Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Terminal Tipe A Tidar Magelang terus Mengubah Terminal jadi Bersih

Terminal Tipe A Tidar Magelang terus Mengubah Terminal jadi Bersih

  • account_circle Feri Taufiandi
  • calendar_month 5 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

KOTA MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Program bersih dari sampah dan pengelolaan lingkungan (seperti program “Go Green”) di Terminal Tipe A memberikan berbagai manfaat strategis, baik dari aspek kenyamanan, kesehatan, maupun operasional. Beberapa manfaat utamanya meliputi:

Menciptakan Ruang Publik yang Nyaman: Mengubah citra terminal menjadi area yang asri, sejuk, dan bebas dari bau tidak sedap, sehingga penumpang merasa aman dan nyaman saat menunggu.

Meningkatkan Kesehatan Masyarakat: Mengurangi risiko penyebaran penyakit yang ditularkan oleh vektor seperti lalat, nyamuk, atau tikus yang kerap bersarang di tumpukan sampah.

Mendukung Kelestarian Lingkungan: Mencegah pencemaran tanah dan air di sekitar fasilitas publik.

Membangun Budaya Sadar Lingkungan: Melalui kegiatan seperti optimalisasi Bank Sampah, program ini mengedukasi masyarakat dan pekerja terminal tentang pentingnya memilah dan mengelola sampah.

Mendukung Efisiensi Operasional: Lingkungan terminal yang rapi dan terawat mempermudah alur pergerakan penumpang dan aktivitas bus.

Sejak dicanangkan oleh Wali Kota Magelang, program Go Green di Terminal Tipe A Tidar beberapa waktu lalu Terminal Tipe A Tidar terus menunjukkan progres yang signifikan. Tidak sekadar menjadi slogan, gerakan ramah lingkungan ini mulai mengakar dan mengubah wajah terminal menjadi lebih bersih, asri, dan tertib melalui berbagai aksi nyata. Jumat(17/7/2026)

Dua pilar utama yang menjadi motor penggerak keberhasilan program ini adalah optimalisasi Bank Sampah dan pelaksanaan Patroli Kebersihan rutin.

Salah satu capaian paling terlihat adalah berjalannya program Bank Sampah dengan sangat baik. Kesadaran pengunjung terminal dalam memilah sampah menunjukkan tren positif. Hal ini dibuktikan dengan aktifnya pemanfaatan drop box khusus sampah plastik yang tersebar di area terminal.

Para pengunjung kini mulai pelan-pelan terbiasa membuang botol plastik bekas mereka langsung ke dalam drop box tersebut walaupun masih ada sebagian yang belum paham membuang sampah di tempat sampah umum.

Sampah plastik yang terpilah ini kemudian dikumpulkan secara berkala oleh petugas terminal untuk didaur ulang, sehingga mampu memberikan nilai ekonomi sekaligus mengurangi volume sampah yang dibuang ke TPA.

Selain pengelolaan sampah, Terminal Tidar juga menggalakkan Patroli Kebersihan yang terjadwal dan rutin dilakukan oleh petugas. Menariknya, patroli ini tidak fokus pada penindakan, melainkan pada aspek edukasi dan persuasi.

Dok.jarrakpos/fri

Petugas patroli aktif menyapa pengunjung untuk mengedukasi mereka tentang pentingnya menjaga kebersihan fasilitas publik. Salah satu fokus utama patroli ini adalah mengarahkan para perokok agar memanfaatkan smoking area (area merokok) yang telah disediakan secara khusus oleh pihak pengelola.

Tentu saja, perjalanan menuju terminal yang hijau tidak luput dari tantangan. Mengubah kebiasaan lama masyarakat seperti membuang puntung rokok atau merokok sembarangan menjadi tantangan terbesar yang dihadapi para petugas di lapangan.

Menanggapi tantangan tersebut, Pengawas Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Tidar, Bapak Aris Mujiyono, memberikan penekanan beberapa waktu lalu pentingnya konsistensi dalam membentuk perilaku baru.

“Kita ubah kebiasaan (buruk) menjadi kebiasaan yang baik. Maka, dari kebiasaan yang baik itu, timbullah budaya sadar kebersihan di lingkungan Terminal Tidar,” ujar Aris Mujiyono.

Dengan komitmen kuat dari seluruh jajaran petugas serta dukungan dan partisipasi aktif dari para pengunjung, Terminal Tidar optimistis visi Go Green yang dicanangkan oleh Wali Kota Magelang beberapa waktu lalu ini dapat bertransformasi menjadi sebuah budaya kelola lingkungan yang berkelanjutan.

