Usman Husin Serap 2 Ton Beras dari Petani TTS, Dibagikan Gratis untuk Warga Kurang Mampu
- account_circle Mario
- calendar_month Senin, 23 Mar 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

NTT, Jarrakpos.com- Di tengah tantangan ekonomi yang dirasakan masyarakat, langkah nyata Anggota DPR RI Komisi IV Fraksi PKB Dapil NTT II, Usman Husin, menghadirkan harapan dari ladang-ladang di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS).
Melalui program kemanusiaan yang menyentuh, Usman Husin menyerap langsung hasil panen petani lokal tanpa perantara.
Hingga saat ini, lebih dari 2 ton beras telah dibeli langsung dari petani, sebuah langkah konkret yang tidak hanya membantu pemasaran hasil pertanian, tetapi juga meringankan beban kerja dan kekhawatiran para petani.
Namun, kisah ini tidak berhenti pada pembelian hasil panen. Beras yang telah diserap tersebut kemudian dikemas dalam ukuran 3 kilogram dan dibagikan secara gratis kepada masyarakat kurang mampu.
Dengan tegas, program ini mengusung prinsip: beras tidak diperjualbelikan. Semua diberikan sebagai bentuk kepedulian, bukan untuk keuntungan.
“Ini adalah bentuk kepedulian kita bersama. Kita ingin petani tersenyum karena hasilnya dihargai, dan masyarakat yang membutuhkan juga bisa terbantu. Kebaikan harus terus mengalir,” ujar Usman Husin dengan penuh keteduhan, (23/3/2026).
Program bertajuk “Beras untuk Semua” ini menjadi jembatan antara petani dan masyarakat.
Dari tangan-tangan petani di TTS, beras itu sampai ke rumah-rumah warga yang membutuhkan, membawa harapan di setiap butirnya.
Di setiap kemasan beras, terukir pesan yang begitu mendalam: “Setiap butir beras adalah doa, tumbuh dari kasih bumi dan kerja tangan yang tulus.”
Kalimat ini seakan menjadi pengingat bahwa bantuan yang diberikan bukan sekadar materi, melainkan hasil dari kerja keras, doa, dan kepedulian.
“Beras ini bukan untuk dijual, tapi untuk dibagikan. Karena kita percaya, rezeki yang terbaik adalah yang bisa dirasakan bersama,” tambah Usman Husin.
Langkah sederhana namun penuh makna ini menjadi bukti bahwa kepedulian nyata masih hidup di tengah masyarakat. Dari TTS, kebaikan itu terus mengalir, menguatkan petani, dan menghangatkan hati mereka yang membutuhkan.***
- Penulis: Mario




Saat ini belum ada komentar