Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Miris Dinkes Indramayu tidak Mempunyai Alat Fogging yang Presentatif.

Miris Dinkes Indramayu tidak Mempunyai Alat Fogging yang Presentatif.

  • account_circle Wahyu Supriatna
  • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

INDRAMAYU JarrakPos.Com- Seiring dengan mulai datangnya musim penghujan di wilayah kabupaten Indramayu menimbulkan masalah klasik yang menghantui sebagian warga Indramayu, bukan hanya bahaya banjir tetapi adanya ancaman demam berdarah, hal ini tidak bisa dipungkiri dimana bila datangnya musim hujan perkembamgan jentik nyamuk mengalami peningkatan secara signifikan apalagi nyamuk demam berdarah (Aedes aegypti dan Aedes albopictus) yang menggigit manusia dengan membawa virus dengue.

Selain itu ada beberapa faktor -faktor yang dapat meningkatkan risiko terkena DBD adalah:
1.Tinggal di daerah tropis atau subtropis, seperti Asia Tenggara, Amerika Latin, dan Karibia
2.Tinggal di daerah rawan banjir
3.Memiliki riwayat terinfeksi DBD sebelumnya
4.Usia di bawah 15 tahun

Untuk mencegah penularan DBD, Anda dapat:
1.Menjaga kebersihan dan kerapihan ruangan
2.Menguras genangan air di sekitar rumah, seperti pot, drum, atau toren air
3.Menutup atau menyisihkan benda-benda yang berpotensi menimbulkan genangan air.
4.Menaburkan bubuk abate.
5.Melakukan vaksinasi DBD.
6.Mengkonsumsi makanan yg sehat, istirahat yg cukup dan olah raga.

Kabupaten Indramayu yang terletak dipinggir pantai sangat rentang akan bahaya DBD, seperti yang dikeluahkan beberapa kepala desa diIndramayu yang masyarakatnya terkena DBD.

Menurut kepala desa Brondung Nendi saat ditemui ” benar beberapa minggu yg lalu ada warganya terkena DBD dan sudah melaporkan ke Puskesmas Pasekan dan Dinkes Indramayu namun sayang sampai dengan saat ini belum mendapar tindakan, menurut pihak Dinkes biaya melakukan fogging itu bisa mencapai Rp.10.000.000 perdesa dan saat ini biaya tersebut tidak ada” ujarnya.

Lain lagi cerita kepala Desa Pabean Udik kecamatan Indramayu Samsul ” karena ada warganya yg terkena DBD maka selain melaporkan kejadiaan tersebut ke Puskesmas Margadadi dirinya mengajak para masyarakat untuk melakukan fogging secara swadaya dengan kesepakatan semua rumah harus di fogging dan biaya ditanggung bersama, pada akhirnya masyarakat desa kami mau melakukan fogging dengan biaya swadaya dari pada menunggu dari pihak Dinkes Indramayu yang kapan melakukannya.

Sementara itu saat ditanya ke Dinkes Indramayu melalui bagian Fogging (P2N) yang di wakili oleh Ujang saat ditemui ” bahwa alat-alat fogging yang ada di Dinkes Indramayu itu sudah berusia 20 tahun keatas dan kalau dipakai tidak akan maksimal, jadi kami sedang melakukan pengajuaan anggaran untuk membeli alat tersebut yang buatan Jerman atau Francis yang harganya sekitar Rp.40.000.000 ke atas sedangkan kalau buatan lokal sekitar Rp.20Jt – 30Jt itu mutunya kurang bagus, tetapi kalau alat fogging buatan Jerman atau Francis itu mutunya tahan lama bisa sampai 40 tahun tegas Ujang

Selain alat perlu diketahui biaya untuk 1x fogging satu desa biayanya bisa mencapai Rp.10.000.000,- yang terdiri dari pembelian obat fogging, solar , biaya makan petugas, uang lelah petugas dan lain-lain, apalagi untuk tahun 2025 anggarannya baru di ajukan dan belum turun, jadi mohon maaf kami belum bisa melalukan kegiatan fogging sesuai permintaaan masyarakat” lanjut ujang.

