Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Belajar Melawan Lupa dari Saung Media Literasi dan Edukasi (SMILE) Wawan JR

Belajar Melawan Lupa dari Saung Media Literasi dan Edukasi (SMILE) Wawan JR

  • account_circle Ghana
  • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

KUNINGAN, Jarrakpos.com – Tempatnya sederhana, tetapi mampu meninggalkan kesan yang begitu dalam. Saung Media Literasi dan Edukasi (SMILE) milik Wawan Jr (74), seorang jurnalis senior yang tinggal di Kelurahan Cigugur, Kabupaten Kuningan, adalah salah satunya.

Kamis, 16 Juli 2026, saya berkesempatan mengunjunginya. Ruangan itu hanya berukuran sekitar 2,5 x 6 meter. Tidak luas, tetapi begitu melangkah masuk, saya serasa memasuki lorong waktu yang menyimpan perjalanan panjang dunia literasi dan jurnalistik.

Di setiap sudut ruangan tersimpan jejak seorang wartawan. Ada mesin ketik tua yang pernah menjadi saksi lahirnya ribuan kalimat, kamera analog yang dahulu masih menggunakan rol film, hingga alat perekam lawas. Semua benda itu seolah masih berbicara tentang dedikasi, ketekunan, dan kecintaan terhadap profesi.

Di dinding ruangan terpajang berbagai tabloid dan surat kabar yang pernah terbit di Kuningan, seperti Inspirasi terbitan DPRD, Ibu Binangkit, Perisai, Fokus, Kuningan Pos, Sari Info, Purbawisesa, Idea UNIKU, Kuningan News, Kuningan Sepekan, serta beberapa media lain yang masih bertahan hingga kini, seperti media Tabloid Identitas Bangsa, Majalah Reformasi, Dwi Mingguna Berita Aktual, dan Pro Rakyat masih bertahan.

Tak jauh dari sana tersusun rapi tumpukan kliping berita sejak 1979, ketika Pak Wawan memulai karier sebagai wartawan Harian Mandala. Jejak pengabdiannya kemudian berlanjut di Harian Terbit, Media Pantura, hingga dipercaya menjadi pemimpin redaksi di sejumlah majalah.

Namun, sosok Wawan Jr. bukan hanya seorang wartawan. Ia juga seorang seniman teater, aktor, sekaligus sutradara. Bersama Teater Mandala, ia pernah mementaskan berbagai drama, seperti Orexas, Wek-Wek, Orang Gila di Atas Atap, Pagi Bening, Antigon, Mereka Kembali, dan Hey yang di Luar. Pada era 1980-an, pementasan-pementasan tersebut turut mewarnai panggung Kuning Ayu dan menjadi bagian dari denyut kehidupan seni di Kabupaten Kuningan.

Wawan Jr juga sempat main film, diantaranya Warisan Terlarang – Film layar lebar, Diambang Batas – SCTV, Peristiwa Masa Libur – TVRI, Kembang Daun Kering – TVRI, Menatap Hari Esok TVRI, Pangeran Arya Kamuning (2010) Film dokumenter.

Di rak-rak sederhana berjajar ratusan buku. Ada buku sejarah, buku tentang tokoh-tokoh Kuningan, koleksi media cetak dari zaman ke zaman, tumpukan arsip Klipingan pemberitaan, hingga buku-buku yang mengajak pembacanya untuk tidak melupakan sejarah dan tidak larut dalam kemalasan berpikir.

Bagi saya, Pak Wawan adalah seniman sejati. Ia tumbuh tanpa mengeluh. Tidak sibuk menyalahkan keadaan, apalagi merasa kurang diperhatikan. Justru dalam kesederhanaannya, ia terus berkarya, diam-diam merawat pengetahuan, menjaga ingatan, dan menyalakan semangat membaca.

Barangkali itulah makna bagian dari sosok Pak Wawan, seorang seniman berbaju jurnalis. Bukan sekadar menghasilkan karya, melainkan ikut merawat peradaban.

Pak Wawan menuturkan bahwa SMILE dibangun untuk memperkenalkan kepada generasi muda bagaimana panjangnya perjalanan sebuah media, mulai dari proses peliputan, penulisan, penyuntingan, hingga akhirnya terbit dan sampai ke tangan pembaca. Melalui koleksi yang dimilikinya, ia berharap sejarah pers tidak hilang ditelan zaman.

Ruangan kecil itu mengajarkan bahwa gagasan besar tidak selalu lahir dari tempat yang besar. Yang sempit bukanlah ruangannya, melainkan pikiran yang enggan diperluas. Di pojok sederhana inilah terkumpul buah-buah pemikiran yang kemudian tumbuh menjadi ide, gagasan, bahkan inspirasi bagi banyak orang.

Saya juga menangkap satu pelajaran penting. Hidup ternyata berjalan mengikuti petunjuk arah yang pada awalnya sering kali tampak samar. Bahkan terkadang menyerupai jalan yang penuh penderitaan. Namun, ketika dijalani dengan kesabaran, setiap penderitaan perlahan berubah menjadi guru terbaik yang mengajarkan keberanian untuk terus berkarya.

Di tengah arus informasi yang bergerak begitu cepat, kita sering kali sibuk mengejar sesuatu yang baru. Padahal, yang lebih penting bukan sekadar menemukan hal-hal terbaru, melainkan menemukan kembali makna dari apa yang kita lihat, dengar, dan alami dengan cara yang damai, tenang, dan sunyi di tengah hingar-bingar kehidupan.

SMILE Pak Wawan mengingatkan saya bahwa membaca bukan sekadar menambah pengetahuan. Membaca adalah cara merawat ingatan, menjaga nurani, dan melawan lupa.

