Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » 5,7 Juta Warga NTT, Tapi Tak Banyak Tahu Punya Hak Atas Informasi Publik

5,7 Juta Warga NTT, Tapi Tak Banyak Tahu Punya Hak Atas Informasi Publik

  • account_circle Mario
  • calendar_month 5 menit yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

NTT, Jarrakpos.com- Lebih dari 5,7 juta penduduk Nusa Tenggara Timur (NTT), masih banyak masyarakat yang belum mengetahui bahwa mereka memiliki hak untuk mendapatkan informasi publik.

Padahal, hak tersebut bukan sekadar fasilitas yang diberikan pemerintah. Hak memperoleh informasi merupakan hak dasar yang dijamin konstitusi dan dapat digunakan masyarakat untuk mengetahui kebijakan, program hingga proses pengambilan keputusan publik.

Kondisi inilah yang menjadi perhatian Komisi Informasi (KI) Provinsi NTT. Ketua KI NTT, Germanus Attawuwur, mengatakan rendahnya pengetahuan masyarakat terhadap hak informasi publik menjadi tantangan besar dalam mewujudkan pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

“Apakah masyarakat di seantero Flobamorata sudah mengetahui hak dasarnya ini? Belum banyak. Bahkan sangat-sangat sedikit,” kata Germanus saat membuka Sosialisasi dan Edukasi UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik bagi wartawan se-Kota Kupang, Selasa, 15 September 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Palapa Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi NTT itu diikuti sekitar 60 media, baik televisi, radio, media cetak maupun media online.

Menurut Germanus, persoalan keterbukaan informasi menjadi semakin penting jika melihat banyaknya badan publik yang mengelola sumber daya dan anggaran negara.

Ia menyebut terdapat sekitar 15.916 badan publik di NTT, mulai dari tingkat desa/kelurahan hingga provinsi. Di dalamnya terdapat sekitar 3.442 desa/kelurahan, BUMDes hingga Koperasi Merah Putih.

Jumlah tersebut, kata dia, menunjukkan betapa luasnya ruang yang harus diawasi masyarakat.

“Semua harus dikawal. Pertanyaannya, siapa yang harus kawal agar jangan ada korupsi? Masyarakat wajib kawal, dengan menggunakan hak mereka untuk mendapatkan informasi itu,” tegasnya.

Informasi Publik Bukan Hadiah Negara

Germanus menekankan, hak mendapatkan informasi publik telah ditegaskan dalam Pasal 28F UUD 1945.

Namun, ia memiliki cara pandang tersendiri terhadap hak tersebut. Menurutnya, hak memperoleh informasi bukanlah hadiah dari negara kepada masyarakat, melainkan anugerah Tuhan.

“Karena itu bagi saya hak ini merupakan sebuah Gabe,” ujarnya.

Dalam pandangan Germanus, hak tersebut kemudian harus dijalankan secara bertanggung jawab. Masyarakat tidak hanya menggunakan informasi untuk kepentingan pribadi, tetapi juga untuk kepentingan umum.

Prinsip itu, menurutnya, sejalan dengan tujuan UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, yakni mendorong masyarakat mengetahui rencana pembuatan kebijakan publik, program kebijakan, proses pengambilan keputusan publik serta alasan di balik keputusan tersebut.

Dengan demikian, keterbukaan informasi bukan sekadar persoalan meminta dokumen kepada pemerintah. Lebih jauh, keterbukaan menjadi instrumen masyarakat untuk ikut mengawasi penyelenggaraan pemerintahan.

Pers Jadi Jembatan

Di tengah rendahnya pemahaman masyarakat tersebut, KI NTT melihat media massa memiliki posisi strategis.

Germanus mengatakan pers bukan hanya menyampaikan berita, tetapi juga memiliki tanggung jawab mengedukasi masyarakat mengenai hak-haknya.

“Bapak-Ibu menjadi ujung tombak edukasi hak asasi masyarakat. Saudara-saudari adalah corong melakukan advokasi hak masyarakat,” katanya.

Menurutnya, terdapat kesamaan misi antara KI dan pers. KI bekerja mendorong keterbukaan informasi publik, sementara pers memiliki ruang untuk menyebarluaskan informasi sekaligus membangun kesadaran masyarakat.

“Komisi Informasi dan media massa, kita adalah dwi tunggal,” ujarnya.

Ia berharap sosialisasi kepada wartawan tidak berhenti pada pemahaman tentang UU KIP, tetapi menghasilkan pemberitaan yang membuat masyarakat semakin sadar dan berani menggunakan haknya.

Salah satu indikatornya, kata Germanus, adalah mulai meningkatnya permintaan penyelesaian sengketa informasi publik dari masyarakat.

