Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » RDPU Komisi IV DPR RI Bersama JANGKAR, Usman Husin Desak Cabut Kebijakan Kuota di Taman Nasional Komodo

RDPU Komisi IV DPR RI Bersama JANGKAR, Usman Husin Desak Cabut Kebijakan Kuota di Taman Nasional Komodo

  • account_circle Mario
  • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Jarrakpos.com- Kebijakan pembatasan jumlah wisatawan di Taman Nasional Komodo (TNK) memicu polemik serius.

Dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi IV DPR RI bersama Jaringan Kapal Rekreasi, Senin (6/4/2026), desakan pencabutan kebijakan kuota kunjungan menguat.

Kebijakan yang diterbitkan Balai TN Komodo di bawah Kementerian Kehutanan itu menetapkan kuota maksimal 1.000 wisatawan per hari atau 365.000 orang per tahun.

Aturan ini mulai diuji coba sejak Januari hingga Maret 2026 dan resmi diterapkan pada April 2026.

Selain pembatasan jumlah pengunjung, pengelola juga menerapkan sistem timed entry di kawasan Padar Selatan, dengan tiga sesi kunjungan masing-masing berkapasitas 330 orang.

Seluruh wisatawan diwajibkan melakukan reservasi melalui aplikasi SiOra paling lambat sehari sebelum kunjungan.

Namun dalam forum RDPU, pelaku usaha wisata yang tergabung dalam JANGKAR menilai kebijakan tersebut berpotensi menghambat pertumbuhan sektor pariwisata, khususnya wisata bahari yang menjadi andalan di Labuan Bajo.

Salah satu perwakilan asosiasi menyebut kebijakan ini seperti langkah yang kontraproduktif terhadap destinasi yang telah lama dibangun.

“Sejak 1982 kami mempromosikan Komodo. Wisatawan datang bukan hanya untuk melihat komodo, tapi juga menikmati lautnya, terutama untuk selam. Kalau dibatasi seperti ini, sama saja seperti ‘bunuh diri’ bagi destinasi,” ujarnya.

Ia menambahkan, sebagian besar wisatawan hanya sekali melihat komodo, sementara aktivitas utama mereka justru berada di laut.

Karena itu, ia meminta agar pembatasan kunjungan ke habitat komodo tidak disamakan dengan aktivitas wisata bahari lainnya.

Ketua Umum JANGKAR, Fatiyah Suryani Mile, juga mempertanyakan dasar kebijakan tersebut. Menurutnya, kajian yang digunakan perlu diperbarui agar sesuai dengan kondisi terkini.

“Apa landasan kebijakan ini? Jika merujuk pada kajian lama, maka perlu divalidasi kembali. Apalagi kebijakan ini lebih fokus pada ekosistem darat, sementara dampaknya juga dirasakan pada ekosistem laut,” tegasnya.

Ia menegaskan, pihaknya siap bekerja sama dengan pemerintah untuk melakukan penelitian lanjutan demi menghasilkan kebijakan yang lebih tepat sasaran.

Sementara itu, anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKB, Usman Husin, secara tegas meminta agar surat edaran terkait pembatasan tersebut dicabut.

“Kondisi wisata sedang ramai, tapi justru dibatasi. Ini aneh. Sama saja memangkas potensi penerimaan negara bukan pajak (PNBP). Dampaknya bukan hanya ke Labuan Bajo, tapi ke seluruh sektor pariwisata di NTT,” tegasnya.

Anggota Komisi IV lainnya turut mengusulkan agar Menteri Kehutanan dihadirkan dalam rapat lanjutan untuk memberikan penjelasan langsung. DPR RI juga berencana membentuk tim khusus guna meninjau kondisi lapangan di Labuan Bajo.***

  • Penulis: Mario

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wamen PAN-RB Puji Kepemimpinan Walikota Kupang, Tulus, Peka dan Responsif

    Wamen PAN-RB Puji Kepemimpinan Walikota Kupang, Tulus, Peka dan Responsif

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Mario
    • visibility 286
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Purwadi Arianto memberikan apresiasi terhadap kinerja Pemerintah Kota Kupang dalam menghadirkan pelayanan publik yang cepat, terpadu, dan responsif melalui Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Kupang. Hal itu disampaikan Purwadi saat melakukan kunjungan langsung ke Mall Pelayanan Publik Kota Kupang untuk melihat capaian pelayanan, inovasi, […]

  • Berikan Pelayanan Hukum Prima ke Desa, Begini Inovasi Kejari Sanggau

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
    • account_circle Jumri
    • visibility 518
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Sanggau – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kalimantan Barat, Edyward Kaban, S.H., M.H., meresmikan program inovasi baru bernama Dangau Hukum yang diinisiasi oleh Kejaksaan Negeri Sanggau. Acara peresmian yang berlangsung pada Selasa, 21 Januari 2025 di Aula Daranante, Kabupaten Sanggau, ini menjadi tonggak penting dalam upaya mendekatkan layanan hukum kepada masyarakat pedesaan di Kabupaten Sanggau. […]

  • Imbauan Dispora Provinsi Bengkulu Pada Momen HUT Bengkulu Selatan ke 76

    Imbauan Dispora Provinsi Bengkulu Pada Momen HUT Bengkulu Selatan ke 76

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 375
    • 0Komentar
  • Kakanwil Ditjenpas Riau Tinjau Lapas Pasir Pangaraian, Tekankan Disiplin dan Zero HALINAR

    Kakanwil Ditjenpas Riau Tinjau Lapas Pasir Pangaraian, Tekankan Disiplin dan Zero HALINAR

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle Diana Ningsih
    • visibility 38
    • 0Komentar

      Pasir Pangaraian.Jarrakoos.com – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Riau, Rudi Fernando Sianturi, melaksanakan kunjungan kerja dalam rangka monitoring dan evaluasi (monev) ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangaraian, Jumat (24/7/2026). Kedatangan Kakanwil Ditjenpas Riau disambut langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangaraian, Efendi Parlindungan Purba, bersama jajaran pejabat struktural. Turut […]

  • Imbauan Dispora Provinsi Bengkulu Pada Momen Hari Lahir Ikatan Pelajar NU

    Imbauan Dispora Provinsi Bengkulu Pada Momen Hari Lahir Ikatan Pelajar NU

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 346
    • 0Komentar
  • Mahasiswa PKM Universitas Mahasaraswati Denpasar Laksanakan Program Unggulan, Usung Motto “Berkontribusi, Berkolaborasi dan Bertumbuh Bersama”

    Mahasiswa PKM Universitas Mahasaraswati Denpasar Laksanakan Program Unggulan, Usung Motto “Berkontribusi, Berkolaborasi dan Bertumbuh Bersama”

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Putu Sta
    • visibility 193
    • 0Komentar

    GIANYAR, jarrakpos.com – Mahasiswa Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dari Universitas Mahasaraswati Denpasar melaksanakan program kerja utama di Desa Pering, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Program ini mengusung motto “Berkontribusi, Berkolaborasi dan Bertumbuh Bersama” yang menjadi landasan dalam setiap kegiatan yang dijalankan. Program kerja utama yang diinisiasi oleh mahasiswa PKM ini berfokus […]

expand_less