Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Dekranasda Pacitan Gaspol Benahi Data Perajin, Galeri PAYU Jadi Etalase Produk Lokal

Dekranasda Pacitan Gaspol Benahi Data Perajin, Galeri PAYU Jadi Etalase Produk Lokal

  • account_circle Yuniardi Sutondo
  • calendar_month 7 menit yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Pacitan,JarrakPos.com-Dekranasda Kabupaten Pacitan periode 2025–2030 dituntut tak sekadar menjadi ruang berkumpul para pelaku kerajinan. Kepengurusan baru diarahkan bergerak lebih konkret: membenahi pemetaan potensi perajin, meningkatkan kualitas produk, memperluas pemasaran, hingga mengoptimalkan Galeri PAYU sebagai etalase kerajinan dan karya seni lokal.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perindustrian Kabupaten Pacitan, Muhammad Ali Mustofa, mengatakan pengembangan kerajinan membutuhkan kolaborasi lintas pihak. Sebab, potensi yang besar tanpa dukungan data, pembinaan dan akses pasar akan sulit berkembang menjadi kekuatan ekonomi daerah.

“Dekranasda menjadi wadah untuk mempertemukan potensi, kreativitas, dan dukungan berbagai pihak. Melalui sinergi ini, kita ingin produk kerajinan Pacitan semakin berkualitas, memiliki ciri khas yang kuat, dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas,” ujarnya, Selasa (29/9).

Menurut Ali Mustofa, langkah awal yang harus segera dilakukan pengurus Dekranasda adalah memperbarui pemetaan potensi kerajinan di seluruh wilayah Pacitan. Data tersebut menjadi pijakan untuk menentukan arah pembinaan sekaligus memastikan program yang dijalankan benar-benar menjawab kebutuhan perajin.

Pemetaan itu tidak hanya menyangkut jenis produk. Dekranasda perlu mengetahui siapa dan di mana para perajin berada, seberapa besar kapasitas produksinya, potensi yang bisa dikembangkan, hingga persoalan yang menghambat usaha mereka.

“Pemetaan perlu menggambarkan jenis produk, persebaran perajin, kapasitas usaha, hingga kendala yang dihadapi. Dengan data yang mutakhir, program pembinaan dan pengembangan dapat disusun lebih terarah dan tepat sasaran,” jelasnya.

Data yang kuat, lanjut dia, akan membuat pembinaan tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Program dapat diarahkan sesuai persoalan masing-masing pelaku usaha, mulai dari peningkatan mutu, desain, kapasitas produksi hingga pemasaran.

Galeri PAYU Jadi Ujung Tombak Promosi

Selain membenahi dari sisi hulu, Dekranasda Pacitan juga didorong memperkuat sisi hilir, terutama pemasaran. Salah satu fasilitas yang disiapkan untuk itu adalah Galeri PAYU.

Galeri tersebut diharapkan menjadi ruang bertemunya produk lokal dengan konsumen. Beragam kerajinan dan karya seni Pacitan dapat ditampilkan sekaligus dipasarkan melalui fasilitas yang disediakan Pemerintah Kabupaten Pacitan dan dikelola Dekranasda.

“Para pelaku usaha kerajinan kini memiliki tempat untuk menjual dan mempromosikan berbagai produknya melalui Galeri PAYU. Fasilitas yang disediakan Pemerintah Daerah dan dikelola oleh Dekranasda Pacitan ini perlu kita manfaatkan bersama agar semakin banyak produk lokal dikenal dan diminati masyarakat,” ungkap Ali Mustofa.

Optimalisasi Galeri PAYU menjadi penting karena persoalan pelaku usaha tidak selalu terletak pada kemampuan menghasilkan produk. Produk yang bagus tetap membutuhkan ruang promosi, akses pasar dan strategi pemasaran agar mampu menjangkau konsumen lebih luas.

Di titik inilah Dekranasda diharapkan memainkan peran strategis. Bukan hanya mendorong lahirnya produk berkualitas, tetapi juga membantu memastikan produk tersebut menemukan pasarnya.

Kerajinan Bukan Sekadar Komoditas

Pengembangan kerajinan Pacitan juga memiliki dimensi yang lebih panjang. Setiap produk membawa keterampilan, kreativitas dan karakter budaya yang tumbuh di tengah masyarakat.

Karena itu, penguatan industri kerajinan diharapkan tidak membuat identitas lokal tergerus oleh tuntutan pasar. Sebaliknya, kekhasan Pacitan justru perlu menjadi nilai tambah yang membedakan produknya dari daerah lain.

Ali Mustofa berharap kepengurusan Dekranasda 2025–2030 mampu menerjemahkan potensi tersebut menjadi program yang memberikan dampak nyata bagi perajin.

