Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Aceh » 48 KDMP Telah Berdiri di Subulussalam, Pengurus Koperasi Soroti Sikap Walikota Yang Dinilai Tidak Peduli

48 KDMP Telah Berdiri di Subulussalam, Pengurus Koperasi Soroti Sikap Walikota Yang Dinilai Tidak Peduli

  • account_circle Rahmad Ariadi
  • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Subulussalam, Jarrakpos.com – Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kota Subulussalam terus berjalan dengan capaian 60 %. Dari total 82 Desa yang ada, sebanyak 48 desa sedang dalam proses pembangunan. Bahkan, lima desa /KDMP di antaranya telah dinyatakan rampung 100 persen dan siap untuk operasional.

Lima desa yang pembangunan KDMP-nya telah selesai sepenuhnya tersebut yakni Desa Suka Makmur, Desa Makmur Jaya, Desa Mukti Makmur, Desa Teladan Baru dan Desa Lae Motong. Keberhasilan pembangunan itu dinilai menjadi bukti bahwa masyarakat desa bersama pengurus koperasi memiliki keseriusan dalam mendukung program nasional berbasis ekonomi kerakyatan tersebut.

Namun di tengah progress pembangunan yang terus berjalan, salah satu Ketua Koperasi Desa Merah Putih Kota Subulussalam, Salmudin Kombih, ST., justru menyoroti minimnya perhatian Pemerintah Kota Subulussalam terhadap keberadaan KDMP. Ia menilai Wali Kota Subulussalam terkesan abai terhadap program yang sejatinya merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN).

Menurut Salmudin, hingga saat ini pihaknya belum pernah melihat secara langsung kunjungan wali kota ke lokasi pembangunan KDMP, meskipun pembangunan koperasi tersebut sudah berlangsung di puluhan desa.

“Wali kota mengunjungi Sekolah Rakyat dan Huntara, tetapi tidak pernah mengunjungi KDMP, apa bedanya, padahal ini sama-sama Proyek Strategis Nasional,” ujar Salmudin kepada Jarrakpos. Sabtu, (16/5).

Ia menegaskan, KDMP bukan program biasa, melainkan program yang memiliki struktur kelembagaan dan pengawasan resmi mulai dari tingkat daerah hingga pusat. Bahkan, kata dia, wali kota secara otomatis memiliki tanggung jawab penting dalam proses percepatan pembangunan KDMP di daerah.

“Perlu diketahui bersama bahwa Wali Kota itu adalah Ketua Satgas percepatan pembangunan gedung KDMP di Kota Subulussalam, sedangkan Sekretaris Satgas dijabat oleh Kepala Dinas Koperasi. Struktur ini berlaku secara hirarki sampai ke tingkat pusat, hal tersebut tertuang dalam Instruksi Presiden (Impres) No.17 Tahun 2025, SKB 4 Menteri dan 2 Pimpinan Lembaga tentang Percepatan Pembangunan Fisik Gerai, Pergudangan dan Kelengkapan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP)” jelasnya.

Karena itu, Salmudin menilai sudah seharusnya pemerintah daerah memberikan perhatian serius terhadap perkembangan KDMP, baik dalam bentuk pengawasan, evaluasi, maupun dukungan moril kepada masyarakat desa yang sedang berupaya membangun koperasi secara mandiri.

Ia juga membantah jika ada anggapan bahwa pihak pelaksana (PT. Agrinas Pangan Nusantara) maupun pengawas KDMP (Kodim) yang telah berkontrak secara nasional tidak pernah melibatkan pemerintah kota dalam proses pembangunan dan evaluasi program. Menurutnya, para stakeholder terkait telah beberapa kali berupaya menjalin komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah daerah/kota.

“Jangan bilang tidak dilibatkan. Seyogyanya merekalah (pemko) yang seharunya merangkul kami para pengurus ini, undang kami para pengurus dan kepala desa, berikan sosialisasi dan pemahaman, agar kami para pengurus dan para kepala desa memiliki satu pemahaman yang sama tentang arah kebijakan, tentang sistem penganggaran dan tentunya tentang proses operasional nantinya setelah proses pembangunan selesai. Kami beberapa kali meminta kepada dinas terkait untuk kita duduk bersama dan melakukan sinergy terkait pembangunan KDMP. Namun sampai hari ini permintaan kami belum juga mendapat tanggapan,” katanya lagi.

Kondisi tersebut, menurut Salmudin, menimbulkan kekecewaan dan polemik di kalangan pengurus, para kepala desa dan masyarakat yang selama ini sebenarnya menunggu peran aktif pemerintah daerah. Sebab, mereka berharap pemerintah daerah hadir memberikan dukungan, terlebih program tersebut membawa nama pemerintah pusat dan menjadi bagian dari upaya penguatan ekonomi masyarakat desa.

Ia mengatakan, keberadaan KDMP bukan hanya sekadar pembangunan fisik gedung koperasi, tetapi juga diharapkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di desa. Melalui koperasi, masyarakat dapat mengembangkan usaha bersama, memperkuat sektor UMKM, membuka akses pembiayaan, hingga meningkatkan kesejahteraan warga desa secara berkelanjutan.

“KDMP ini dibangun untuk kepentingan masyarakat desa. Harapannya nanti menjadi pusat ekonomi masyarakat. Jadi sangat disayangkan kalau pemerintah daerah terkesan tidak memberi perhatian,” ujarnya.

Selain itu, ia juga berharap pemerintah kota dapat turun langsung melihat progress pembangunan di lapangan agar mengetahui berbagai kendala yang dihadapi desa-desa terlebih lagi bagi para desa-desa yang tidak memiliki lahan untuk dijadikan sebagai tempat pembangunan fisik gerai koperasi. Dengan adanya komunikasi dan evaluasi bersama, ia yakin program KDMP dapat berjalan lebih maksimal.

