Bupati Imron Dorong PKK Jadi Penggerak Kolaborasi Pembangunan Menuju Indonesia Emas 2045
- account_circle Hadi Supangat
- calendar_month 0 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

CIREBON, JARRAKPOS.COM 6 Agustus 2026 – Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 di Kabupaten Cirebon tahun ini bukan sekadar rutinitas tahunan. Bupati Cirebon, Imron, memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat posisi Tim Penggerak PKK sebagai mitra teknis utama dalam mencapai target Asta Cita daerah.
Dalam sambutannya di Pendopo Bupati, Rabu (5/8), Imron menekankan bahwa kompleksitas tantangan pembangunan—mulai dari stunting hingga ketahanan ekonomi—tidak bisa diselesaikan oleh satu dinas saja. Di sinilah peran krusial PKK sebagai penghubung langsung ke unit terkecil masyarakat: keluarga.
“PKK harus menjadi motor kolaborasi. Program kesehatan tidak akan sukses tanpa dukungan kader di lapangan. Ekonomi keluarga tidak akan bangkit jika tidak ada pendampingan UMKM yang terstruktur,” ujar Imron.
Integrasi Lintas Sektor Diperketat
Untuk memastikan efektivitas, Pemkab Cirebon menginstruksikan integrasi penuh antara TP PKK dengan perangkat daerah terkait:
* Dinas Kesehatan & DPPKBP3A: Fokus pada penurunan angka stunting dan kesehatan ibu-anak.
* Dinas Koperasi & UKM: Memberikan akses permodalan dan pasar bagi produk ekonomi keluarga.
* Dinas Pendidikan: Memperkuat pendidikan karakter sejak dini di lingkungan rumah.
Imron menilai, sinergi ini adalah kunci agar lima dari delapan poin Asta Cita dapat terealisasi secara konkret, bukan hanya di atas kertas.
Keluarga sebagai Fondasi Indonesia Emas 2045
Ketua TP PKK Kabupaten Cirebon, Nunung Roosmini, menyampaikan bahwa tema HKG tahun ini, “Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita, Wujudkan Indonesia Emas 2045”, adalah panggilan untuk bertindak.
Mengutip sambutan Ketua Umum TP PKK Pusat, Tri Tito Karnavian, Nunung menegaskan bahwa keluarga tangguh adalah prasyarat mutlak bagi bangsa yang maju. “Investasi terbesar kita adalah pada kualitas keluarga. Dari sini, nilai Pancasila dan disiplin kerja ditanamkan,” pungkasnya.
Dengan pendekatan kolaboratif ini, Pemkab Cirebon berharap PKK dapat bertransformasi menjadi garda terdepan yang mampu menerjemahkan kebijakan makro pemerintah menjadi aksi nyata di setiap rumah tangga.
- Penulis: Hadi Supangat




Saat ini belum ada komentar