“Harapan kita, pengembangan kerajinan melalui Dekranasda dapat meningkatkan penjualan dan pendapatan perajin, sekaligus menjaga kekayaan seni dan budaya daerah. Pada akhirnya, manfaatnya harus dirasakan oleh pelaku usaha dan turut meningkatkan kesejahteraan masyarakat Pacitan,” pungkasnya.

Dengan pemetaan yang lebih akurat, pembinaan yang terarah dan pemasaran yang semakin terbuka, Dekranasda Pacitan diharapkan mampu membawa kerajinan lokal keluar dari sekadar potensi. Produk-produk karya perajin Pacitan didorong menjadi kekuatan ekonomi sekaligus wajah budaya daerah yang mampu berbicara lebih jauh di pasar.(Red/yun).

  • Penulis: Yuniardi Sutondo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dandim 0614/Kota Cirebon Hadiri Panen Raya Ketahanan Pangan di Lapas Kelas I Cirebon

    Dandim 0614/Kota Cirebon Hadiri Panen Raya Ketahanan Pangan di Lapas Kelas I Cirebon

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 177
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS.COM– Dandim 0614/Kota Cirebon, Letkol Arm Drajat Santoso, S.Kom bersama Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, S.A.P., M.Si mendampingi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Jenderal Pol (Purn) Agus Andrianto, dalam kegiatan Panen Raya Serentak Program Ketahanan Pangan serta Pelepasan Ekspor ke-3 produk Cocoshade, yang dilaksanakan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cirebon, Jalan Kesambi […]

  • Manfaatnya Pangkalan Ojek Terminal (POTER) adakan Pertemuan Rutin

    Manfaatnya Pangkalan Ojek Terminal (POTER) adakan Pertemuan Rutin

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 389
    • 0Komentar

    KOTA MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Pertemuan rutin bagi komunitas ojek pangkalan di Terminal Tipe A Tidar Magelang (POTER ) memiliki berbagai manfaat penting, terutama untuk koordinasi, keamanan, dan kesejahteraan bersama. Minggu,(14/12/2025) pukul 11:00 wib. Manfaat utama dari diadakannya pertemuan rutin tersebut meliputi: Peningkatan Keamanan dan Ketertiban (Kamtibmas): Melalui pertemuan, pengemudi dapat berkoordinasi dengan pihak berwajib (seperti Polsek […]

  • Israeli hostage freed by Hamas says ‘time is running out’ for captives as she describes harrowing conditions

    Israeli hostage freed by Hamas says ‘time is running out’ for captives as she describes harrowing conditions

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 700
    • 0Komentar

    TEL AVIV — Yocheved Lifshitz, one of the first Israeli hostages released by Hamas, took the world by surprise in late October when she shook the hand of one of her captors and uttered a single word: “Shalom” — a Hebrew salutation meaning “peace.” Now, in an exclusive interview, Lifshitz said she believes peace can […]

  • Gasak RX-King dari Garasi Rumah, Residivis Curat di Kuningan Ditangkap Polisi

    Gasak RX-King dari Garasi Rumah, Residivis Curat di Kuningan Ditangkap Polisi

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 64
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Kuningan melalui Subnit Resmob bersama Unit Reskrim Polsek Lebakwangi berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat) berupa satu unit sepeda motor Yamaha RX-King. Pengungkapan kasus tersebut dilakukan pada Minggu (30/8/2026) dini hari. Polisi berhasil mengamankan seorang pelaku utama berinisial MAR (21), warga Kecamatan Kalimanggis, Kabupaten […]

  • Asal Kayu Dari APL, GAKKUM Hutan Sumatera I Diduga Salah Tangkap 4 Truk Bermuatan Kayu Log Dan Siap-Siap Disomasi

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle Syawal
    • visibility 1.310
    • 0Komentar

    Tapanuli Selatan – Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Gakkum LHK) Wilayah I Sumatera diduga melakukan salah tangkap terhadap 4 unit truk bermuatan kayu log yang melintas di jalan lintas Sumatera desa Situmba, Sabtu (4/10) kemarin, mengingat asal-usul kayu tersebut berasal dari bukan kawasan hutan melainkan dari Areal Penggunaan Lain (APL). Sebagaimana […]

  • Walikota Sukabumi Bertemu dengan Kepala Badan BPJPH Republik Indonesia

    • calendar_month Jumat, 24 Jan 2025
    • account_circle Jumri
    • visibility 519
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – Ayep Zaki Walikota sukabumi terpilih melakukan pertemuan dengan Dr Ir Ahmad Haikal Hassan Baras MMT Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Republik Indonesia dalam pertemuan tersebut membahas beberapa hal diantaranya wakaf dan sertifikasi produk halal, pertemuan dilakukan di rumah kediaman Walikota Sukabumi Ayep Zaki Jl pelabuhan dua Kota Sukabumi,” 23 Januari […]

expand_less