Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tak Berkategori » Eskalasi Karhutla Jabar: Empat Kabupaten Terbakar dalam 24 Jam, BPBD Tekan Peran Warga

Eskalasi Karhutla Jabar: Empat Kabupaten Terbakar dalam 24 Jam, BPBD Tekan Peran Warga

  • account_circle Hadi Supangat
  • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

JAWA BARAT, JARRAKPOS.COM – Musim kemarau 2026 kembali menunjukkan wajah kelamnya di Jawa Barat. Dalam kurun waktu kurang dari 24 jam, setidaknya empat kabupaten—Sumedang, Sukabumi, Bandung, dan Cianjur—terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla), memaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) provinsi maupun kabupaten untuk meningkatkan status kesiapsiagaan dan menyerukan kolaborasi penanganan berbasis komunitas.

Berdasarkan data Pusdalops PB, Senin (27/7/2026) menjadi hari kritis dengan tiga titik api muncul hampir bersamaan. Api pertama dilaporkan di Gunung Batu, Sumedang (11.30 WIB), menyusul Puncak Habibie (Gunung Pangleseran), Desa Pasirbaru, Kecamatan Cisolok, Sukabumi (11.00 WIB), dan Kampung Badaraksa, Bandung (17.25 WIB). Total lahan hangus mencapai minimal 4 hektare, dengan penyebab utama diduga kuat human error seperti pembakaran sampah dan puntung rokok yang diperparah angin kencang serta vegetasi kering. Sementara itu, Cianjur mencatat rekor tersendiri dengan 5 hektare lahan terbakar di lima titik terpisah sepanjang pekan terakhir, menjadikan Sukaluyu sebagai zona merah terparah.

Respons Cepat dan Tantangan Pemadaman
Tim gabungan BPBD, Damkar, kepolisian, dan pemerintah desa berhasil memadamkan api di Sumedang pada pukul 14.15 WIB dan di Puncak Habibie, Sukabumi, pada Selasa dini hari (01.00 WIB). Namun, penyisiran masih berlanjut di Bandung dan Cianjur guna mencegah hotspot menyala kembali. Sekretaris BPBD Cianjur, Asep Sudrajat, mengakui bahwa luasnya wilayah rawan dan keterbatasan personel membuat pemadaman total sangat bergantung pada pelaporan dini dari warga.

Pergeseran Strategi: Dari Reaktif ke Preventif Partisipatif
Menyadari pola berulang ini, BPBD Jabar dan Cianjur kini menggeser fokus dari sekadar pemadaman reaktif menuju pencegahan berbasis masyarakat. Imbauan tidak lagi hanya bersifat larangan, tetapi disertai ajakan konkret: pemeriksaan rutin jaringan listrik rumah tangga (faktor pemicu kebakaran domestik), pengawasan lingkungan mandiri, dan pelaporan instan melalui kanal resmi BPBD/Damkar.

“Keterbatasan petugas mengharuskan pengawasan dilakukan bersama masyarakat. Setiap laporan akan segera ditindaklanjuti,” tegas Asep. Pesan senada disampaikan Pranata Humas Ahli BPBD Jabar, Hadi Rahmat, yang mengingatkan bahwa kondisi lahan kering saat ini ibarat “bumbu mesiu” yang siap meledak oleh percikan api sekecil apa pun.

Insiden empat kabupaten dalam dua hari ini menjadi alarm keras bahwa penanganan karhutla di Jawa Barat tidak bisa lagi mengandalkan respons aparat semata. Keberhasilan mengatasi krisis musim kemarau 2026 kini bertumpu pada seberapa cepat masyarakat bertransformasi dari penonton pasif menjadi garda terdepan deteksi dini dan pencegahan bencana.

