Saldo Hutang Pemko Subulussalam Turun Rp.43,6 Miliar Per 31 Desember 2025
- account_circle Rahmad Ariadi
- calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Subulussalam, Jarrakpos.com – Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Subulussalam melaporkan adanya penurunan saldo hutang Pemerintah Kota Subulussalam per 31 Desember 2025.
Berdasarkan data yang dirilis BPKAD, saldo hutang Pemko Subulussalam per 31 Desember 2024 tercatat sebesar Rp258.999.595.993. Sementara itu, per 31 Desember 2025, saldo hutang turun menjadi Rp215.386.819.146.
Dengan demikian, terjadi penurunan saldo hutang dari Tahun Anggaran 2024 ke Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp43.612.776.847.
BPKAD menjelaskan, sumber data saldo hutang per 31 Desember 2024 mengacu pada Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI terhadap LKPD Kota Subulussalam Tahun Anggaran 2024. Sedangkan saldo hutang per 31 Desember 2025 merupakan hasil review hutang TA 2025 oleh Inspektorat yang telah disepakati oleh TAPK, Wali Kota, dan Wakil Wali Kota.
Kepala BPKAD Kota Subulussalam, M. Ali Tumangger, menyampaikan bahwa penurunan tersebut merupakan bagian dari upaya penataan fiskal dan komitmen pemerintah daerah dalam menyelesaikan kewajiban keuangan secara bertahap.
“Penurunan saldo hutang ini menunjukkan adanya langkah konkret pemerintah dalam melakukan pengendalian dan penataan kewajiban daerah. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan disiplin anggaran dan transparansi pengelolaan keuangan,” ujar M. Ali Tumangger.
Ia juga menambahkan bahwa hasil review hutang Tahun Anggaran 2025 oleh Inspektorat selanjutnya akan divalidasi dan ditelaah oleh BPK RI Perwakilan Aceh.
“Data ini masih akan melalui proses validasi dan pemeriksaan lebih lanjut oleh BPK RI Perwakilan Aceh. Kami menghormati seluruh mekanisme audit dan siap memberikan dokumen pendukung yang dibutuhkan,” tambahnya.
BPKAD berharap informasi ini dapat memberikan gambaran yang jelas kepada publik terkait posisi dan perkembangan kewajiban keuangan Pemerintah Kota Subulussalam hingga akhir Tahun Anggaran 2025.
- Penulis: Rahmad Ariadi




Saat ini belum ada komentar