Ibu Dibunuh Anak Sendiri Gegara Hapus Gim Kesayangan Anaknya
- account_circle Feri Taufiandi
- calendar_month Rabu, 31 Des 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

MEDAN,JARRAKPOS.COM – Kejadian di Balik Layar Ponsel Di sebuah rumah di Medan, tak ada yang menyangka kisah ini akan berakhir tragis. Di balik foto keluarga yang tampak harmonis, seorang anak 12 tahun menyimpan luka mendalam. Ia sering mengalami tekanan fisik dan verbal di lingkungan rumah.
Rasa takut dan sakit hati itu terus menumpuk. Ponsel, game, dan anime menjadi satu-satunya pelarian tempat ia merasa aman. Pihak kepolisian akhirnya resmi menetapkan seorang anak sebagai tersangka dalam kasus meninggalnya sang ibu di Medan. Peristiwa ini terjadi setelah konflik di dalam rumah, yang dipicu saat ibu menghapus gim kesayangan anak tersebut dari ponselnya. amarah yang lama terpendam meledak. Rabu,(31/12/2025)
Terpengaruh oleh konten yang tidak sesuai usia, menurut keterangan penyelidikan, lalu melakukan tindakan yang tak seharusnya dilakukan seorang anak. Kejadian ini menjadi peringatan keras: kekerasan dalam keluarga, minimnya perhatian emosional, dan kurangnya pengawasan anak bisa berujung pada bencana. Tak semua luka terlihat. Dan sering kali, jeritan anak baru terdengar setelah semuanya terlambat.
Kasus ini menjadi peringatan serius bagi para orang tua: pengawasan digital perlu dibarengi dengan pendekatan emosional yang sehat. Kekerasan, ancaman, dan pengabaian perasaan anak dapat memicu dampak yang sangat berbahaya. Kejadian ini mengajarkan satu hal penting: anak bukan hanya perlu aturan, tetapi juga rasa aman, didengar, dan dipahami.
Editor : Feri
- Penulis: Feri Taufiandi




Saat ini belum ada komentar