Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Proses Hutan Adat Boti Masuk Tahap Lanjutan, Sosialisasi Ulang Dinilai Penting untuk Perkuat Pemahaman Masyarakat

Proses Hutan Adat Boti Masuk Tahap Lanjutan, Sosialisasi Ulang Dinilai Penting untuk Perkuat Pemahaman Masyarakat

  • account_circle Mario
  • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

NTT, Jarrakpos.com- Proses pengakuan Hutan Adat Boti di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) terus bergerak menuju tahap lanjutan. Hal itu mengemuka dalam sebuah diskusi santai antara Anggota Komisi I DPRD NTT David Boimau dan Kepala Balai Perhutanan Sosial Kupang, Erwin, di Maxx Coffee Lippo Plaza Kupang, Jumat (19/6/2026) sore.

Dalam diskusi yang berlangsung santai tersebut, keduanya bertukar informasi mengenai perkembangan terbaru pengakuan Hutan Adat Boti, termasuk berbagai peluang yang dapat dikembangkan untuk mendukung masyarakat adat di wilayah tersebut.

Pembahasan tidak hanya menyentuh aspek pengakuan kawasan adat, tetapi juga berbagai potensi program yang dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Boti di masa mendatang.

Kepala Balai Perhutanan Sosial Kupang, Erwin, menjelaskan bahwa pihaknya bersama tim sebenarnya telah beberapa kali turun langsung ke Desa Boti dan berkomunikasi dengan Raja Boti, pemerintah desa, serta masyarakat setempat terkait proses yang sedang berjalan.

Menurutnya, kemungkinan masih terdapat sebagian masyarakat yang belum memahami secara utuh informasi yang telah disampaikan sebelumnya.

“Kami sudah turun ke lokasi dan bertemu langsung dengan berbagai pihak. Mungkin ada beberapa informasi yang belum dipahami secara menyeluruh oleh masyarakat,” ujarnya.

Karena itu, dalam diskusi tersebut muncul kesepahaman bahwa sosialisasi lanjutan perlu dilakukan agar masyarakat memperoleh informasi yang lebih lengkap mengenai proses pengakuan Hutan Adat Boti.

Balai Perhutanan Sosial Kupang pun menyatakan kesiapannya untuk kembali melakukan sosialisasi kepada masyarakat setempat.

David menilai langkah tersebut penting agar masyarakat adat sebagai pihak yang paling berkepentingan tidak kehilangan informasi terkait proses yang sedang berjalan.

“Saya kira sosialisasi ulang memang perlu dilakukan. Saya sangat mendukung,” kata David.

Selain sosialisasi, David juga mendorong agar proses administrasi yang masih berjalan dapat dipercepat. Menurutnya, setelah adanya persetujuan dari berbagai pihak di tingkat desa dan masyarakat adat, tahapan berikutnya perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah.

“Kita juga berharap Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan dapat mempercepat proses penerbitan SK pengakuan yang masih menjadi tahapan penting saat ini. Semakin cepat prosesnya diselesaikan, semakin cepat pula masyarakat mendapatkan kepastian,” ujarnya.

Saat ini proses pengakuan Hutan Adat Boti disebut telah memasuki tahapan penting.

Dokumen persetujuan dari Raja Boti dan Kepala Desa telah ditandatangani. Selanjutnya, proses tinggal menunggu Surat Keputusan (SK) dari Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan sebagai salah satu tahapan menuju pengakuan resmi.

Diskusi tersebut juga menjadi tindak lanjut dari aspirasi masyarakat adat Boti yang sebelumnya disampaikan dalam rapat bersama Komisi I DPRD NTT. Dalam rapat tersebut, warga mengaku belum sepenuhnya memahami proses pengakuan kawasan adat yang sedang berlangsung.

Selain itu, mereka juga menyampaikan sejumlah persoalan lain yang terjadi di desa, termasuk terkait penerapan Peraturan Desa (Perdes) Nomor 4 Tahun 2022 tentang penertiban hewan ternak.

Sejumlah warga merasa hak-hak mereka terdampak oleh penerapan aturan tersebut dan berharap ada evaluasi serta klarifikasi dari semua pihak terkait. Warga juga menyampaikan sejumlah laporan dan pengaduan yang menurut mereka masih membutuhkan tindak lanjut.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Komisi I DPRD NTT berencana melakukan kunjungan ke Desa Boti untuk melihat langsung kondisi di lapangan sekaligus mendengar keterangan dari masyarakat, pemerintah desa, maupun pihak terkait lainnya.

“Semua aspirasi masyarakat harus didengar secara utuh. Karena itu kami akan melihat langsung kondisi di lapangan agar persoalan yang ada bisa diklarifikasi dan dicari jalan keluarnya secara adil,” ujar David.

Ia berharap proses pengakuan Hutan Adat Boti dapat berjalan beriringan dengan penyelesaian berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, sehingga manfaatnya tidak hanya berupa pengakuan hukum, tetapi juga memberikan rasa keadilan, kepastian, dan kesejahteraan bagi warga yang selama ini menjaga kawasan adat tersebut secara turun-temurun.

