Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tak Berkategori » Paripurna DPRD Cirebon: Fraksi Beri “Lampu Hijau” RAPBD 2027, Tapi Catatan Tajam Soal Kemandirian Fiskal dan Transparansi

Paripurna DPRD Cirebon: Fraksi Beri “Lampu Hijau” RAPBD 2027, Tapi Catatan Tajam Soal Kemandirian Fiskal dan Transparansi

  • account_circle Hadi Supangat
  • calendar_month 32 menit yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

CIREBON, JARRAKPOS.COM – Sidang Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cirebon menjadi ajang adu gagasan sekaligus kritik konstruktif terhadap arah kebijakan keuangan daerah. Di bawah pimpinan Ketua DPRD Dr. Sophi Zulfia, S.H., M.H., sidang yang dihadiri Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag, Forkopimda, serta seluruh SKPD ini menyepakati Nota Kesepakatan Perubahan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2026, sekaligus memberikan pandangan umum terhadap Raperda APBD Tahun Anggaran 2027.

Meskipun secara keseluruhan tujuh fraksi di DPRD Kabupaten Cirebon menerima kerangka RAPBD 2027, nada kritik yang muncul jauh lebih dominan daripada sekadar apresiasi. Isu kemandirian fiskal, transparansi anggaran, dan efektivitas belanja modal menjadi sorotan utama para wakil rakyat.

Kritik Tajam: Efisiensi di Podium, Boros di Lapangan?

Fraksi Partai Golkar melalui jurubicaranya, H. Ujang, melontarkan kritik paling pedas terkait kesenjangan antara retorika efisiensi dengan realitas lapangan. Ia mempertanyakan mengapa potensi ekonomi besar di Cirebon belum bertransformasi maksimal menjadi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Jangan hanya efisien di podium, tapi boros di dalam pemerintahan. Kami meminta penjelasan konkret: jalan dan irigasi mana yang sudah dibangun? Apa manfaat nyata bagi rakyat? Bantuan sosial dan bedah rumah tidak mampu (rutilahu) harus akurat dan diprioritaskan,” tegas H. Ujang. Ia juga menyoroti pentingnya transparansi dalam hibah dan bantuan desa, menekankan bahwa besarnya anggaran harus sebanding dengan manfaat yang diterima masyarakat.

Senada dengan itu, Fraksi PDIP melalui Soleha mendesak agar digitalisasi layanan publik tidak justru berujung pada kenaikan tarif yang membebani masyarakat. Soleha mendorong efisiensi belanja pegawai dan barang/jasa untuk memperbesar porsi belanja modal, khususnya untuk perbaikan infrastruktur vital seperti jalan dan irigasi, serta mitigasi bencana melalui sistem online BPBD.

Tuntutan Reformasi Tata Kelola PAD

Isu kemandirian fiskal juga menjadi perhatian serius Fraksi PKB. Syam’un Nasiruddin menilai bahwa kemandirian fiskal Cirebon belum dicapai secara maksimal karena masih didominasi oleh pajak daerah dan retribusi, bukan dari sektor produktif.

“Perlu reformasi tata kelola potensi pendapatan PAD. Hilirisasi industri dan pemberdayaan UMKM harus jadi fokus agar angka kemiskinan turun. Selain itu, penyelesaian masalah banjir, stunting, dan peningkatan kesejahteraan guru honorer serta tenaga keagamaan tidak boleh lagi diabaikan,” ujar Syam’un Nasiruddin.

Sementara itu, Fraksi PKS melalui Nurholis, S.Pd.I menekankan bahwa optimalisasi digitalisasi harus berbanding lurus dengan kepuasan masyarakat. Belanja negara harus tepat sasaran, terutama dalam penyaluran bansos dan rutilahu, agar target pencapaian APBD benar-benar dirasakan dampaknya.

Fraksi Gerindra (Sofwan), Nasdem, dan Partai Demokrat secara umum mendorong penguatan ekonomi, penurunan kemiskinan, keseimbangan pembangunan, serta optimalisasi pendapatan daerah untuk mendukung pelaksanaan pembangunan yang lebih masif.

Kesepakatan Anggaran 2026 dan Inisiatif Baru

Sebelum masuk ke pembahasan mendalam RAPBD 2027, sidang terlebih dahulu mengukuhkan kesepakatan atas Perubahan Anggaran 2026. Sofwan, selaku perwakilan Badan Anggaran (Banggar) DPRD, melaporkan bahwa semua poin rancangan perubahan telah disepakati antara DPRD dan Pemerintah Daerah. Puncaknya adalah penandatanganan Nota Kesepakatan oleh kedua pihak, yang kemudian disambut dengan pidato hantaran Bupati Imron yang menyatakan kesiapan eksekutif untuk melaksanakan mandat tersebut.

Usai urusan anggaran selesai, DPRD Kabupaten Cirebon menunjukkan inisiatif legislatifnya dengan membacakan dua Raperda Inisiatif DPRD, yaitu:
1. Raperda tentang Pemberian Insentif dan Kemudahan Investasi, yang diharapkan dapat menarik investor dan membuka lapangan kerja.
2. Raperda tentang Pelestarian dan Pengelolaan Cagar Budaya, sebagai upaya melindungi identitas sejarah Cirebon di tengah gempuran modernisasi.

