Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Riau » Sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan, Lindungi Pelaku Usaha Dumai dari Risiko Kerja Hingga Beasiswa

Sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan, Lindungi Pelaku Usaha Dumai dari Risiko Kerja Hingga Beasiswa

  • account_circle Diana Ningsih
  • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Dumai,Jarrakpos.com – Gebyar gerakan sadar jaminan sosial ketenagakerjaan yang di Taja oleh BPJS Kota Dumai dengan tema

‎” Bangkit merajut kemandirian menuju kesejahteraan berkelanjutan”

BPJS Ketenagakerjaan kota Dumai  turut mengisi  sosialisasi di Festival Pagelaran Semarak Kemerdekaan RI ke 81 Berkolaborasi bersama Dinas Koperasi,UMKM dan Perindustrian  Kegiatan dipimpin Sekretaris Dinas Koperasi UKM dan Perindustrian kota Dumai.

‎Pemaparan pada edukasi di sampaikan oleh dua Nara sumber yakni dari pihak BPJS yang akan di sampaikan oleh kepala BPJS Fadli Maulana dan Windayanti selaku sekretaris Dinas Koperasi,UMKM dan perindustrian kota Dumai.

Pelaku Usaha Juga Pekerja yang Butuh Perlindungan dalam sambutannya, Windayanti menyapa para pelaku usaha yang sebagian besar sudah mengenalnya saat menjabat sebagai Kepala Bidang Pemberdayaan dan Pengembangan Koperasi dan Usaha Mikro. Ia menegaskan pelaku usaha mandiri termasuk pekerja sektor informal yang berhak mendapat perlindungan BPJS Ketenagakerjaan.20/08/2026

‎”Pelaku usaha bukan hanya bekerja di tempat usaha, melainkan mulai dari berangkat rumah, mencari bahan baku, produksi, hingga mengantar barang ke pembeli — semua berisiko. Apalagi yang sudah memiliki NIB, sangat dianjurkan segera terdaftar.”

Pemerintah Kota Dumai terus melakukan sosialisasi dan edukasi manfaat program agar pelaku usaha memahami perlindungan itu bukan untuk diri sendiri saja, melainkan juga keberlangsungan keluarga,guna meningkatkan kesadaran perlindungan sosial bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.

Narasumber BPJS Ketenagakerjaan, Fadli Maulana selaku Kepala BPJS Kota Dumai , menjelaskan perbedaan mendasar BPJS keduanya yakni BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan

Perbedaan utama jaminan BPJS Ketenagakerjaan terletak pada jenis kepesertaannya.

‎Pesertanya pekerja formal masuk kategori Penerima Upah (PU).

‎Dengan 5 program lengkap (JKK, JKM, JHT, JP, JKP).

‎Sedangkan pekerja informal masuk kategori Bukan Penerima Upah (BPU) yang umumnya mengikuti 3 program dasar (JKK, JKM, JHT) secara mandiri.

Pekerja Formal (Penerima Upah / PU)Pekerja formal adalah mereka yang bekerja pada pemberi kerja (perusahaan/instansi) dengan menerima gaji.

Program yang didapat

‎- Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK): Perlindungan atas risiko kecelakaan dalam perjalanan ke kantor, saat bekerja, hingga perjalanan pulang.

– Jaminan Kematian (JKM): Santunan bagi ahli waris jika peserta meninggal dunia bukan karena kecelakaan kerja.

‎- Jaminan Hari Tua (JHT): Tabungan jangka panjang yang hasilnya dapat diambil saat peserta berhenti bekerja, pensiun, atau mengalami cacat total.

‎- Jaminan Pensiun (JP): Penghasilan bulanan bagi peserta yang memasuki usia pensiun atau mengalami cacat total tetap.

‎- Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP): Manfaat berupa uang tunai, akses informasi pasar kerja, dan pelatihan kerja bagi yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK).

‎Pembayaran iuran dibayar bersama oleh pemberi kerja (perusahaan) dan sebagian dipotong dari gaji pekerja.

