Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Kota Kupang Jadi Pusat Diplomasi Budaya Pasifik: Tuan Rumah Indonesia Pacific Cultural Synergy 2025

Kota Kupang Jadi Pusat Diplomasi Budaya Pasifik: Tuan Rumah Indonesia Pacific Cultural Synergy 2025

  • account_circle Mario
  • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

NTT, Jarrakpos.com- Kota Kupang resmi ditetapkan sebagai tuan rumah penyelenggaraan Indonesia Pacific Cultural Synergy (IPCS) 2025, sebuah ajang budaya internasional yang akan mempertemukan Indonesia dengan 16 negara kawasan Pasifik serta Timor Leste.

Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada 11–13 November 2025, menampilkan agenda utama berupa ministerial meeting, pameran, pertunjukan seni budaya, serta dialog lintas negara.

Kepastian tersebut disampaikan saat Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menerima audiensi Direktur Kerja Sama Kebudayaan Kementerian Kebudayaan, Mardisontori, bersama jajaran di Aula Garuda, Kantor Wali Kota Kupang, Senin (15/9).

Hadir pula Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah 16, Haris Budiharto, dan perwakilan Dinas Kebudayaan Provinsi NTT, Eldisius Angi.

Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota Kupang menegaskan kesiapan pemerintah daerah untuk menyukseskan kegiatan berskala internasional tersebut.

Ia menyoroti pentingnya kesiapan infrastruktur, akomodasi, serta pelayanan bagi tamu mancanegara.

“Kami berkomitmen memastikan seluruh aspek teknis, mulai dari venue, aksesibilitas, hingga keamanan, berjalan maksimal agar memberikan kesan terbaik bagi para delegasi,” ujarnya.

Direktur Kerja Sama Kebudayaan Kementerian Kebudayaan, Mardisontori, menjelaskan bahwa IPCS 2025 akan dihadiri delegasi dari 17 negara, termasuk Indonesia dan negara-negara Pasifik seperti Papua Nugini, Fiji, Samoa, hingga Niue.

Agenda utama meliputi ministerial meeting yang diharapkan menghasilkan deklarasi budaya bersama, serta panel discussion bertema inovasi budaya dan keberlanjutan.

Sebelum acara puncak, akan digelar Residensi Budaya pada 3–10 November 2025, yang melibatkan seniman dan pelaku budaya dari berbagai negara.

Kegiatan ini berfokus pada tiga bidang: kerajinan bambu, musik tradisional, dan tari tradisional. Hasil kolaborasi lintas budaya tersebut akan dipentaskan dalam pertunjukan publik menjelang pembukaan resmi.

“IPCS 2025 bukan sekadar perayaan budaya, melainkan sarana memperkuat diplomasi antarbangsa dan meneguhkan solidaritas negara-negara kepulauan di Pasifik. Melalui budaya, kita membangun jembatan persahabatan dan menyuarakan isu global seperti perubahan iklim yang berdampak langsung pada wilayah pesisir,” jelas Mardisontori.

Kegiatan ini rencananya akan dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, jika jadwal kenegaraan memungkinkan.***

  • Penulis: Mario

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gara-Gara Narkoba, Seorang Perangkat Desa dan Tiga IRT Ditangkap Polisi

    Gara-Gara Narkoba, Seorang Perangkat Desa dan Tiga IRT Ditangkap Polisi

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 260
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Satuan Reserse Narkoba Polres Kuningan mengamankan seorang perangkat desa berinisial E.K. (30) terkait dugaan penyalahgunaan psikotropika dan obat keras/bebas terbatas tanpa izin. Kasat Narkoba Polres Kuningan, AKP Jojo Sutarjo, membenarkan kejadian tersebut. Kasat mengatakan pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat yang ditindaklanjuti dengan penyelidikan oleh petugas. “Saat dilakukan penangkapan dan penggeledahan […]

  • Kanwil Kemenkum Jabar Perkuat Sinergi Lindungi Kekayaan Intelektual Komunal Kota Bandung

    • calendar_month Kamis, 16 Jan 2025
    • account_circle Derry Rachman
    • visibility 676
    • 0Komentar

    JARRAKPOS.COM. BANDUNG – Kanwil Kementerian Hukum (Kemenkum) Jawa Barat menggandeng Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung untuk mengidentifikasi dan melindungi potensi Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) di wilayah tersebut. Langkah ini bertujuan memastikan warisan budaya lokal tidak hanya terlestarikan tetapi juga memberikan dampak ekonomi dan sosial bagi masyarakat. Kepala Bidang Kekayaan Intelektual Kanwil Kemenkum Jabar, […]

  • Bulog NTT Optimalkan SPHP dan Bantuan Pangan untuk Jaga Stabilitas Harga Beras

    Bulog NTT Optimalkan SPHP dan Bantuan Pangan untuk Jaga Stabilitas Harga Beras

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle Mario
    • visibility 122
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Perum Bulog Kantor Wilayah Nusa Tenggara Timur terus mengoptimalkan pelaksanaan penugasan pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan melalui percepatan distribusi Bantuan Pangan Beras kepada masyarakat serta penyaluran beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Penyaluran Bantuan Pangan Beras saat ini terus berjalan secara bertahap di seluruh wilayah Nusa Tenggara Timur […]

  • Perkuat Sinergi, Dandim 0615/KNG Paparkan Program Pembangunan di Tiga Kecamatan

    Perkuat Sinergi, Dandim 0615/KNG Paparkan Program Pembangunan di Tiga Kecamatan

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 215
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Dandim 0615/Kuningan Letkol Arh Hafda Prima Agung telah melaksanakan silaturahmi dengan berbagai elemen pemimpin daerah yang menghadirkan para Kepala Desa dari tiga kecamatan yaitu Mandirancan, Pancalang, dan Pasawahan, bersama dengan pejabat terkait, bertempat di Aula Balai Desa Mandirancan, Kecamatan Mandirancan, Rabu (14/1/2026). Turut hadir dalam acara tersebut para Camat dari ketiga kecamatan, Pasiter […]

  • Kebun Sawit Milik Dewi Maya Tanjung Dikuasai Pihak Lain Secara Paksa

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle Jumri
    • visibility 600
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com ROKAN HILIR – Sengketa lahan perkebunan kelapa sawit di Areal 88, Desa Rantau Bais, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir, Riau, menjadi perhatian publik. Pasalnya, lahan milik Dewi Maya Tanjung itu kini dikuasai oleh pihak lain dengan campur tangan oknum ormas. Perjuangan Dewi Maya Tanjung selama 17 tahun mempertahankan lahan seluas 537 hektare itu melalui […]

  • Viral! Penjual Es Jadul di Fitnah Oknum Es Krim Terbuat dari Sepon

    Viral! Penjual Es Jadul di Fitnah Oknum Es Krim Terbuat dari Sepon

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 274
    • 0Komentar

    JAKARTA,JARRAKPOS.COM – Namanya adalah Suderajat, penjual es kue jadul yang difitnah oleh oknum tidak bertanggung jawab karena kemiripan es krim tersebut dengan spons atau dikira mengandung Polyurethane (PU) foam. Dari panas jalanan, bukan dari bahan berbahaya, bukan untuk menipu siapa pun melainkan dengan tujuan mengais rezeki. Namun fitnah dari warga yang direkam dan disebarkan di […]

expand_less