PLN UPK Timor Fasilitasi Sertifikasi 30 Siswa dan 4 Guru SMK Negeri 2 Kupang melalui Program TJSL
- account_circle Mario
- calendar_month 38 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Asisten Manager Keuangan dan Umum PLN UPK Timor, Roy Teopilus, bersama Ketua Jurusan TESHA SMK Negeri 2 Kupang, Slamet Maryono, dan Sekretaris Jurusan Gabriel Rian Lamenti saat melakukan koordinasi terkait pemanfaatan dana TJSL di SMK Negeri 2 Kupang.
NTT, Jarrakpos.com- PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pembangkitan (UPK) Timor terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan vokasi melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Melalui program tersebut, PLN memfasilitasi sertifikasi kompetensi bagi 30 siswa dan 4 guru Jurusan Teknik Energi Surya, Hidro, dan Angin (TESHA) SMK Negeri 2 Kupang.
Program ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi guru dan siswa, memperkuat kualitas pembelajaran di sekolah, serta meningkatkan daya saing lulusan SMK agar lebih siap memasuki dunia kerja.
Kepala SMK Negeri 2 Kupang, Hebner Dakabesi, menyampaikan apresiasi kepada PLN UPK Timor atas kepeduliannya terhadap pengembangan pendidikan vokasi di Nusa Tenggara Timur. Dukungan melalui program TJSL menjadi investasi penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PLN UPK Timor atas dukungan melalui program TJSL ini. Bantuan sertifikasi bagi guru dan siswa merupakan investasi yang sangat berharga untuk meningkatkan mutu pendidikan. Kami berharap kolaborasi yang baik ini dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak lulusan SMK Negeri 2 Kupang yang memiliki kompetensi bersertifikat dan siap memasuki dunia kerja,” ujar Hebner, (17/7/2026).
Sementara itu, Ketua Jurusan TESHA SMK Negeri 2 Kupang, Slamet Maryono, mengatakan sekolah bersama PLN UPK Timor, kepala sekolah, serta Lembaga Sertifikasi Kompetensi (LSK) telah melakukan koordinasi intensif guna mempersiapkan pelaksanaan sertifikasi yang ditargetkan berlangsung pada Agustus 2026.
“Kami mengucapkan terima kasih atas koordinasi yang dilakukan bersama PLN. Bantuan ini sangat bermanfaat dan kami ingin memastikan penggunaannya benar-benar sesuai ketentuan. Saat ini kami masih mengumpulkan persyaratan dari para siswa yang sedang menjalani praktik kerja lapangan (PKL), sementara untuk guru seluruh persiapannya sudah hampir rampung,” katanya.
Slamet menjelaskan, sertifikasi akan diikuti siswa kelas XII yang saat ini sedang menjalani praktik kerja lapangan di berbagai perusahaan. Karena itu, pihak sekolah juga berkoordinasi dengan perusahaan tempat siswa menjalani PKL agar mereka dapat mengikuti uji kompetensi sesuai jadwal.
Ia berharap program serupa dapat terus berlanjut sehingga setiap lulusan memiliki sertifikat kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) sebagai bekal untuk bersaing di dunia kerja.
“Harapan kami program ini bisa berkelanjutan. Setiap tahun kami meluluskan siswa, dan jika mereka dibekali sertifikat kompetensi BNSP, tentu akan menjadi nilai tambah yang sangat besar sehingga lebih siap bersaing dan diterima di perusahaan-perusahaan tingkat nasional,” ujarnya.
Manager PLN UPK Timor, Mukhammad Zia Ulhaq, mengatakan program TJSL merupakan wujud nyata komitmen PLN dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia melalui penguatan pendidikan vokasi.
“PLN percaya pembangunan tidak hanya menghadirkan listrik bagi masyarakat, tetapi juga berkontribusi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Melalui dukungan sertifikasi bagi guru dan siswa ini, kami berharap kompetensi mereka semakin meningkat, kualitas pembelajaran di sekolah semakin baik, dan lulusan SMK memiliki daya saing yang lebih tinggi sesuai kebutuhan dunia industri,” ujar Mukhammad.
Mukhammad Zia Ulhaq menambahkan, PLN UPK Timor berharap seluruh tahapan pelaksanaan sertifikasi dapat berjalan lancar sehingga manfaat program benar-benar dirasakan oleh sekolah, guru, maupun para siswa.
“Kolaborasi antara dunia usaha dan dunia pendidikan menjadi salah satu kunci dalam mencetak tenaga kerja vokasi yang kompeten, profesional, dan siap mendukung kebutuhan sektor ketenagalistrikan maupun industri nasional,” tambahnya.
Melalui Program TJSL, PLN UPK Timor terus berupaya menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat, tidak hanya melalui penyediaan listrik yang andal, tetapi juga melalui kontribusi nyata dalam pengembangan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.***
- Penulis: Mario




Saat ini belum ada komentar