‎Pekerja Informal (Bukan Penerima Upah / BPU)Pekerja informal adalah pekerja mandiri seperti petani, nelayan, pedagang, ojek online, sopir, atau freelancer dan lain sebagainya

‎Program yang didapat:

‎- Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) Melindungi risiko kerja mandiri.

‎- Jaminan Kematian (JKM) Santunan kematian untuk keluarga.

– Jaminan Hari Tua (JHT) Tabungan tambahan opsional.

Pembayaran iuran dibayar secara mandiri mulai dari nominal terjangkau (sekitar Rp16.800 per bulan untuk paket dasar JKK dan JKM), atau terkadang dibiayai melalui program subsidi/bantuan pemerintah daerah maupun gerakan sosial ,Selain sebagai jaminan keselamatan Manfaat nyata dari BPJS adalah Biaya Pengobatan, Santunan, Hingga Beasiswa

‎

‎Program BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan luas:

‎‎-  Biaya pengobatan kecelakaan kerja hingga sembuh, tanpa batas biaya

‎-  Santunan harian saat tidak bisa berdagang karena sakit/cedera — tetap mendapat penghasilan

‎-  Santunan kematian hingga ratusan juta rupiah

–  Beasiswa anak peserta yang telah terdaftar minimal 3 tahun, dari SD hingga Perguruan Tinggi, total hingga Rp174 juta

0-3072×1728-0-0-{}-0-0#

‎Kisah nyata: Seorang pelaku usaha di Dumai yang mengalami kecelakaan saat akan mengantarkan pesanan, sehingga akibat dari kecelakaan tersebut pelaku usaha tak dapat untuk melaksanakan kegiatannya atau usahanya pada semestinya dan harus terbaring dirumah akibat kecelakaan tersebut, pelaku usaha dikarenakan sudah terdaftar sebagai BPJS ketenaga kerjaan Non Formal Atau Mandiri maka berhak menerima santunan Rp42 juta yang sangat membantu kelanjutan usahanya dan keluarganya dari BPJS ketenaga kerjaan.

‎Iuran Sangat Terjangkau, Sekarang Diskon 50% dan berlaku sampai akhir Desember 2026

‎- Iuran normal: Rp16.800/bulan

‎- Didiskon pemerintah 50% jadi hanya sekitar Rp8.400/bulan

‎”Lebih murah dari sebungkus rokok. Sangat terjangkau untuk perlindungan menyeluruh,” ujar Fadli.

‎ Cara Mudah Mendaftar bisa melalui :

‎-  Aplikasi JMO — daftar mandiri lewat ponsel

‎- Datang langsung ke kantor BPJS Ketenagakerjaan

– Melalui agen BRILink dan kanal pendaftaran lainnya

– Agen pendaftaran yang juga turut hadir langsung di lokasi kegiatan malam ini

Kegiatan juga di warnai dengan beberapa kuis tanya di bagi dua season,yang masing peserta mendapatkan hadiah dan bendera mata dari BPJS

‎Harapan kedepannya” Fadli  berharap pelaku usaha segera mendaftar agar terlindungi. “Kita tidak mengharapkan musibah, tetapi persiapkan jika terjadi sesuatu. Perlindungan ini menjamin usaha tetap berjalan dan keluarga tetap terurus.” Ujarnya menutup sosialisasi

Jurnalis : Diana

Editor:Diana

‎

  • Penulis: Diana Ningsih

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Agrabinta Cianjur Selatan Geram, Jalan Rusak Bertahun-tahun Tak Kunjung Diperbaiki Meski Sudah Dijanjikan

    Warga Agrabinta Cianjur Selatan Geram, Jalan Rusak Bertahun-tahun Tak Kunjung Diperbaiki Meski Sudah Dijanjikan

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • account_circle Kang Yos
    • visibility 1.287
    • 0Komentar

