Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tak Berkategori » Eskalasi Karhutla Jabar: Empat Kabupaten Terbakar dalam 24 Jam, BPBD Tekan Peran Warga

Eskalasi Karhutla Jabar: Empat Kabupaten Terbakar dalam 24 Jam, BPBD Tekan Peran Warga

  • account_circle Hadi Supangat
  • calendar_month 0 menit yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

JAWA BARAT, JARRAKPOS.COM – Musim kemarau 2026 kembali menunjukkan wajah kelamnya di Jawa Barat. Dalam kurun waktu kurang dari 24 jam, setidaknya empat kabupaten—Sumedang, Sukabumi, Bandung, dan Cianjur—terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla), memaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) provinsi maupun kabupaten untuk meningkatkan status kesiapsiagaan dan menyerukan kolaborasi penanganan berbasis komunitas.

Berdasarkan data Pusdalops PB, Senin (27/7/2026) menjadi hari kritis dengan tiga titik api muncul hampir bersamaan. Api pertama dilaporkan di Gunung Batu, Sumedang (11.30 WIB), menyusul Puncak Habibie (Gunung Pangleseran), Desa Pasirbaru, Kecamatan Cisolok, Sukabumi (11.00 WIB), dan Kampung Badaraksa, Bandung (17.25 WIB). Total lahan hangus mencapai minimal 4 hektare, dengan penyebab utama diduga kuat human error seperti pembakaran sampah dan puntung rokok yang diperparah angin kencang serta vegetasi kering. Sementara itu, Cianjur mencatat rekor tersendiri dengan 5 hektare lahan terbakar di lima titik terpisah sepanjang pekan terakhir, menjadikan Sukaluyu sebagai zona merah terparah.

Respons Cepat dan Tantangan Pemadaman
Tim gabungan BPBD, Damkar, kepolisian, dan pemerintah desa berhasil memadamkan api di Sumedang pada pukul 14.15 WIB dan di Puncak Habibie, Sukabumi, pada Selasa dini hari (01.00 WIB). Namun, penyisiran masih berlanjut di Bandung dan Cianjur guna mencegah hotspot menyala kembali. Sekretaris BPBD Cianjur, Asep Sudrajat, mengakui bahwa luasnya wilayah rawan dan keterbatasan personel membuat pemadaman total sangat bergantung pada pelaporan dini dari warga.

Pergeseran Strategi: Dari Reaktif ke Preventif Partisipatif
Menyadari pola berulang ini, BPBD Jabar dan Cianjur kini menggeser fokus dari sekadar pemadaman reaktif menuju pencegahan berbasis masyarakat. Imbauan tidak lagi hanya bersifat larangan, tetapi disertai ajakan konkret: pemeriksaan rutin jaringan listrik rumah tangga (faktor pemicu kebakaran domestik), pengawasan lingkungan mandiri, dan pelaporan instan melalui kanal resmi BPBD/Damkar.

“Keterbatasan petugas mengharuskan pengawasan dilakukan bersama masyarakat. Setiap laporan akan segera ditindaklanjuti,” tegas Asep. Pesan senada disampaikan Pranata Humas Ahli BPBD Jabar, Hadi Rahmat, yang mengingatkan bahwa kondisi lahan kering saat ini ibarat “bumbu mesiu” yang siap meledak oleh percikan api sekecil apa pun.

Insiden empat kabupaten dalam dua hari ini menjadi alarm keras bahwa penanganan karhutla di Jawa Barat tidak bisa lagi mengandalkan respons aparat semata. Keberhasilan mengatasi krisis musim kemarau 2026 kini bertumpu pada seberapa cepat masyarakat bertransformasi dari penonton pasif menjadi garda terdepan deteksi dini dan pencegahan bencana.

