Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » BATAM » Cak Ta’in Nilai Penertiban Reklame itu Alibi, ‘Diduga Ada Vendor Baru Mau Masuk Batam

Cak Ta’in Nilai Penertiban Reklame itu Alibi, ‘Diduga Ada Vendor Baru Mau Masuk Batam

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Batam, jarrakpos.com | Ketua Kelompok Diskusi Anti 86 (Kodat86) menilai penertiban reklame yang gencar dilakukan Amsakar-Claudia belakangan ini hanya alibi, ada dugaan bakal vendor pemain baru. Pembongkaran bangunan reklame bukan hanya menyasar mereka yang tanpa ijin, tapi semua reklame yang ada.

“Penertiban reklame ini patut dipertanyakan, karena bukan hanya yang tanpa ijin tapi semua tersasar. Hampir bersih semua reklame di Kota Batam. Padahal mereka membangun itu dengan investasi yang tidak sedikit,” kata Cak Ta’in kepada media Minggu (6/7).

Menurut Cak Ta’in, pembongkaran bangunan reklame itu disinyalir ditumpangi kepentingan bisnis baru yang mau menguasai bisnis periklanan di Kota Batam. Sementara pembongkaran bangunan reklame yang terjadi saat ini membunuh puluhan pengusaha dan ribuan pekerja yang kehilangan pekerjaan. Rencana digitalisasi reklame diyakini bakal menimbulkan masalah baru, yakni ribuan orang kehilangan pekerjaan dan usaha reklame serta percetakan terancam bangkrut semua.

“Pertanyaannya, apakah titik-titik reklame yang dirobohkan itu tidak akan didirikan lagi bangunan reklame baru? Sebab penertiban itu seperti bukan hanya menyasar reklame ilegal dan tidak berijin, tapi semuanya. Berapa banyak kerugian pengusaha akibat penertiban ini? Apakah sudah diperhitungkan?” jelasnya.

Cak Ta’in mempertanyakan parameter kota baru yang menjadi referensi Amsakar-Claudia sebagai Batam Maju yang selama ini dieluh-eluhkan mereka. “Belum ada satu kotapun di Indonesia yang tidak ada bangunan reklame, termasuk di ibukota,” ujarnya.

Lebih lanjut Cak Ta’in menekankan, seharusnya Amsakar-Claudia lebih fokus pada persoalan masyarakat yang jauh lebih urgen, seperti penanganan banjir yang terjadi setiap kali turun hujan, penanganan sampah yang tidak beres sampai saat ini, termasuk membenahi pengelolaan kebutuhan air bersih. Selain membenahi sistem administrasi kependudukan yang masih amburadul dengan janji digitalisasi yang belum terwujud sampai saat ini.

“Membabat habis bangunan reklame itu mudah, karena urusannya dengan Pengusaha yang dibuat tidak berdaya tidak bisa melakukan protes. Bahkan ketika dirugikan akibat kebijakan itu sendiri malas untuk melakukan gugatan misalnya, karena jelas menimbulkan biaya baru dan belum tentu berhasil, ” urainya.

Penertiban terhadap bangunan reklame yang tidak berijin, lanjut Cak Ta’in, dinilainya memang wajib dilakukan. Tetapi selama ini pemilik bangunan itu umumnya para politisi itu sendiri. Dengan tanpa perijinan resmi tentu menimbulkan potensi loss pendapatan daerah dari sektor reklame. Namun ketika penertiban menyasar semua bisnis reklame itu diyakini menciptakan masalah baru, terutama membunuh industri percetakan dan menambah angka pengangguran.

“Kan percuma juga menertibkan reklame, kalau setiap hujan turun terjadi banjir. Itu seharusnya yang menjadi skala prioritas. Baru menata kota lebih rapi, teratur dan indah. Mau sebaik apapun dibangun tata kota kalau gak mampu beresin soal banjir, tetap saja akan membuat perspektif negatif terhadap kepemimpinan saat ini,” pungkasnya.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dari Penceng Pacitan, Brownie Iboe Terus Menggeliat, Prayitno Dorong Perkuat Pasar Digital

    Dari Penceng Pacitan, Brownie Iboe Terus Menggeliat, Prayitno Dorong Perkuat Pasar Digital