“Selepas dikuatkan, kami berharap ada dampak yang diperoleh masyarakat oleh karena pemberitaan saudara-saudariku semua,” katanya.

Bagi KI NTT, semakin banyak masyarakat yang mengetahui haknya dan berani meminta informasi publik secara bertanggung jawab justru menjadi bagian dari tanda bahwa demokrasi dan keterbukaan mulai tumbuh di NTT.***

  • Penulis: Mario

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cctv Hotel di Magelang Disita KPK Terkait Pemerasan Bupati Pemalang Nonaktif

    Cctv Hotel di Magelang Disita KPK Terkait Pemerasan Bupati Pemalang Nonaktif

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 51
    • 0Komentar

    ‎MAGELANG,JARRAKPOS.COM – KPK menyita rekaman CCTV dari sebuah hotel di Magelang dalam penyidikan kasus dugaan pemerasan yang menjerat Bupati Pemalang nonaktif Anom Widiyantoro. Rekaman tersebut menjadi salah satu barang bukti yang diamankan penyidik dalam rangkaian penggeledahan perkara tersebut. ‎ ‎Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyebut penyidik sebelumnya menggeledah 15 lokasi di Pemalang, Tegal, Pekalongan, dan […]

  • Kolaborasi Bobby Nasution dan Edy Rahmayadi Dinilai Bisa Bangkitkan PSMS

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
    • account_circle Syawal
    • visibility 859
    • 0Komentar

    Medan – Tokoh sepak bola Sumatera Utara, Iswanda Ramli, menyambut positif rencana Wali Kota Medan, Bobby Nasution, untuk turut membantu mengelola PSMS Medan. Mantan Wakil Manajer PSMS tersebut memberikan apresiasi terhadap langkah Bobby yang ingin berkolaborasi dengan Edy Rahmayadi, mantan Gubernur Sumatera Utara sekaligus pembina PSMS, demi membangkitkan kejayaan klub sepak bola kebanggaan Sumut. “Saya […]

  • Kerja Sama KUB Bank Jatim dan Bank NTT Jadi Tonggak Baru Penguatan Ekonomi Daerah

    Kerja Sama KUB Bank Jatim dan Bank NTT Jadi Tonggak Baru Penguatan Ekonomi Daerah

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Mario
    • visibility 424
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Langkah kolaboratif antara Bank Jatim dan Bank NTT kini menjadi tonggak baru dalam sejarah perbankan daerah. Melalui skema Kelompok Usaha Bank (KUB), kedua bank daerah ini resmi menjalin kerja sama strategis yang diyakini akan memperkuat ketahanan ekonomi, memperluas jangkauan layanan keuangan, serta membangun fondasi ekonomi yang lebih tangguh di kawasan timur Indonesia. Kerja […]

  • Maumere Inflasi Tertinggi di Provinsi NTT pada Desember 2024

    Maumere Inflasi Tertinggi di Provinsi NTT pada Desember 2024

    • calendar_month Minggu, 5 Jan 2025
    • account_circle Mario
    • visibility 980
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Maumere tercatat sebagai penyumbang angka inflasi tertinggi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Desember 2024. Dalam rilisan resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Ibu Kota Kabupaten Sikka menyumbang angka inflasi sebesar 2,65 persen. Hal ini disampaikan kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Nusa Tenggara Timur, Matamira B.Kale melalui pres […]

  • Perkuat Identitas Lokal, Pemkot Bengkulu Bangun Tugu “Camkoha” di Pantai Panjang

    Perkuat Identitas Lokal, Pemkot Bengkulu Bangun Tugu “Camkoha” di Pantai Panjang

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 357
    • 0Komentar

    BENGKULU, jarrakpos.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu berencana menambah ikon baru di kawasan wisata Pantai Panjang, yaitu Tugu Camkoha. Tugu ini diharapkan tidak hanya mempercantik kawasan, tetapi juga menjadi simbol kebanggaan masyarakat dan meningkatkan daya tarik wisata dengan identitas lokal yang kuat. Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi, menjelaskan bahwa istilah “Camkoha” yang awalnya populer sebagai tagline […]

  • Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional, Polres Kuningan Tanam Jagung Serentak

    • calendar_month Rabu, 22 Jan 2025
    • account_circle Ghana
    • visibility 551
    • 0Komentar

    KUNINGAN, JarrakPos.Com – Sebagai bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, Polres Kuningan, Polda Jabar menggelar kegiatan Penanaman Jagung Serentak 1 Juta Hektar. Acara ini berlangsung di Desa Mulyajaya, Kecamatan Cimahi Kabupaten Kuningan, Selasa (21/01/2025), dan dilakukan secara serentak melalui Zoom Meeting yang dipimpin langsung oleh Kapolri bersama Kementerian Pertanian RI. Dalam program ini, […]

expand_less