Di tempat itu saya memahami bahwa hidup bukanlah tentang menemukan semua jawaban. Hidup justru dimulai ketika kita berani menemukan pertanyaan-pertanyaan yang membuat kita terus belajar.

Dan mungkin, itulah pesan paling sederhana, tetapi paling mendalam, dari sebuah ruangan kecil bernama Saung Media Literasi dan Edukasi (SMILE). MAKA, BACALAH. Sebab dengan membaca, kita tidak akan kehilangan arah, kehilangan ingatan, dan kehilangan kemanusiaan.

Penulis : Nana Suhendra, M.Pd, Kabid Informasi dan Komunikasi Publik, Diskominfo Kabupaten Kuningan

  • Penulis: Ghana

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gegerkan Warga, Tengah Malam Terjadi Kebakaran Sebuah Rumah Di Cirebon.

    • calendar_month Kamis, 6 Feb 2025
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 529
    • 0Komentar

    Cirebon, Jarrakpos.com – Tepat di tengah malam warga di gegerkan dengan terjadinya kebakaran yang menimpa rumah tempat tinggal milik Fitri Yana yang beralamat di Desa bendungan Blok Pon, RT 004, RW 003 Kecamatan, Pangenan, Kabupaten Cirebon. Menurut informasi dari warga setempat yang berada di lokasi, api berasal dari ruang tengah yang awalnya tidak terlalu besar […]

  • Putus Mata Rantai Pencurian Aset Publik dan Vandalisme, BP Batam Teken Pakta Integritas Bersama Polda Kepri dan Pelaku Usaha Scrap

    Putus Mata Rantai Pencurian Aset Publik dan Vandalisme, BP Batam Teken Pakta Integritas Bersama Polda Kepri dan Pelaku Usaha Scrap

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Habil
    • visibility 103
    • 0Komentar

    BATAM, Jarrakpos.com | Maraknya pencurian dan vandalisme terhadap fasilitas publik menjadi perhatian serius. Untuk menutup ruang peredaran barang hasil kejahatan, BP Batam bersama Polda Kepri dan pelaku usaha besi tua (scrap) menandatangani Pakta Integritas Pencegahan Penadahan dan Perdagangan Barang Hasil Tindak Pidana di Aula Polresta Barelang, Senin (15/6). Pakta integritas ini menjadi bentuk komitmen bersama […]

  • Polresta Barelang Gelar Ngopi Bareng Bersama Komunitas Driver Online Kota Batam Perkuat Sinergi Kamtibmas

    Polresta Barelang Gelar Ngopi Bareng Bersama Komunitas Driver Online Kota Batam Perkuat Sinergi Kamtibmas

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Habil
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Polresta Barelang, Jarrakpos.com | Polresta Barelang melaksanakan kegiatan Ngopi Bareng Kapolresta Barelang bersama Komunitas Driver Online Kota Batam sebagai wadah silaturahmi dan komunikasi terbuka antara kepolisian dengan para mitra pengemudi daring di Kota Batam. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolresta Barelang Kombes Pol Anggoro Wicaksono, S.H., S.I.K., M.H., dan dihadiri para Pejabat Utama Polresta Barelang […]

  • Anggota DPD RI Dapil Kepri Ismeth Abdullah, Ria Saptarika dan Ajeng Sekar Respaty Kompak Perjuangkan RUU Daerah Kepulauan

    Anggota DPD RI Dapil Kepri Ismeth Abdullah, Ria Saptarika dan Ajeng Sekar Respaty Kompak Perjuangkan RUU Daerah Kepulauan

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Habil
    • visibility 239
    • 0Komentar

    KEPRI, Jarrakpos.com | Anggota DPD RI dapil Kepri Ismeth Abdullah, Ria Saptarika dan Ajeng Sekar Respaty kompak perjuangkan RUU Daerah Kepulauan disaat acara Rapat Koordinasi Nasional ( Rakernas ) DPD RI bersama Badan Legislasi DPR RI Selasa, (2/12/2025). Rapat Koordinasi Nasional ( Rakornas ) yang diselenggarakan DPD RI bersama Badan Legislasi DPR RI terkait persiapan […]

  • Pedagang Asongan Manfaatkat Dampak Pengecoran Jalan yang bikin Macet, bisa Mendapat Hasil 500-1jt setiap Hari

    Pedagang Asongan Manfaatkat Dampak Pengecoran Jalan yang bikin Macet, bisa Mendapat Hasil 500-1jt setiap Hari

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 162
    • 0Komentar

    KENDAL,JARRAKPOS.COM – Dampak pengecoran jalan di Pantura Brangsong Kendal tak sepenuhnya menimbulkan kemacetan. Sejumlah pedagang asongan memanfaatkan momen itu sebagai ladang mengais rezeki. Di tengah terik matahari yang mencapai 29 derajat, Ridwan pun tetap duduk di atas lemari pendingin yang dibawanya di tepian jalan lingkar Brangsong – Kaliwungu. Sesekali dia menawarkan sebotol minuman dingin kepada […]

  • Dukung Ketahanan Pangan Nasional 2026, Polres Dumai Tanam 2 Hektar Jagung Pipil di Batu Teritib

    Dukung Ketahanan Pangan Nasional 2026, Polres Dumai Tanam 2 Hektar Jagung Pipil di Batu Teritib

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Diana Ningsih
    • visibility 109
    • 0Komentar

      DUMAI,JARRAKPOS.COM — Kepolisian Resor Dumai melalui Polsek Sungai Sembilan, terus menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung program pemerintah pusat. Langkah ini dibuktikan dengan menggelar aksi penanaman jagung pipil Kwartal II di wilayah Kelurahan Batu Teritib, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai, pada Senin (1/6/2026) sore. Kegiatan yang dimulai sekira pukul 16.00 WIB ini memanfaatkan lahan perorangan […]

expand_less