  • Penulis: Hadi Supangat

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wanita Meninggal di Sebuah Gubuk Belakang BRI Pakelan Magelang

    Wanita Meninggal di Sebuah Gubuk Belakang BRI Pakelan Magelang

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 505
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Sempat viral di media sosial penemuan jenazah seorang wanita di sebuah gubug belakang Kantor BRI Pakelan, pada Rabu pagi, 5 November 2025. Wanita tersebut diketahui merupakan warga Parakan, Kabupaten Temanggung, yang kesehariannya bekerja memilah rosok dan sampah di sekitar lokasi, serta tidak memiliki tempat tinggal tetap di Magelang. Kejadian berawal ketika saksi mendatangi […]

  • Pemkab Cirebon Dukung SMPN 2 Palimanan Raih Juara SSK Nasional

    Pemkab Cirebon Dukung SMPN 2 Palimanan Raih Juara SSK Nasional

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 86
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS.COM – Pemerintah Kabupaten Cirebon memberikan dukungan penuh kepada SMP Negeri 2 Palimanan untuk meraih predikat terbaik dalam Apresiasi Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) Klasifikasi Paripurna tingkat nasional. Dukungan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Cirebon dalam mendorong penguatan program Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) di daerah. Komitmen itu semakin diperkuat dengan keberhasilan SMPN 2 […]

  • Peringati HUT ke-20, Perumda BPR Kuningan Gelar Family Gathering di Royal Horse

    Peringati HUT ke-20, Perumda BPR Kuningan Gelar Family Gathering di Royal Horse

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Ghana
    • visibility 308
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Perumda BPR Kuningan memasuki usia dua dekade dengan semangat baru untuk bertransformasi menjadi lembaga yang lebih modern dan berdaya saing tinggi. Pada puncak peringatan HUT ke-20 yang dikemas melalui family gathering di Lapangan Mini Soccer Royal Horse, Lingkar Timur Ancaran, Minggu (23/11/2025), Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., menegaskan pentingnya akselerasi […]

  • Uang Rampasan Senilai Rp11,4 Triliun untuk Dukung Program di Dalam Negeri

    Uang Rampasan Senilai Rp11,4 Triliun untuk Dukung Program di Dalam Negeri

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 433
    • 0Komentar

    JAKARTA,JARRAKPOS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menuturkan uang perolehan rampasan senilai Rp11,4 triliun ke kas negara yang diserahkan oleh Kejaksaan Agung rencananya akan dimanfaatkan untuk mendukung beberapa program prioritas di dalam negeri. Mulai dari pembangunan sekolah hingga pendanaan pendidikan melalui Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). “Kita bisa pakai untuk mungkin sebagian besar untuk program […]

  • Imigrasi Gandeng ITB Bangun “Pagar Digital” Jaga Perbatasan Indonesia

    Imigrasi Gandeng ITB Bangun “Pagar Digital” Jaga Perbatasan Indonesia

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Tude
    • visibility 174
    • 0Komentar

    JAKARTA, jarrakpos.com – Batas negara tidak lagi hanya dijaga dengan pos penjagaan dan patroli darat. Di tengah luasnya wilayah perbatasan Indonesia, teknologi mulai mengambil peran sebagai mata yang mampu mengawasi tanpa henti. Gagasan itulah yang kini diwujudkan Direktorat Jenderal Imigrasi melalui kolaborasi dengan Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara Institut Teknologi Bandung (FTMD ITB). Program bertajuk […]

  • Gempa Flores: Lima Korban Tewas, Forkopimda NTT Turun Langsung Tinjau Wilayah Terdampak

    Gempa Flores: Lima Korban Tewas, Forkopimda NTT Turun Langsung Tinjau Wilayah Terdampak

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle Diana Ningsih
    • visibility 129
    • 0Komentar

    KUPANG – Gempa bumi yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (15/8/2026) pagi, mendapat respons cepat dari Pemerintah Provinsi NTT bersama Polda NTT, TNI dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Penanganan darurat difokuskan pada evakuasi dan penyelamatan korban, pendataan korban jiwa maupun luka-luka, pemetaan kerusakan bangunan dan infrastruktur, serta pembukaan akses transportasi dan […]

expand_less