  • Penulis: Hadi Supangat

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Akibat Lupa Matikan Lilin, Rumah di Waled Ludes Terbakar, Kerugian Rp80 Juta

    Akibat Lupa Matikan Lilin, Rumah di Waled Ludes Terbakar, Kerugian Rp80 Juta

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 86
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS.COM – Sebuah rumah milik Elsa Mania di Dusun Kliwon RT 05 RW 04, Desa Ambit, Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon ludes terbakar, Kamis 11 Juni 2026. Api diduga berasal dari lilin yang lupa dimatikan pemilik rumah. Peristiwa terjadi saat Elsa tidak berada di rumah. Ia baru mengetahui rumahnya terbakar setelah diberitahu tetangga melalui telepon. […]

  • Belanda Menenggelamkan Tunisia Untuk Memesan Jadwal Bertemu Maroko

    Belanda Menenggelamkan Tunisia Untuk Memesan Jadwal Bertemu Maroko

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Syawal
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Medan – Belanda mengamankan posisi puncak di Grup F dan melaju ke babak 32 besar melawan Maroko di Monterrey pada 29 Juni setelah mengalahkan Tunisia di Kansas City Stadium. Tim asuhan Ronald Koeman hanya membutuhkan tiga menit untuk memecah kebuntuan melawan lawan mereka yang sudah tersingkir, ketika kapten Ellyes Skhiri mencetak gol bunuh diri dari […]

  • Kembali Pimpin PBVSI Sumut, Wiko Siapkan Program-program Peremajaan

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
    • account_circle Syawal
    • visibility 737
    • 0Komentar

    MEDAN – Wiko Lovino Siregar kembali ditetapkan sebagai Ketua Umum (Ketum) Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Sumatra Utara periode 2025-2029. Wiko terpilih secara aklamasi sebagai Ketum pada Musyawarah Provinsi (Musprov) PBVSI Sumut yang berlangsung di Aula Dispora Sumut, Jumat (7/2/2025) sore. Kegiatan Musprov itu dihadiri, Sekjen PBVSI Pusat Heyzer Harsono, Pembia […]

  • Aksi Cinta Berujung Viral! Mahasiswa UTM Nyamar Jadi Cewek Demi Ketemu Mantan

    Aksi Cinta Berujung Viral! Mahasiswa UTM Nyamar Jadi Cewek Demi Ketemu Mantan

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • account_circle Kang Yos
    • visibility 310
    • 0Komentar

    Viral di Medsos Video seorang mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM) digiring polisi menjadi perbincangan hangat di media sosial. Dalam video itu, pria tersebut disebut-sebut menyamar memakai hijab dan masuk ke kos putri sambil membawa senjata tajam (sajam) dan minuman keras. Namun, klarifikasi dari pihak kepolisian mengungkap fakta yang berbeda. Polisi Luruskan Isu Kasihumas Polres Bangkalan, […]

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle Ghana
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Peringati Hari Santri, Bupati Dian Siapkan Beasiswa dan Program untuk Pesantren by Redaksi  22 Oktober 2025 KUNINGAN – Suasana halaman Setda Kabupaten Kuningan tampak berbeda dari biasanya. Rabu (22/10/2025), ribuan peserta upacara Peringatan Hari Santri Nasional tampil khas dengan sarung dan peci, menghadirkan nuansa religius. Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., yang bertindak sebagai […]

  • Bupati Kuningan Terpilih, Tinjau Lokasi Longsor Desa Cimara

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
    • account_circle Ghana
    • visibility 558
    • 0Komentar

    KUNINGAN, JarrakPos.Com – Bencana tanah longsor melanda Desa Cimara, Kecamatan Cibeureum yang mengakibatkan 3 rumah ambruk. Peristiwa ini langsung mendapat perhatian dari Bupati Kuningan terpilih periode 2025-2030, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si, yang meninjau lokasi kejadian, Minggu (19/01/2025). Dalam kunjungan tersebut, Bupati terpilih bertemu di lokasi dengan Kepala BPBD Kabupaten Kuningan, Dandim 0615/Kuningan, Letnan […]

expand_less