Dengan diterimanya kerangka RAPBD 2027 disertai catatan-catatan kritis tersebut, bola kini berada di tangan Pemerintah Daerah. Tantangan terbesar bukan lagi pada persetujuan anggaran, melainkan pada eksekusi yang transparan, akuntabel, dan benar-benar berpihak pada kesejahteraan rakyat Cirebon.

  • Penulis: Hadi Supangat

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Niat Cegah Tawuran, 7 Warga Terlibat Penganiayaan

    Niat Cegah Tawuran, 7 Warga Terlibat Penganiayaan

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 255
    • 0Komentar

    SLEMAN,JARRAKPOS.COM – Niat awal untuk mencegah tawuran justru berakhir menjadi tragedi kemanusiaan. Majelis Hakim Pengadilan Negeri Sleman menjatuhkan vonis berat kepada tujuh warga yang terlibat dalam penganiayaan terhadap dua remaja di bawah umur di kawasan Angkringan Code, Gemawang, Mlati. Selasa,(10/2/2026) Hakim menilai para terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan kekerasan secara bersama-sama yang mengakibatkan […]

  • Kota Wakaf Resmi Diluncurkan, Pemkab Cirebon Dorong Transformasi Ekonomi Tingkatkan Produktivitas ekonomi umat

    Kota Wakaf Resmi Diluncurkan, Pemkab Cirebon Dorong Transformasi Ekonomi Tingkatkan Produktivitas ekonomi umat

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 354
    • 0Komentar

    CIREBON, AJARRAKPOS.COM I Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Republik Indonesia bersama Pemerintah Kabupaten Cirebon resmi meluncurkan Kota Wakaf dan Program Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Zakat dan Wakaf. Peluncuran di laksanakan di Ruang Nyimas Gandasari, Sekretariat Daerah Kabupaten Cirebon pada Kamis 6/11/2025. Program ini bertujuan memperkuat ekosistem zakat dan wakaf sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi umat […]

  • Kebakaran Sebuah Rumah Milik Warga Akibatkan Danru Damkarmat Tersengat Listrik Saat Lakukan Pemadaman.

    Kebakaran Sebuah Rumah Milik Warga Akibatkan Danru Damkarmat Tersengat Listrik Saat Lakukan Pemadaman.

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 219
    • 0Komentar

      CIREBON, JARRAKPOS.COM – Telah terjadi kebakaran sebuah rumah milik warga bernama Suwarto 52 yang beralamat di Desa Bandengan Blok Karang Pande RT01 RW 01 Kecamatan Mundu kabupaten Cirebon, Senin, 23 Februari 2026 Menurut keterangan Suwarto pemelik rumah saat kejadian rumah dalam keadaan kosong ditinggal berjualan di depan yang berjarak Sekitar 5 Meter. ” Sebelum […]

  • 48 KDMP Telah Berdiri di Subulussalam, Pengurus Koperasi Soroti Sikap Walikota Yang Dinilai Tidak Peduli

    48 KDMP Telah Berdiri di Subulussalam, Pengurus Koperasi Soroti Sikap Walikota Yang Dinilai Tidak Peduli

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Rahmad Ariadi
    • visibility 280
    • 0Komentar

    Subulussalam, Jarrakpos.com – Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kota Subulussalam terus berjalan dengan capaian 60 %. Dari total 82 Desa yang ada, sebanyak 48 desa sedang dalam proses pembangunan. Bahkan, lima desa /KDMP di antaranya telah dinyatakan rampung 100 persen dan siap untuk operasional. Lima desa yang pembangunan KDMP-nya telah selesai sepenuhnya tersebut […]

  • Argentina Sangat Dijagokan Juara Piala Dunia 2026

    Argentina Sangat Dijagokan Juara Piala Dunia 2026

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Syawal
    • visibility 279
    • 0Komentar

    Medan – Timnas Argentina sangat dijagokan sebagai salah satu favorit kuat juara Piala Dunia 2026. Status mereka sebagai juara bertahan dan kehadiran sang kapten Lionel Messi membuat skuad Tim Tango ini terus diperhitungkan, meskipun persaingan ketat juga datang dari tim unggulan lainnya seperti Prancis, Inggris, dan Spanyol. . “Tim Argentina sudah terbentuk sejak lama. Faktor […]

  • UNIKU Kembali Luluskan Ratusan Mahasiswa PPG Daljab Gelombang ke III

    UNIKU Kembali Luluskan Ratusan Mahasiswa PPG Daljab Gelombang ke III

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 216
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Sebanyak 805 mahasiswa Program Studi (Prodi) Program Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan (Daljab) Gelombang III Tahun 2025 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Kuningan (Uniku) kembali diluluskan dalam acara “Yudisium Pengukuhan Sumpah Profesi Guru” yang diselenggarakan di Ballroom Asmarandana Grand Cordela Hotel Kuningan Jawa Barat, Jumat (30/1/2026) Siang. Hadir dalam acara […]

expand_less