Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Dampingi Usman Husin Tembus Pelosok TTS, Presly Neonufa Salut Lihat Perjuangan Jemput Aspirasi Warga

Dampingi Usman Husin Tembus Pelosok TTS, Presly Neonufa Salut Lihat Perjuangan Jemput Aspirasi Warga

  • account_circle Mario
  • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

NTT, Jarrakpos.com- Perjalanan panjang menembus pelosok Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) menjadi pengalaman tersendiri bagi Ananda Pricely R. Neonufa, atau yang akrab disapa Presly, pengurus DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Nusa Tenggara Timur.

Presly turut mendampingi Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKB Dapil NTT II, Usman Husin, dalam rangkaian agenda reses dan kunjungan ke tengah masyarakat di Kecamatan Kokbaun pada Sabtu, 8 Agustus 2026.

Sekitar 700 masyarakat memadati lokasi reses di Koentefa, Kecamatan Kokbaun. Mereka datang dari enam desa di Kecamatan Kokbaun, bahkan sejumlah masyarakat dari kecamatan tetangga turut hadir untuk bertemu dan menyampaikan aspirasi secara langsung kepada Usman Husin.

Enam desa tersebut yakni Benehe, Koloto, Lotas, Niti, Obaki dan Sabnala. Perwakilan masyarakat dari seluruh desa hadir dalam pertemuan tersebut.

Bukan sekadar mengikuti agenda pertemuan, Presly menyaksikan langsung bagaimana Usman Husin menjemput aspirasi masyarakat hingga ke wilayah pelosok.

Perjalanan tersebut membawa rombongan melewati jalan yang tidak selalu mudah, termasuk medan terjal dan sejumlah wilayah yang jauh dari pusat pemerintahan.

Sesampainya di tengah masyarakat, Usman tidak hanya duduk dalam forum resmi. Ia berdialog langsung dengan warga, mendengarkan keluhan, melihat kondisi di lapangan, hingga mendatangi sejumlah lokasi yang menjadi sumber persoalan masyarakat.

Bagi Presly Neonufa, cara tersebut menunjukkan bahwa menyerap aspirasi masyarakat tidak cukup hanya dilakukan melalui pertemuan formal.

“Saya salut melihat cara Pak Usman turun langsung dan mendengar masyarakat. Aspirasi bukan hanya didengar, tetapi juga dilihat dan diperiksa langsung kondisi di lapangan,” kata Presly.

Menurutnya, kehadiran wakil rakyat di tengah masyarakat menjadi penting, terutama bagi warga yang berada jauh dari pusat kota dan memiliki keterbatasan akses untuk menyampaikan persoalan mereka kepada pemerintah.

Dalam perjalanan tersebut, berbagai aspirasi masyarakat muncul, mulai dari persoalan pertanian, kelompok tani, ketersediaan sarana pendukung, pengelolaan lingkungan hingga pengembangan potensi ekonomi masyarakat.

Usman pun berusaha melihat persoalan tersebut secara langsung agar aspirasi yang dibawa ke tingkat pemerintah pusat memiliki gambaran kondisi yang lebih utuh.

Presly Neonufa menilai, pola turun langsung seperti yang dilakukan Usman menjadi contoh bahwa kerja politik seharusnya tidak berhenti di ruang rapat atau forum seremonial.

“Yang saya lihat, Pak Usman tidak hanya datang, mendengar lalu pulang. Ada upaya untuk melihat langsung apa yang terjadi dan mencari jalan keluarnya,” ujarnya.

Ia juga menilai keterlibatan orang muda dalam kegiatan seperti itu penting untuk memahami secara langsung kehidupan masyarakat di akar rumput.

Dengan mengikuti perjalanan Usman Husin, Presly mengaku mendapatkan pengalaman tentang bagaimana aspirasi masyarakat dijemput dari lapangan dan kemudian diperjuangkan melalui jalur kelembagaan.

Sementara itu, bagi Usman Husin, kunjungan ke pelosok merupakan bagian dari tanggung jawab sebagai wakil masyarakat NTT di DPR RI.

Baginya, aspirasi masyarakat harus ditempatkan sebagai bahan perjuangan, bukan sekadar catatan dalam sebuah agenda reses.

Dari pelosok TTS, perjalanan itu kembali memperlihatkan satu hal sederhana: semakin jauh masyarakat dari pusat kekuasaan, semakin penting wakil rakyat datang mendekat.

