Evaluasi Awal Kuota Kunjungan Komodo: Balai TN Komodo Akui Masih Tahap Penyesuaian
- account_circle Mario
- calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

NTT, Jarrakpos.com- Penerapan pembatasan kuota kunjungan wisatawan di Taman Nasional Komodo sejak 1 April 2026 masih berada pada fase awal penyesuaian.
Balai Taman Nasional Komodo (BTNK) memastikan evaluasi terus dilakukan untuk menyempurnakan kebijakan tersebut.
Kepala Balai TN Komodo, Hendrikus Rani Siga, menyampaikan bahwa sejak uji coba pengaturan kunjungan dimulai pada Februari 2026, pihaknya secara konsisten melakukan pemantauan dan evaluasi di lapangan.
“Sejak uji coba hingga saat ini, kami terus melakukan pemantauan dan evaluasi. Secara umum, penerapan kuota ini bertujuan memastikan aktivitas pariwisata tetap berjalan sejalan dengan prinsip konservasi serta daya dukung kawasan,” ujarnya, (8/4/2026).
Menurutnya, pada tahap awal penerapan, terlihat adanya proses adaptasi dari berbagai pihak, baik wisatawan maupun pelaku usaha pariwisata. Sistem reservasi yang diterapkan juga dinilai membantu dalam mengatur alur kunjungan sehingga distribusi wisatawan menjadi lebih tertata.
“Sistem reservasi cukup membantu dalam mengatur alur kunjungan, sehingga distribusi wisatawan dapat lebih terkelola,” jelasnya.
Meski demikian, BTNK mengakui masih terdapat sejumlah kendala, terutama dalam hal sosialisasi informasi kuota kepada calon pengunjung serta koordinasi dengan pelaku wisata di lapangan.
“Masih ada beberapa hal yang perlu disempurnakan, khususnya terkait sosialisasi dan koordinasi. Ini menjadi bagian dari evaluasi kami ke depan,” tambah Hendrikus.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, pihaknya akan terus memperkuat komunikasi dengan para pemangku kepentingan, termasuk agen perjalanan, tour operator, dan pemandu wisata, agar informasi terkait sistem kuota dapat tersampaikan secara jelas dan merata.
BTNK juga berharap seluruh pihak dapat berperan aktif dalam mendukung kebijakan ini sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan kawasan sekaligus meningkatkan kualitas pengalaman wisata di Taman Nasional Komodo.
“Kami berharap semua pihak dapat membantu menyampaikan informasi yang benar kepada wisatawan, sehingga kebijakan ini dipahami sebagai upaya menjaga kelestarian sekaligus meningkatkan kualitas wisata,” tegasnya.
Dengan evaluasi berkelanjutan, Balai TN Komodo optimistis kebijakan pembatasan kuota ini dapat berjalan lebih efektif ke depan, tanpa mengabaikan keseimbangan antara konservasi dan aktivitas pariwisata.***
- Penulis: Mario




Saat ini belum ada komentar