Sepanjang Juli 2026, Agenda Pariwisata Berskala Besar akan Padati Kota Magelang
- account_circle Feri Taufiandi
- calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

KOTA MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Berbagai agenda pariwisata berskala besar akan memadati Kota Magelang, sepanjang Juli 2026.
Rangkaian acara lintas sektor ini diprediksi akan mendatangkan lonjakan kunjungan wisatawan sekaligus memicu kepadatan arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama kota.
Agenda terdekat yang memantik perhatian adalah ajang kumpul komunitas otomotif JAGOAN 2nd (Jateng Jogja Ontahood Adventuran) Sabtu hingga Minggu (4-5/7/2026)
Mengusung tema “Brotherhood, Adventure, Culinary”, kegiatan ini telah mencatat sekitar 160 pendaftar.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Magelang Imam mengungkapkan, deretan kegiatan ini menjadi daya tarik yang berdampak positif pada perekonomian daerah, khususnya sektor penginapan.
“Saya hanya diundang untuk sambutan. Mereka touring dari GOR Samapta dan gala dinner di Museum BPK RI, dan nantinya menginap di Kota Magelang,” kata Imam.
Imam menjelaskan, keterlibatan Disporapar dalam sebagian besar acara tersebut sebatas sebagai wadah promosi, bukan penyelenggara utama.
Sementara itu, Kepala Bidang Pariwisata Disporapar Kota Magelang Laila Wulandari menambahkan, masing-masing kegiatan telah dikelola oleh instansi atau komunitas pemegang petunjuk teknis secara mandiri.
“Kami hanya menjadi wadah atau payung untuk promosi saja, bukan murni agenda dari Disporapar. Semua penyelenggara sudah ada masing-masing,” jelas Laila.
Laila merinci, Johannes Van Der Steur Festival yang berlangsung pada 1–26 Juli dikelola oleh komunitas.
Kemudian, agenda Magelang Festive Week (27 Juni–7 Juli) dan Magelang Fair (8–12 Juli) diselenggarakan oleh Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan Usaha Mikro (DPPKUM).
Adapun agenda Festival Gunung Tidar dan Haul Syech Subakir diampu oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemerintah Kota Magelang dan masih menunggu penetapan jadwal resmi.
Lebih lanjut, Laila mengungkapkan bahwa acara yang murni diinisiasi oleh Disporapar baru akan digelar pada bulan September mendatang, yakni Magelang Flower Festival (13–19 September) yang ditutup dengan Magelang Ethno Carnival (20 September).
Informasi detail mengenai seluruh rangkaian kegiatan tersebut dapat diakses masyarakat melalui akun media sosial resmi instansi
Editor: Feri
Sumber:Pemkotmgl
- Penulis: Feri Taufiandi




Saat ini belum ada komentar