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • account_circle Yuniardi Sutondo
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Pacitan,JarrakPos.com-Aroma geliat usaha kecil terus menguat dari Kabupaten Pacitan. Di balik produk kuliner yang tampak sederhana, tersimpan semangat untuk tumbuh, membuka peluang ekonomi, sekaligus membawa nama produk lokal semakin dikenal. Semangat itulah yang terlihat saat Staf Ahli Bupati Pacitan Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan, Prayitno, menyambangi Home Bakery Brownie Iboe di Jalan Kanjeng Jimat No. […]

  • Doulos Hope Hadir di Batam, Hadirkan Wisata Edukasi Bertaraf Internasional

    Doulos Hope Hadir di Batam, Hadirkan Wisata Edukasi Bertaraf Internasional

    • calendar_month Sabtu, 17 Okt 2026
    • account_circle Habil
    • visibility 20
    • 0Komentar

    BATAM, Jarrakpos.com | Kehadiran kapal buku terapung Doulos Hope di Batam memperkaya pilihan wisata edukasi sekaligus memperkuat potensi Batam sebagai destinasi wisata maritim yang terbuka bagi kunjungan internasional. BP Batam melalui Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum, Ariastuty Sirait, menghadiri peresmian dan pembukaan kapal buku terapung Doulos Hope di Pelabuhan Bintang 99 Batam, Jumat (16/10/2026). Kegiatan tersebut […]

  • Bupati Kuningan Lantik 50 Kepala Sekolah Baru, Dorong Penguatan Literasi dan Solusi Kesejahteraan Guru

    Bupati Kuningan Lantik 50 Kepala Sekolah Baru, Dorong Penguatan Literasi dan Solusi Kesejahteraan Guru

    • calendar_month Senin, 2 Nov 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 13
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com — Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., secara resmi menyerahkan petikan Surat Keputusan (SK) penugasan kepada 50 kepala sekolah di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan. Penyerahan yang dirangkaikan dengan apel pagi ini dilaksanakan di Halaman Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan pada Senin (2/11/2026). ​Dari total 50 kepala sekolah yang menerima […]

  • Hiraukan Peringatan Gubernur, Bupati Cilacap Terjaring OTT KPK

    Hiraukan Peringatan Gubernur, Bupati Cilacap Terjaring OTT KPK

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 260
    • 0Komentar

    CILACAP,JARRAKPOS.COM – Pada 9 Maret 2026, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memberi peringatan keras kepada seluruh bupati dan wali kota agar tidak lagi terseret kasus korupsi, menyusul kasus yang menimpa Bupati Pati dan Pekalongan. Namun hanya empat hari kemudian, Jumat (13/3/2026), KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman. KPK menduga […]

  • Dinas PUPR Labuhanbatu Sediakan Ruang Pelayanan Perizinan Sektor Pekerjaan Umum dan Tata Ruang

    • calendar_month Jumat, 14 Feb 2025
    • account_circle Syawal
    • visibility 578
    • 0Komentar

    Labuhanbatu – Mempermudah masyarakat dalam memperoleh akses pelayanan perizinan, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Labuhanbatu menyediakan ruang pelayanan perizinan sektor pekerjaan umum dan tata ruang. Hal itu dikuatkan Dinas pekerjaan umum dan penataan ruang Kabupaten labuhanbatu dengan menginisiasi launching ruang pelayanan perizinan yang terletak di lingkungan kantor Dinas PUPR jalan Wr. Supratman Rantauprapat […]

  • Diskopdagperin Kuningan Bakal Menata Ulang PKL Mashud WisnuSaputra

    Diskopdagperin Kuningan Bakal Menata Ulang PKL Mashud WisnuSaputra

    • calendar_month Rabu, 7 Okt 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 58
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan, dan Perindustrian (Diskopdagperin) Kabupaten Kuningan berencana melakukan penataan ulang terhadap keberadaan Pedagang Kaki Lima (PKL) di komplek parkiran Stadion Mashud Wisnusaputra. Langkah ini diambil untuk mengatasi kondisi kawasan yang semakin sesak, semrawut, dan kurang nyaman akibat meluasnya area parkir serta menjamurnya lapak pedagang. ​Kepala Diskopdagperin Kabupaten Kuningan, Toni Kusumanto, […]

expand_less