pada program MBG. Meski begitu, ia menegaskan bahwa komponen utama program, yaitu penyediaan makanan bagi anak-anak, tidak akan dipangkas.

“Yang untuk makanan tidak kita ganggu, karena itu memang inti programnya,” ujar Purbaya dalam sebuah acara di kantor Kementerian Keuangan di Jakarta. Selasa,(10/3/2026)

Program MBG sendiri berada di bawah pengelolaan Badan Gizi Nasional (BGN). Kepala BGN, Dadan Hindayana, menegaskan bahwa pihaknya siap melaksanakan apa pun keputusan pemerintah terkait kelanjutan maupun penyesuaian program tersebut.
“BGN akan menjalankan apa pun keputusan Presiden,” kata Dadan.

Dalam perencanaannya, program MBG memiliki skala pendanaan yang sangat besar. Pada 2026, BGN diproyeksikan mengelola anggaran hingga Rp335 triliun untuk menjangkau penerima manfaat di seluruh Indonesia. Anggaran tersebut terdiri dari pagu utama sekitar Rp268 triliun serta dana cadangan sebesar Rp67 triliun.

Besarnya anggaran itu diperkirakan mampu menggerakkan perputaran dana hingga sekitar Rp1,2 triliun per hari melalui jaringan dapur penyedia makanan di berbagai daerah.

Pelaksanaan program dilakukan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang bertugas menyiapkan makanan bergizi bagi anak-anak sekolah sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas gizi generasi muda.

Namun demikian, meningkatnya ketegangan geopolitik global yang memicu kenaikan harga minyak dunia menimbulkan kekhawatiran terhadap stabilitas fiskal Indonesia. Pemerintah bahkan telah mensimulasikan skenario harga minyak mencapai sekitar 92 dolar AS per barel sepanjang tahun.

Jika tekanan terhadap APBN semakin besar, pemerintah mempertimbangkan efisiensi pada sejumlah komponen pendukung program MBG, seperti pengadaan fasilitas tambahan maupun perlengkapan operasional. Meski begitu, pemerintah memastikan bahwa penyediaan makanan bagi para penerima manfaat tetap menjadi prioritas utama.

Perdebatan mengenai efisiensi program ini mencerminkan tantangan pemerintah dalam menjaga keseimbangan antara disiplin fiskal dan keberlanjutan program sosial. Untuk saat ini, arah kebijakan akhir program MBG masih menunggu keputusan dari Presiden Prabowo.

 

 

Editor : Feri

  • Penulis: Feri Taufiandi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 50 Hektar Sawah Terendam , Kuwu desa Krasak Isma Gercep Kerja Nyata.

    • calendar_month Selasa, 18 Feb 2025
    • account_circle Wahyu Supriatna
    • visibility 602
    • 0Komentar

    INDRAMAYU JarrakPos.Com- Hujan deras yang melanda kabupaten Indramayu beberapa hari yang lalu meninggalkan banjir yang melanda hampir disetiap wilayah, selain itu banjir juga menggenangi areal persawahan yang mulai tananam. Salah satu daerah yang terdampak adalah desa Krasak Kecamatan Jatibarang khususnya di blok lapangan sepak bola dimana 50 hektar sawah siap tanam kini berubah menjadi lautan […]

  • Irak vs Indonesia : Partai Hidup Mati, Jay Idzes Dkk Wajib Menang

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • account_circle Syawal
    • visibility 700
    • 0Komentar

    Medan – Mimpi Timnas Indonesia untuk melangkah ke putaran final Piala Dunia 2026 belum sepenuhnya sirna meski harus menelan kekalahan dari Arab Saudi pada laga perdana putaran keempat kualifikasi zona Asia. Pertandingan Indonesia vs Arab Saudi di Stadion King Abdullah Sport City, Kamis (9/10/2025) dini hari WIB, berakhir dengan skor 2-3. Meski gagal meraih poin, […]

  • Diskominfo Kabupaten Cirebon Gelar Bimtek SID, Dorong Digitalisasi Layanan Desa

    Diskominfo Kabupaten Cirebon Gelar Bimtek SID, Dorong Digitalisasi Layanan Desa

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 222
    • 0Komentar

      CIREBON, JARRAKPOS.COM — Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Cirebon menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Sistem Informasi Desa (SID) di Aula Diskominfo, Kamis (12/2/2026). Bimtek ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut Peraturan Bupati Cirebon Nomor 38 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), khususnya dalam penerapan sistem informasi desa guna mendukung pelayanan administrasi yang […]

  • Pemkab Cirebon Selaraskan Tata Kelola Informasi Publik Lewat Pembinaan PPID

    Pemkab Cirebon Selaraskan Tata Kelola Informasi Publik Lewat Pembinaan PPID

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 285
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS.COM I Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Cirebon selaku Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Utama menggelar Pembinaan dan Penguatan Peran PPID serta Uji Konsekuensi DIP dan DIK Tahun 2025 di Ruang Nyimas Gandasari, Setda Kabupaten Cirebon, Kamis (4/12/2025). Kegiatan ini bertujuan menyelaraskan pemahaman seluruh PPID dalam meningkatkan kualitas layanan informasi publik yang […]

  • Aksi Cinta Berujung Viral! Mahasiswa UTM Nyamar Jadi Cewek Demi Ketemu Mantan

    Aksi Cinta Berujung Viral! Mahasiswa UTM Nyamar Jadi Cewek Demi Ketemu Mantan

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • account_circle Kang Yos
    • visibility 357
    • 0Komentar

    Viral di Medsos Video seorang mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM) digiring polisi menjadi perbincangan hangat di media sosial. Dalam video itu, pria tersebut disebut-sebut menyamar memakai hijab dan masuk ke kos putri sambil membawa senjata tajam (sajam) dan minuman keras. Namun, klarifikasi dari pihak kepolisian mengungkap fakta yang berbeda. Polisi Luruskan Isu Kasihumas Polres Bangkalan, […]

  • 5,7 Juta Warga NTT, Tapi Tak Banyak Tahu Punya Hak Atas Informasi Publik

    5,7 Juta Warga NTT, Tapi Tak Banyak Tahu Punya Hak Atas Informasi Publik

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle Mario
    • visibility 41
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Lebih dari 5,7 juta penduduk Nusa Tenggara Timur (NTT), masih banyak masyarakat yang belum mengetahui bahwa mereka memiliki hak untuk mendapatkan informasi publik. Padahal, hak tersebut bukan sekadar fasilitas yang diberikan pemerintah. Hak memperoleh informasi merupakan hak dasar yang dijamin konstitusi dan dapat digunakan masyarakat untuk mengetahui kebijakan, program hingga proses pengambilan keputusan […]

expand_less