 

Editor: Feri

  • Penulis: Feri Taufiandi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • GMKI Gelar Diskusi Rakyat Vol. 1, Soroti Reforma Agraria dan Hak Masyarakat Adat

    GMKI Gelar Diskusi Rakyat Vol. 1, Soroti Reforma Agraria dan Hak Masyarakat Adat

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.511
    • 0Komentar

    Jakarta,jarrakpos.com –Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (PP GMKI) menggelar Diskusi Rakyat Vol. 1 bertema “Quo Vadis Reforma Agraria; Tanah Untuk Siapa?” pada Rabu (24/9/2025), dalam rangka menyambut Hari Agraria dan Tata Ruang Nasional. Acara ini menjadi respon atas beragam persoalan penguasaan tanah yang memicu kekerasan, pengusiran paksa, hingga pembungkaman hak masyarakat adat di berbagai wilayah Indonesia. […]

  • BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu Ingatkan Bahaya Calo JHT, Klaim Resmi Dipastikan Gratis

    BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu Ingatkan Bahaya Calo JHT, Klaim Resmi Dipastikan Gratis

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Sepriyanita
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Bengkulu, Jarrakpos.com – Meningkatnya praktik percaloan dalam pengurusan pencairan Jaminan Hari Tua (JHT) memicu kekhawatiran di tengah masyarakat. Menanggapi hal tersebut, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bengkulu menegaskan bahwa seluruh proses klaim dilakukan tanpa biaya dan dapat diakses langsung oleh peserta melalui saluran resmi. Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bengkulu, Ferama Putri, menekankan bahwa penggunaan jasa perantara atau […]

  • Hati-Hati Mie Berformalin,Polda Jateng Bongkar Pabrik Mie Berformalin Per Hari Memproduksi Hingga 1,5 Ton

    Hati-Hati Mie Berformalin,Polda Jateng Bongkar Pabrik Mie Berformalin Per Hari Memproduksi Hingga 1,5 Ton

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 153
    • 0Komentar

    SEMARANG,JARRAKPOS.COM – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Tengah melalui Satgas Pangan berhasil mengungkap praktik produksi mie basah berbahaya yang menggunakan bahan tambahan pangan berupa formalin (formaldehida) di wilayah Kabupaten Boyolali. Dirreskrimsus Polda Jateng Kombespol. Djoko Julianto menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat pada 4 Maret 2026 terkait dugaan peredaran mie […]

  • Guru Besar UI Sindir Kejari Bandung Soal Status Hukum Erwin Menggantung Tanpa Kejelasan 

    Guru Besar UI Sindir Kejari Bandung Soal Status Hukum Erwin Menggantung Tanpa Kejelasan 

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Derry Rachman
    • visibility 77
    • 0Komentar

    JARRAKPOS.COM – Kasus hukum yang menjerat Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, perhatian datang dari Guru Besar Hukum Pidana Universitas Indonesia, Prof. Dr. Eva Achjani Zulfa, SH., MH., yang mempertanyakan lambannya perkembangan penanganan perkara tersebut hingga belum juga memasuki tahap persidangan. Menurut Eva, kondisi yang terjadi saat ini menimbulkan pertanyaan […]

  • Wajib Tau! Pasal-Pasal KUHP Baru yang Mengintai Kehidupan Sehari-Hari

    Wajib Tau! Pasal-Pasal KUHP Baru yang Mengintai Kehidupan Sehari-Hari

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 242
    • 0Komentar

    JAKARTA,JARRAKPOS.COM – Indonesia resmi menapaki babak baru dalam sejarah hukum pidana. Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) versi terbaru mulai berlaku efektif, 2 januari 2026 menggantikan warisan kolonial Belanda yang telah berusia lebih dari satu abad. Namun di balik gegap gempita reformasi hukum ini, ada pertanyaan mendasar yang harus […]

  • Harapan yang Terus Ditanam: Dari Rote Ndao ke Kabupaten Kupang, Bibit Aspirasi Usman Husin Menyapa Petani

    Harapan yang Terus Ditanam: Dari Rote Ndao ke Kabupaten Kupang, Bibit Aspirasi Usman Husin Menyapa Petani

    • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
    • account_circle Mario
    • visibility 240
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Di bawah terik matahari Kabupaten Kupang, senyum para petani merekah saat ribuan anakan tanaman dibagikan. Bagi mereka, bantuan itu bukan sekadar bibit, melainkan harapan yang kembali tumbuh di tanah sendiri. Dalam masa reses, Minggu (21/12/2025), Anggota DPR RI Komisi IV Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Usman Husin, menyalurkan 5.000 anakan mangga dan nangka […]

expand_less