Bupati Kuningan Tutup Bulan Dana PMI 2026: Tekankan Transparansi dan Penguatan Mitigasi Bencana
- account_circle Ghana
- calendar_month 57 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

KUNINGAN, Jarrakpos.com — Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., secara resmi menutup kegiatan Bulan Dana Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kuningan Tahun 2026 yang bertempat di Aula Bank Bjb Cabang Kuningan, Selasa (3/11/2026). Berdasarkan laporan yang dihimpun, target pengumpulan dana sebesar Rp900 juta berhasil tercapai sebesar Rp641.650.000 atau mencapai 71,2 persen.
Acara penutupan ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriani, S.H., M.Kn., Ketua PMI Kabupaten Kuningan Hj. Ika Siti Rahmatika, S.E., perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Dewan Kehormatan PMI, jajaran TP PKK, Dharma Wanita Persatuan, kepala perangkat daerah, para camat, serta para relawan dan keluarga besar PMI.
Pengalaman Pribadi dan Pentingnya Kemanusiaan
Dalam sambutannya, Bupati Dian membagikan kisah personal yang mendalam mengenai arti penting kehadiran PMI. Sekitar 15 tahun lalu, ia pernah mengalami demam berdarah dengan kondisi trombosit yang sangat rendah hingga membutuhkan transfusi darah segera. Saat itu, bantuan datang dari orang-orang yang bahkan belum ia kenal.

“Saya betul-betul merasakan berharganya tetesan darah, pertolongan bantuan dari orang yang mungkin tidak kita kenal sebelumnya. Kemanusiaan ini memang tidak memandang kenal atau tidak kenal, apalagi suku, agama, ras, politik, dan sebagainya,” tutur Bupati.
Ia menilai, pengalaman tersebut menjadi pengingat bahwa setiap orang bisa berada dalam posisi membutuhkan uluran tangan kapan saja. Oleh karena itu, semangat kesukarelaan dan kepedulian sosial harus terus dipelihara.
Mitigasi Bencana dan Sinergi Strategis
Lebih lanjut, Bupati menyoroti peran strategis PMI di tengah tantangan kebencanaan di Kabupaten Kuningan yang kini semakin beragam, mulai dari tanah longsor, banjir, kebakaran hutan dan lahan, hingga angin puting beliung. Ia mencontohkan bencana angin puting beliung baru-baru ini yang berdampak pada sekitar 10 desa di lima kecamatan, termasuk di Desa Mekarsari, Kecamatan Maleber, di mana sekitar 80 rumah mengalami kerusakan ringan hingga berat.
Guna mengantisipasi situasi darurat secara cepat, Bupati mendorong penguatan kemitraan strategis antara PMI, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), dan Pemerintah Daerah. Ketiga instansi ini diharapkan mampu saling melengkapi, khususnya dalam menangani kebutuhan mendesak (force majeure) yang belum terakomodasi secara optimal melalui APBD.
Terkait perolehan Bulan Dana PMI yang mencapai 71,2 persen, Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berpartisipasi. Ia juga mengingatkan agar pencapaian ini menjadi bahan evaluasi untuk menghadirkan pendekatan penggalangan dana yang lebih kreatif dan inovatif.
“Sekarang harga mati adalah soal pengelolaan keuangan secara akuntabel, secara transparan, secara terbuka, sehingga ini akan membangkitkan kepercayaan masyarakat kepada kita semua,” tegasnya.
Laporan Capai Kepengurusan dan Apresiasi
Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Kuningan, Hj. Ika Siti Rahmatika, S.E., dalam laporannya menyampaikan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat, dunia usaha, instansi pemerintah, dan para donatur yang telah mendukung suksesnya program Bulan Dana PMI Tahun 2026.
Ika juga memaparkan sejumlah pencapaian penting selama periode kepengurusan 2021–2026. Beberapa di antaranya meliputi:
Keberhasilan meraih akreditasi Paripurna melalui Unit Donor Darah (UDD) serta memperoleh izin operasional UDD.
Rehabilitasi Gedung Kantor PMI—yang berdiri sejak 4 Maret 1953—secara bertahap menggunakan anggaran mandiri PMI selama dua tahun terakhir.
Penataan administrasi kelembagaan, pembenahan struktur utang-piutang, serta penambahan aset berupa akses jalan dan kendaraan operasional.

Sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dalam pengumpulan Bulan Dana PMI 2026, pihak panitia memberikan penghargaan kepada sejumlah kecamatan dan instansi terbaik:
Kategori A (Pencapaian Rp16 juta – Rp38,7 juta): Kecamatan Jalaksana, Kecamatan Kuningan, dan Kecamatan Cilimus.
Kategori B (Pencapaian Rp13,8 juta – Rp15,6 juta): Kecamatan Garawangi, Kecamatan Maleber, dan Kecamatan Cibingbin.
Kategori C (Pencapaian Rp8,8 juta – Rp11,9 juta): Kecamatan Mandirancan, Kecamatan Ciwaru, dan Kecamatan Sindangagung.
Kategori D (Pencapaian Rp6,5 juta – Rp8,4 juta): Kecamatan Selajambe, Kecamatan Kalimanggis, dan Kecamatan Pancalang.
Kategori Dinas/Instansi: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kuningan.
Selain itu, PMI Kabupaten Kuningan juga menganugerahkan Piagam Donor Darah kepada sejumlah tokoh atas kepedulian tinggi mereka dalam kegiatan kemanusiaan, yakni H. Apip Ropii, S.Kep., Ners., S.Sos., S.Kom., MM.Kes.; Drs. H. Deniawan, M.Si.; Deni Hamdani, S.E., M.Si.; serta Andi, S.E., MM.
Melalui penutupan kegiatan ini, diharapkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial di Kabupaten Kuningan terus terjaga, menjadikan PMI sebagai garda terdepan yang semakin profesional, adaptif, dan tepercaya dalam melayani masyarakat. (Agh@N)
- Penulis: Ghana





Saat ini belum ada komentar