“Yang paling penting masyarakat memahami proses yang berjalan dan tetap dilibatkan dalam setiap tahapan. Karena mereka adalah bagian utama dari kawasan adat itu sendiri,” pungkasnya.***

  • Penulis: Mario

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ditreskrimsus Polda Kepri Lakukan Penggeledahan Dugaan Tindak Korupsi Revitalisasi Kolam Dermaga Utara Pelabuhan Batu Ampar

    Ditreskrimsus Polda Kepri Lakukan Penggeledahan Dugaan Tindak Korupsi Revitalisasi Kolam Dermaga Utara Pelabuhan Batu Ampar

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 911
    • 0Komentar

    Batam, jarrakpos.com | Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepulauan Riau terus mendalami kasus dugaan tindak pidana korupsi berdasarkan 7 laporan polisi dan SPDP telah dikirimkan ke Kejati Kepri untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan dalam kasus tindak pidana korupsi untuk mendalami proyek Revitalisasi Kolam Dermaga Utara Pelabuhan Batu Ampar, Kota Batam. Dir Reskrimsus Polda Kepri, […]

  • Periksa 10 Saksi, DPP KAMPUD Dukung Polda Lampung Usut Kasus Bocornya Data Pribadi di BPN Bandar Lampung

    Periksa 10 Saksi, DPP KAMPUD Dukung Polda Lampung Usut Kasus Bocornya Data Pribadi di BPN Bandar Lampung

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle Habil
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com | Kota Bandar Lampung, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Komite Aksi Masyarakat dan Pemuda untuk Demokrasi (KAMPUD), Seno Aji, S.Sos, S.H, M.H mengungkapkan terkait perkembangan laporan pelapor DR, Spd di Polda Lampung dalam kasus dugaan pengungkapan/bocornya data pribadi dokumen permohonan miliknya di Kantor Pertanahan Kota Bandar Lampung kepada pihak lain yang tidak memiliki […]

  • Injeksi Laptop Kupang Latih Anak Muda GMIT Betlehem Oesapa, Perkuat Public Speaking dan Kesehatan Mental

    Injeksi Laptop Kupang Latih Anak Muda GMIT Betlehem Oesapa, Perkuat Public Speaking dan Kesehatan Mental

    • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
    • account_circle Mario
    • visibility 309
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Injeksi Creative Center atau yang lebih dikenal sebagai Injeksi Laptop Kupang kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap pengembangan generasi muda di Nusa Tenggara Timur melalui kegiatan pelatihan bagi anak-anak muda Gereja GMIT Betlehem Oesapa, Oesapa Barat. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari dan dirancang untuk membekali peserta dengan keterampilan penting yang relevan dengan kebutuhan pelayanan […]

  • Perluas Basis Dukungan Persib, Bobotoh Kolot (BOBOKO) Distrik Kuningan Resmi Dideklarasikan

    Perluas Basis Dukungan Persib, Bobotoh Kolot (BOBOKO) Distrik Kuningan Resmi Dideklarasikan

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 260
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com— Dukungan terhadap klub sepak bola kebanggaan Jawa Barat, Persib Bandung, terus mengalir tanpa batas usia dan wilayah. Paling baru, komunitas pendukung fanatik Pangeran Biru yang wadahnya dihuni oleh para pencinta Persib senior, Bobotoh Kolot (BOBOKO), resmi melebarkan sayapnya dengan membentuk Distrik Kuningan. ​BOBOKO Distrik Kuningan resmi berdiri setelah menggelar acara Deklarasi dan Pengukuhan […]

  • Kapolres Willy Pimpin Langsung Sertijab Kasatlantas Kuningan

    • calendar_month Jumat, 17 Jan 2025
    • account_circle Ghana
    • visibility 710
    • 0Komentar

    KUNINGAN, JarrakPos.Com – Jabatan Kasat Lantas Polres Kuningan berganti, dari AKP Sigit Suhartanto digantikan oleh AKP Yudha Satyo R dalam upacara sertijab. Kapolres Kuningan AKBP Willy Andrian memimpin langsung sertijab yang berlangsung di lapangan upacara Mapolres Kuningan, Jum’at (17/01/2025). “Serah terima jabatan merupakan hal yang biasa dalam organisasi, bahkan semua personel Polri pasti pernah mengalaminya. […]

  • Timnas Voli Indonesia Mulai Pelatnas SEA Games 2025  di Medan

    Timnas Voli Indonesia Mulai Pelatnas SEA Games 2025 di Medan

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Syawal
    • visibility 514
    • 0Komentar

    Medan – Timnas Voli Indonesia memulai pemusatan latihan nasional (pelatnas) jelang SEA Games 2025 di GOR PBVSI Sumut Training camp (TC) telah di mulai sejak akhir Oktober hingga November mendatang. Pemusatan latihan selama kurang-lebih sebulan, Timnas Voli Indonesia akan kembali ke Padepokan Sentul, tanggal 3 Desember, sebelum terbang ke Thailand. PBVSI juga merilis nama-nama pemain yang dipanggil […]

expand_less