Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » KPK Ingatkan Integritas, Wakil Bupati Malaka Tegaskan Pentingnya Pengawasan Sejak Dini

KPK Ingatkan Integritas, Wakil Bupati Malaka Tegaskan Pentingnya Pengawasan Sejak Dini

  • account_circle Mario
  • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

NTT, Jarrakpos.com- Pemerintah Kabupaten Malaka menunjukkan keseriusannya dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan.

Hal itu ditegaskan oleh Wakil Bupati Malaka, Henri Melki Simu, A.Md, yang turut menghadiri Rapat Koordinasi Pengawasan Daerah (Rakorwasda) Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur serta Pemutakhiran Data Tindak Lanjut Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Tahun 2025 di Hotel Sasando, Kupang, Selasa (28/10/2025).

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, mengangkat tema “Penguatan Sinergi Pembinaan dan Pengawasan dalam Rangka Mendukung Keberhasilan Program Strategis Dasacita pada Penyelenggaraan Pemerintahan Provinsi NTT.”

Hadir pula Wakil Ketua KPK RI, Johanis Tanak, Plt. Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah II KPK, Imam Turmudi, serta para Wakil Bupati dan Inspektur kabupaten/kota se-NTT.

Dalam arahannya, Wakil Ketua KPK RI, Johanis Tanak, mengingatkan seluruh kepala daerah agar berhati-hati dalam menjalankan kewenangan, terutama dalam proses penganggaran. Ia menegaskan bahwa KPK tidak akan mentolerir penyimpangan dalam bentuk apa pun.

Jika kami menemukan perbuatan tercela melakukan tindakan korupsi, kami tidak segan menangkap siapa pun, dari partai atau jabatan mana pun. KPK bekerja berdasarkan bukti hukum dan tanpa intervensi,” tegas Tanak.

Ia juga menyoroti praktik dalam pembahasan APBD yang sering kali diwarnai kepentingan politik. Menurutnya, sikap semacam ini justru menghambat pembangunan dan menurunkan kepercayaan publik terhadap pemerintah.

Menanggapi pesan tersebut, Wakil Bupati Malaka, Henri Melki Simu, menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Malaka berkomitmen menjadikan pengawasan sebagai bagian integral dari tata kelola pemerintahan.

“Pesan dari KPK menjadi pengingat kuat bagi kami di daerah. Pengawasan bukan hanya tugas inspektorat, tapi tanggung jawab bersama seluruh aparatur. Ini penting agar setiap rupiah yang dikelola benar-benar untuk rakyat,” ujarnya.

Henri Melki menilai, peran Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) harus diperkuat agar mampu mendeteksi potensi penyimpangan sejak dini.

Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, inspektorat, dan lembaga pengawas eksternal seperti BPK, BPKP, dan KPK, dalam mewujudkan sistem pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

“Lebih baik kita mencegah daripada menyesal. APIP harus berani memberi peringatan ketika ada tanda-tanda penyimpangan. Pemerintahan yang sehat lahir dari sistem yang terbuka dan saling mengingatkan,” tegasnya.

Henri Melki juga menyampaikan bahwa Kabupaten Malaka terus berupaya menumbuhkan budaya antikorupsi di lingkungan birokrasi melalui pembinaan dan pelatihan integritas bagi ASN.

Ia berharap kegiatan Rakorwasda menjadi momentum untuk memperkuat semangat tersebut.

“Budaya antikorupsi harus dimulai dari dalam diri setiap ASN. Integritas bukan hanya slogan, tapi nilai yang harus dihidupi dalam bekerja dan melayani masyarakat,” ujar Henri Melki.

Menurutnya, Malaka tengah mendorong pengawasan berbasis data dan risiko (risk-based supervision) agar proses pembangunan dapat lebih efisien dan tepat sasaran.

“Setiap program harus memiliki ukuran kinerja yang jelas, dan setiap laporan harus bisa dipertanggungjawabkan. Dengan begitu, pengawasan tidak hanya menjadi rutinitas, tetapi menjadi bagian dari budaya kerja,” tambahnya.

Pada akhir kegiatan, Gubernur Melki Laka Lena mengukuhkan para APIP dan menyematkan Pin Satgas Pengawas Internal “Ayo Bangun NTT” sebagai simbol komitmen bersama membangun sistem pengawasan yang kuat.

Kegiatan ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama antara Inspektur Provinsi NTT, para Wakil Bupati, serta Inspektur kabupaten/kota, termasuk dari Kabupaten Malaka.