Dan bagi Presly, menyaksikan langsung perjalanan tersebut menjadi pengalaman bahwa politik yang benar-benar hadir adalah politik yang mau berjalan bersama masyarakat, mendengar keluhan mereka, dan melihat sendiri persoalan yang mereka hadapi.***

  • Penulis: Mario

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Asal Kayu Dari APL, GAKKUM Hutan Sumatera I Diduga Salah Tangkap 4 Truk Bermuatan Kayu Log Dan Siap-Siap Disomasi

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle Syawal
    • visibility 1.288
    • 0Komentar

    Tapanuli Selatan – Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Gakkum LHK) Wilayah I Sumatera diduga melakukan salah tangkap terhadap 4 unit truk bermuatan kayu log yang melintas di jalan lintas Sumatera desa Situmba, Sabtu (4/10) kemarin, mengingat asal-usul kayu tersebut berasal dari bukan kawasan hutan melainkan dari Areal Penggunaan Lain (APL). Sebagaimana […]

  • Kepala Disbudpora Bongkar Jejak Abah Kunang di Balik Proyek Bekasi 

    Kepala Disbudpora Bongkar Jejak Abah Kunang di Balik Proyek Bekasi 

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Derry Rachman
    • visibility 143
    • 0Komentar

    JARRAKPOS.COM – Persidangan kasus dugaan suap dan pengondisian proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi kembali mengungkap fakta-fakta baru yang memperkuat konstruksi perkara yang tengah dibangun Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dalam sidang yang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bandung, Selasa (2/6/2026), Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Bekasi, Irman Nugraha, memberikan kesaksian […]

  • Rp10 Milliar Dugaan Dana BOS Bermasalah Diperiksa Dirjen Dikdasmen, Exs Kadisdik Terancam Dipenjara

    Rp10 Milliar Dugaan Dana BOS Bermasalah Diperiksa Dirjen Dikdasmen, Exs Kadisdik Terancam Dipenjara

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 152
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Diketahui saat ini sedang dilakukan pemeriksaan oleh Irbansus Inspektorat Kuningan terkait temuan aduan dalam tata kelola keuangan dan penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di Kabupaten Kuningan berdasarkan perintah dari Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yang suratnya ditujukan kepada Bupati Kuningan pada bulan Juni 2026. Menyusul adanya laporan aduan […]

  • 10 Paket Diduga Sabu Disita Satresnarkoba Polres Dumai Dan  Amankan Dua Pria

    10 Paket Diduga Sabu Disita Satresnarkoba Polres Dumai Dan  Amankan Dua Pria

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle Diana Ningsih
    • visibility 9
    • 0Komentar

      DUMAI – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Dumai kembali mengungkap kasus dugaan tindak pidana narkotika. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan dua orang pria dan menyita 10 paket yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat kotor sekitar 1,63 gram. Kedua pria yang diamankan yakni J (40), seorang buruh harian lepas, dan MI (34), seorang wiraswasta. […]

  • Kuningan Membara! Proton FC Segel Gelar Juara Nasional Futsal 2026

    Kuningan Membara! Proton FC Segel Gelar Juara Nasional Futsal 2026

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 116
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com — Sejarah baru saja tercipta untuk dunia olahraga Kota Kuda. Tim futsal kebanggaan masyarakat Kuningan, Jawa Barat, Proton FC, sukses menobatkan diri sebagai juara dalam turnamen Pro Futsal League 2 tingkat nasional 2026. ​Gelar bergengsi ini diraih Proton FC setelah menumbangkan lawannya lewat drama adu penalti yang menegangkan di partai final. Ketangguhan mental […]

  • Santri Kota Magelang Harus Jadi Pelopor Perubahan di Era Digital

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 492
    • 0Komentar

    KOTA MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Wali Kota Magelang, Damar Prasetyono, menyerukan agar santri masa kini tak hanya mahir mengaji, tetapi juga cakap berpikir dan bertindak menghadapi tantangan zaman. Hal itu ia sampaikan dalam upacara Peringatan Hari Santri Nasional 2025 yang digelar di halaman Kantor Wali Kota Magelang, Rabu (22/10/2025). Upacara diikuti oleh ratusan santri se-Kota Magelang, ulama, […]

expand_less