    Cianjur, Jarrakpos.com — Warga di tiga desa di Kecamatan Agrabinta, Kabupaten Cianjur Selatan, mulai kehilangan kesabaran. Pasalnya, jalan penghubung utama antar desa yang sudah bertahun-tahun rusak parah tak juga mendapat sentuhan perbaikan dari pemerintah, padahal janji demi janji sudah sering mereka dengar. Ruas jalan yang menghubungkan Desa Neglasari, Mulyasari, dan Bunisari sepanjang kurang lebih lima […]

  • Rakernas Asosiasi Kepala Desa Seluruh Indonesia (AKSI) 2026, Mendes Yandri Tegaskan Desa Harus Jadi Motor Asta Cita Prabowo

    Rakernas Asosiasi Kepala Desa Seluruh Indonesia (AKSI) 2026, Mendes Yandri Tegaskan Desa Harus Jadi Motor Asta Cita Prabowo

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
    • account_circle Putu Sta
    • visibility 37
    • 0Komentar

    JAKARTA, JARRAKPOS – Desa didorong tidak lagi sekadar menjadi objek kebijakan pembangunan, tetapi tampil sebagai subjek sekaligus frontline dalam mewujudkan agenda besar pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Pesan itu disampaikan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Kepala Desa Seluruh Indonesia (AKSI) 2026 di Gedung Pustakaloka […]

  • Taruna Akpol Tanamkan Disiplin dan Nasionalisme kepada Siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 5 Ponorogo

    Taruna Akpol Tanamkan Disiplin dan Nasionalisme kepada Siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 5 Ponorogo

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle Putu Sta
    • visibility 61
    • 0Komentar

    PONOROGO, JARAKPOS – Akademi Kepolisian (Akpol) melalui Program Taruna Bhakti Tahun 2026 menggelar kegiatan pembinaan karakter di Sekolah Rakyat Terintegrasi 5 Ponorogo. Program tersebut menjadi bagian dari dukungan Polri terhadap kebijakan strategis pemerintah dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia Indonesia melalui pendidikan karakter sejak usia dini. Kehadiran para Taruna Akpol tidak hanya memberikan materi di […]

  • Pemkab Cirebon Imbau Perayaan Nataru 2025/2026 Tanpa Kembang Api

    Pemkab Cirebon Imbau Perayaan Nataru 2025/2026 Tanpa Kembang Api

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 276
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS.COM I Pemerintah Kabupaten Cirebon mengeluarkan Surat Edaran tentang kesiapsiagaan masa libur Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 sebagai langkah antisipasi untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan masyarakat selama perayaan akhir tahun. Surat Edaran Nomor 300/45/Satpol PP tersebut mengacu pada kebijakan Kementerian Dalam Negeri serta Pemerintah Provinsi Jawa Barat terkait kesiapsiagaan pemerintah […]

  • Terkait Kenaikan Harga Beras, Polres Dumai Gelar Operasi Pasar

    Terkait Kenaikan Harga Beras, Polres Dumai Gelar Operasi Pasar

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle Diana Ningsih
    • visibility 289
    • 0Komentar

      Jarrakpos. Com Dumai- Polres Dumai melaksanakan operasi pasar pada Minggu, 16 November 2025, sebagai respons terhadap laporan mengenai kenaikan harga beras di wilayah Kota Dumai. Operasi ini dilakukan di Pasar Pangean dan sejumlah toko ritel. Kapolres Dumai, AKBP Angga Febrian Herlambang, S.I.K, S.H, saat dikonfirmasi menjelaskan, bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memantau ketersediaan dan […]

  • Diduga karena MBG,118 Siswa Keracunan

    Diduga karena MBG,118 Siswa Keracunan

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 225
    • 0Komentar

    KUDUS,JARRAKPOS.COM – Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus, Jawa Tengah mencatat jumlah siswa SMA Negeri 2 Kudus yang terdampak dugaan keracunan makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) bertambah dari sebelumnya 70 menjadi 118 siswa. Wakil Kepala Sekolah Bidang Kehumasan SMA Negeri 2 Kudus Dwiyana mengungkapkan siswa yang menjalani perawatan tidak hanya hari ini (29/1/2026) saja, melainkan […]

expand_less