Salmudin menambahkan, pihak pengurus KDMP tetap terbuka untuk berdialog dengan pemerintah daerah demi kemajuan program tersebut. Ia menegaskan bahwa kritik yang disampaikan bukan untuk menyerang pihak tertentu, melainkan bentuk harapan agar seluruh unsur pemerintah dapat bersama-sama mendukung percepatan pembangunan koperasi desa di Kota Subulussalam.

“Kami hanya ingin ada perhatian dan sinergy. Karena ini program besar yang menyangkut kepentingan masyarakat desa dan masa depan ekonomi daerah, terakhir saya juga ingin menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pihak pelaksana PT. Agrinas Pangan Nusantara dan pengawas Kodim 0118 Subulussalam yang telah bersusah payah mewujudkan pembangunan gedung fisik KDMP yang telah berjalan di kota Subulussalam” tutupnya.

  • Penulis: Rahmad Ariadi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pasca Gelar Juara Ligue 1 Keempat, PSG Menjamu Tim Tamu Liga Primer di Parc des Princes

    Pasca Gelar Juara Ligue 1 Keempat, PSG Menjamu Tim Tamu Liga Primer di Parc des Princes

    • calendar_month Sabtu, 12 Apr 2025
    • account_circle Mario
    • visibility 770
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com – Vitinha mengisyaratkan niatnya lima menit setelah pertandingan dimulai dengan tendangan jarak jauh yang berhasil diamankan oleh kiper Villa Emi Martinez. Pemain Argentina itu – yang dicemooh dan dicemooh oleh penduduk setempat karena komentarnya yang anti-Perancis setelah Piala Dunia 2022 – juga mampu menahan tendangan jarak jauh dari kapten Achraf Hakimi. Tertekan oleh intensitas […]

  • Awal Februari 2026, Kemenhan RI dan PWI Pusat Gelar Retret di Akmil Magelang

    Awal Februari 2026, Kemenhan RI dan PWI Pusat Gelar Retret di Akmil Magelang

    • calendar_month Jumat, 26 Des 2025
    • account_circle Ghana
    • visibility 254
    • 0Komentar

    JAKARTA, Jarrakpos.com – Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemenhan RI) bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat akan menggelar retret di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, pada akhir Januari atau awal Februari 2026. Menurut rencana, Retret khusus untuk wartawan tersebut diperuntukkan bagi anggota PWI se-Indonesia sebanyak 200 orang dan akan diberangkatkan bersama-sama dengan pesawat Airbus A400M dari […]

  • Usman Husin Minta Badan Pangan Nasional Perluas Pasar Murah hingga Pelosok NTT

    Usman Husin Minta Badan Pangan Nasional Perluas Pasar Murah hingga Pelosok NTT

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Mario
    • visibility 93
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKB, Usman Husin, meminta Badan Pangan Nasional (Bapanas) memperluas pelaksanaan program Gerakan Pangan Murah (GPM) hingga menjangkau seluruh kabupaten di Nusa Tenggara Timur (NTT). Menurutnya, upaya menjaga stabilitas harga pangan harus dirasakan secara merata oleh masyarakat, termasuk mereka yang berada di wilayah pelosok. Permintaan tersebut disampaikan Usman […]

  • Sinergi BP Batam dan Kejari Batam, Rp 18,82 Miliar PNBP Sewa Perairan Terus Berhasil Diselesaikan

    Sinergi BP Batam dan Kejari Batam, Rp 18,82 Miliar PNBP Sewa Perairan Terus Berhasil Diselesaikan

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
    • account_circle Habil
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Batam,Jarrakpos.com | Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama Kejaksaan Negeri Batam berhasil menyelesaikan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sewa perairan Terminal Khusus (Terus) periode 2021 – 2025 senilai Rp 18,820.259.094. Capaian tersebut ditandai melalui Serah Terima dan Pemberian Penghargaan atas Pendampingan Hukum (Legal Assistance) Penyelesaian PNBP Sewa Perairan pada Terminal Khusus BP Batam Periode 2021 – […]

  • Miliaran Rupiah Raib, Kades Tanjung Sari Diduga Gelapkan Hasil Perkebunan

    Miliaran Rupiah Raib, Kades Tanjung Sari Diduga Gelapkan Hasil Perkebunan

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.576
    • 0Komentar

    BENGKULU UTARA, jarrakpos.com – Dugaan korupsi di Desa Tanjung Sari, Kecamatan Ulok Kupai, Kabupaten Bengkulu Utara, semakin mencuat. Warga menuding Kepala Desa Elson Agus Fitriadi telah menggelapkan miliaran rupiah dari hasil perkebunan sawit desa yang sudah berjalan belasan tahun. Sejumlah warga yang geram akhirnya buka suara dan mendatangi awak media di Kota Bengkulu pada Rabu […]

  • Uskup Agung Kupang Akan Disambut Adat Lamaholot di Puncak HUT Paroki Tarus & Hari Pangan Sedunia 2025

    Uskup Agung Kupang Akan Disambut Adat Lamaholot di Puncak HUT Paroki Tarus & Hari Pangan Sedunia 2025

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Mario
    • visibility 371
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com — Suasana penuh sukacita dan kearifan lokal akan mewarnai Acara Puncak HUT Paroki St. Simon Petrus Tarus yang dirangkai dengan Perayaan Hari Pangan Sedunia Tahun 2025, Rabu (29/10/2025). Momentum ini tak sekadar perayaan iman, tetapi juga wujud nyata syukur atas berkat alam dan hasil kerja keras umat dalam menjaga pangan dan lingkungan. Puncak […]

expand_less