Henri Melki menilai penandatanganan komitmen ini sebagai langkah nyata membangun sinergi pengawasan lintas daerah di NTT.

“Kami di Malaka siap mendukung penuh upaya pengawasan terpadu. Dengan kolaborasi yang kuat, kita bisa memastikan pembangunan berjalan bersih, cepat, dan berpihak pada masyarakat,” pungkasnya.*** Eky Luan

  • Penulis: Mario

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lawan Arab Saudi, Indonesia Harus Optimis

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • account_circle Syawal
    • visibility 754
    • 0Komentar

    MEDAN – Timnas Indonesia akan menghadapi dua laga penting di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Arab Saudi dan Irak. Pasukan Patrick Kluivert lebih dahulu menantang Arab Saudi di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, pada Selasa (8/10/2025) waktu setempat atau Rabu (9/10/2025) dini hari WIB. Tiga hari kemudian, giliran Irak yang akan menjadi lawan Indonesia […]

  • Rumah Zakat Indramayu Hadirkan Posko Hangat dan Segar Nataru di PJR Jatibarang 2024.

    • calendar_month Rabu, 1 Jan 2025
    • account_circle Wahyu Supriatna
    • visibility 708
    • 0Komentar

    INDRAMAYU JarrakPos.Com-Rumah Zakat Cabang Indramayu dalam menyambut Nataru membuka Posko pelayanan, bersama dengan BPBD Indramayu. Selama 5 (lima) hari Posko Rumah Zakat memberikan pelayanan kepada masyarakat yang akan melanjutkan perjalanan keluar kota dan melewati daerah perempatan PJR Jatibarang. Posko Hangat dan segar tersebut sengaja memberikan pelayanan bagi pengendara bermotor yang menuju arah Jateng dan sekitarnya. […]

  • Pekan Ini CFD Ditiadakan, Pemkab Kuningan Gelar Karnaval Budaya Hari Jadi ke-528

    Pekan Ini CFD Ditiadakan, Pemkab Kuningan Gelar Karnaval Budaya Hari Jadi ke-528

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 56
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Kegiatan Car Free Day (CFD) yang biasa digelar di Jalan Siliwangi pada Minggu, 13 September 2026, ditiadakan sementara. Keputusan ini diambil karena kawasan tersebut akan digunakan sebagai lokasi utama helaran Karnaval Budaya dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-528 Kuningan. ​Penyesuaian jadwal tersebut disampaikan langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan, U. Kusmana, S.Sos., […]

  • Liga1 Tanpa Wasit Sumut, “Instruktur nya Itu – Itu Saja”

    Liga1 Tanpa Wasit Sumut, “Instruktur nya Itu – Itu Saja”

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle Syawal
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Medan – Kualitas wasit di Sumatera Utara terus menjadi sorotan. Ini tak lain disebabkan tak satupun wasit asal daerah ini bertugas pada kasta tertinggi Liga 1 musim kompetisi 2026-2027. Menurut Norman Alex, salah satu wasit yang pernah menjadi andalan PSSI, merosot nya kualitas wasit Sumut diakibatkan beberapa faktor. Diantaranya, selalu diadakan kursus wasit fomula C3 […]

  • Usin Sembiring Ultimatum Sekolah, Jegal Siswa Ujian Karena Tunggakkan

    Usin Sembiring Ultimatum Sekolah, Jegal Siswa Ujian Karena Tunggakkan

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 599
    • 0Komentar

    BENGKULU, jarrakpos.com – Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu menyoroti banyaknya keluhan dari orang tua dan siswa terkait pelarangan mengikuti ujian. Sekolah melarang akibat tunggakan pembayaran SPP, uang komite, atau sumbangan sukarela lainnya. Menanggapi hal ini, Ketua Komisi IV Usin Abdisyah Putra Sembiring memberikan statement tegas. Ia meminta seluruh kepala sekolah, guru, serta pengurus komite di […]

  • Bursa PSSI 2027, Sebaiknya Erick Thohir Tak Maju Lagi

    Bursa PSSI 2027, Sebaiknya Erick Thohir Tak Maju Lagi

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle Syawal
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Medan – Menyaksikan perjalanan Tim Garuda dalam beberapa ajang internasional belakangan ini terasa menyesakkan. Harapan yang telanjur membesar kembali berujung kecewa. Tersingkirnya Indonesia dari Piala AFF 2026 mungkin menjadi pukulan yang paling terasa. Bukan karena AFF adalah turnamen terbesar yang pernah kita ikuti, tetapi karena di level Asia Tenggara pun kita kembali gagal memenuhi ekspektasi. […]

expand_less