Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI Jakarta » Bawazier, Pembina Generasi Muda Bela Negara (GMBN) mendapat gelar KRAT-Husodonegoro dari Kesunanan Surakarta

Bawazier, Pembina Generasi Muda Bela Negara (GMBN) mendapat gelar KRAT-Husodonegoro dari Kesunanan Surakarta

  • account_circle Tude
  • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

JAKARTA, jarrakpos.com – Pendiri sekaligus Pembina Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Generasi Muda Bela Negara (GMBN), Taufiek Bawazier, resmi menerima gelar kehormatan bangsawan dari Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Penganugerahan gelar Kanjeng Raden Aryo Tumenggung (KRAT) Dr. Ir. Taufiek Bawazier Husodonegoro tersebut dilaksanakan bertepatan dengan momentum sakral 1 Suro 2026.

Sebagai pimpinan dari Ormas binaan Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI tersebut, penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan atas dedikasi nyata dalam menanamkan pilar kebangsaan pada generasi muda.

Apresiasi dari Internal Organisasi

Apresiasi mendalam datang dari internal pengurus pimpinan pusat ormas bela negara tersebut. Elwa Watimena, yang juga bertindak sebagai pendiri dan pengurus inti GMBN, menyambut hangat penghargaan yang diterima oleh sang pembina.”Penghargaan dari Kesunanan Surakarta ini merupakan amanah besar. Ini momentum penting untuk mempererat integrasi antara pelestarian budaya lokal dengan nilai-nilai bela negara yang selama ini kami gaungkan,” ujar Elwa Watimena dalam keterangan resminya

Ekspansi Organisasi di 38 Provinsi

Langkah strategis ke depan pun langsung dicanangkan demi memperluas dampak positif pergerakan ini. Elwa Watimena, yang juga mengemban amanah sebagai Ketua Komando Tugas RI, menegaskan bahwa dirinya beserta seluruh jajaran berkomitmen untuk bersinergi bersama GMBN dalam mendorong penguatan organisasi ini di 38 provinsi di seluruh Indonesia. Melalui dukungan penuh dari pembina serta para senior kader Bela Negara, gerakan ini diproyeksikan terus masif bergerak guna mewujudkan nilai-nilai Bela Negara yang berjalan beriringan dengan budaya lokal warisan asli bangsa.

Sinergi Budaya dan Fondasi Bangsa

Pemberian gelar kraton ini membawa pesan simbolis yang kuat bagi ketahanan nasional. Penghargaan ini menjadi manifestasi nyata bahwa nilai-nilai bela negara dan kekayaan budaya lokal bukanlah dua hal yang terpisah, melainkan satu kesatuan kekuatan bangsa. Sinergi ini diharapkan mampu menjadi fondasi kokoh untuk terus bergerak maju membangun bangsa dan negara di masa depan.(JP).

  • Penulis: Tude

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tokoh Masyarakat Batam Serukan Publik Tidak Terprovokasi Isu SARA

    Tokoh Masyarakat Batam Serukan Publik Tidak Terprovokasi Isu SARA

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 2.213
    • 0Komentar

    Batam, jarrakpos.com | Sejumlah elemen dan tokoh masyarakat Kota Batam menyerukan kepada semua pihak untuk tidak mudah terprovokasi gerakan dan aksi yang cenderung merusak, terutama isu Sara. Belakangan sempat beredar kabar isi sara yang dikembangkan oleh sekelompok orang yang tidak bertanggungjawab, terkait efek situasi nasional yang sempat memanas. “Kita berharap semua pihak bersikap mawas diri, […]

  • RDP dengan Kemenhut, Usman Husin Dorong Hutan Sosial Jadi Jalan Kesejahteraan Masyarakat NTT

    RDP dengan Kemenhut, Usman Husin Dorong Hutan Sosial Jadi Jalan Kesejahteraan Masyarakat NTT

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Mario
    • visibility 157
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com – Komitmen memperjuangkan kesejahteraan masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali ditunjukkan Anggota DPR RI Komisi IV Fraksi PKB dapil NTT II, Usman Husin, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IV DPR RI bersama jajaran Eselon I Kementerian Kehutanan, Rabu (3/6/2026). Dalam forum tersebut, Usman Husin secara tegas meminta Kementerian Kehutanan untuk memberikan akses […]

  • DPUTR Kabupaten Cirebon Dapat Sorotan Dari LSM PENJARA Terkait Temuan Persoalan Di Lapangan

    DPUTR Kabupaten Cirebon Dapat Sorotan Dari LSM PENJARA Terkait Temuan Persoalan Di Lapangan

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 226
    • 0Komentar

    CIREBON,JARRAKPOS.COM – Menyoroti berbagai perkembangan pembangunan yang sangat kompleks di Kabupaten Cirebon dan dinilai masih banyak meninggalkan persoalan di lapangan, Lembaga Swadaya Masyarakat Pemantau Kinerja Aparatur Negara (LSM-PENJARA) Kabupaten Cirebon, melakukan audensi ke Dinas pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Cirebon yang beralamat di Jalan Pengeran Cakrabuana, Talun Kabupaten Cirebon. Rabu 21/01/26.   Audensi […]

  • Pangdam IV/Diponegoro Pimpin Pengamanan Kunjungan Presiden di Magelang

    Pangdam IV/Diponegoro Pimpin Pengamanan Kunjungan Presiden di Magelang

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 143
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han. memimpin tugas pengamanan VVIP Presiden RI dalam rangka kunjungan Presiden Republik Indonesia di wilayah Kabupaten Magelang, Kamis (9/4/2026). Seluruh pasukan pengamanan Kodam IV/Diponegoro digelar sesuai sektor tugas dan tanggungjawabnya guna menjamin dan memastikan seluruh rangkaian kunker Presiden RI berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Dalam tugas […]

  • Asep Nekat Menerobos Iring-Iringan Presiden Agar bisa Menyerahkan Berkas aduan kepada Prabowo saat di Magelang

    Asep Nekat Menerobos Iring-Iringan Presiden Agar bisa Menyerahkan Berkas aduan kepada Prabowo saat di Magelang

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 208
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Kehadiran Presiden Prabowo Subianto ke Magelang menjadi kesempatan bagi Asep Harso Tarmungkas, Warga Desa Tempuran, Kecamatan Tempuran, untuk mencari keadilan. Asep nekat menerobos iring-iringan Presiden agar bisa menyerahkan berkas aduan kepada Prabowo Subianto yang kala itu berada di atas mobil iring-iringan. Kamis,(9/4/2026) Kenekatan itu Asep lakukan karena ia merasa tidak mendapat keadilan dari […]

  • Warga Lae Saga Ultimatum PPAT Surya Darma, Beri Tenggat Waktu 7 Hari

    Warga Lae Saga Ultimatum PPAT Surya Darma, Beri Tenggat Waktu 7 Hari

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle Rahmad Ariadi
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Subulussalam, jarrakpos.com – Warga Desa Lae Saga, Kecamatan Longkib, kembali menyuarakan tuntutannya terkait polemik puluhan Akta Jual Beli (AJB) yang selama ini dipersoalkan. Sujoko, salah seorang warga yang mengaku menjadi korban dugaan pemalsuan tanda tangan, memberikan ultimatum kepada PPAT Surya Darma untuk segera memberikan penjelasan dan mengambil langkah pembatalan terhadap AJB yang telah diterbitkan atas […]

expand_less