Seharusnya masalah kesediaan alat/atau mesin figging ini sudah diantisipasi sejak pertengahan tahun yang lalu, karena kalau dibiarkan bisa menjadikan wabah yang luar biasa dan bagian perencanaan harus jeli melihat kondisi yang ada, bukan saling lempar.******(GUS Wahyu Ratusan)******

  • Penulis: Wahyu Supriatna

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu Dorong Akses Hunian Terjangkau Lewat Program MLT untuk Pekerja

    BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu Dorong Akses Hunian Terjangkau Lewat Program MLT untuk Pekerja

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Sepriyanita
    • visibility 285
    • 0Komentar

    Bengkulu, jarrakpos.com – BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bengkulu terus memperluas pemahaman masyarakat pekerja mengenai Manfaat Layanan Tambahan (MLT) sebagai solusi pembiayaan perumahan yang lebih ringan dan mudah diakses. Sosialisasi yang digelar kembali pada Senin (24/11/2025) ini bertujuan mendorong pekerja mendapatkan hunian layak dengan skema pembiayaan yang terjangkau. Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bengkulu, Ferama Putri, menjelaskan bahwa […]

  • Mismaruddin Serahkan SK Ketua DPC PBB Kota Subulussalam Kepada Saddam Ali Husein Tumangger

    Mismaruddin Serahkan SK Ketua DPC PBB Kota Subulussalam Kepada Saddam Ali Husein Tumangger

    • calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
    • account_circle Rahmad Ariadi
    • visibility 73
    • 0Komentar

    SUBULUSSALAM, JARRAKPOS.COM — Ketua DPW Partai Bulan Bintang Provinsi Aceh, Mismaruddin Sofyan, S.sos., Serahkan tampuk kepemimpinan DPC Partai Bulan Bintang (PBB) Kota Subulussalam Periode 2025 – 2030 Kepada Saddam Ali Husein Tumangger (SAH Tumangger). Penetapan tersebut berdasarkan Surat Keputusan (SK) DPP PBB yang diserahkan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PBB Provinsi Aceh, pada tanggal 10 September […]

  • Pengacara WA Jadi Korban Penembakan dan Pengeroyokan di Tanah Abang, Polisi Selidiki Dugaan Sengketa Lahan

    Pengacara WA Jadi Korban Penembakan dan Pengeroyokan di Tanah Abang, Polisi Selidiki Dugaan Sengketa Lahan

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Kang Yos
    • visibility 363
    • 0Komentar

    Jakarta, Jarrakpos.com – Warga Tanah Abang, Jakarta Pusat, digemparkan oleh peristiwa penembakan yang menimpa seorang pengacara berinisial WA (34), Selasa pagi (28/10). Pria tersebut ditemukan dalam kondisi luka tembak dan lebam akibat pengeroyokan di sebuah lahan kosong. Polisi kini tengah bergerak cepat menyelidiki kasus yang diduga berkaitan dengan sengketa lahan. Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes […]

  • Polri: Sertifikat Prestasi Nasional Hingga Internasional Tetap Ikuti Tahapan Seleksi Rekrutmen Polri

    Polri: Sertifikat Prestasi Nasional Hingga Internasional Tetap Ikuti Tahapan Seleksi Rekrutmen Polri

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Habil
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Jakarta, Jarrakpos.com – Polri menyampaikan proses penerimaan anggota Polri dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku. Kepemilikan sertifikat atau piagam prestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional, termasuk Sertifikat Pramuka Garuda, dapat menjadi dokumen pendukung dalam proses seleksi, namun tidak serta-merta membuat pemiliknya diterima sebagai anggota Polri tanpa mengikuti tahapan seleksi. Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny […]

  • Komitmen Kuat Polda Kepri Wujudkan Akuntabilitas dan Transparansi Melalui Audit Kinerja Tahap II

    Komitmen Kuat Polda Kepri Wujudkan Akuntabilitas dan Transparansi Melalui Audit Kinerja Tahap II

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.495
    • 0Komentar

    Batam, Jarrakpos.com |  Polda Kepulauan Riau melalui Itwasda Polda Kepri melaksanakan Taklimat Awal Audit Kinerja Tahap II Tahun 2025 Aspek Pelaksanaan dan Pengendalian, bertempat di Rupatama Polda Kepri, Selasa (21/10/2025). Kegiatan dipimpin oleh Wakapolda Kepri Brigjen Pol. Dr. Anom Wibowo, S.I.K., M.Si., dan dihadiri oleh Irwasda Polda Kepri Kombes. Pol. Tato Pamungkas Suyono, S.I.K., M.Si., […]

  • Perluas Basis Dukungan Persib, Bobotoh Kolot (BOBOKO) Distrik Kuningan Resmi Dideklarasikan

    Perluas Basis Dukungan Persib, Bobotoh Kolot (BOBOKO) Distrik Kuningan Resmi Dideklarasikan

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 224
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com— Dukungan terhadap klub sepak bola kebanggaan Jawa Barat, Persib Bandung, terus mengalir tanpa batas usia dan wilayah. Paling baru, komunitas pendukung fanatik Pangeran Biru yang wadahnya dihuni oleh para pencinta Persib senior, Bobotoh Kolot (BOBOKO), resmi melebarkan sayapnya dengan membentuk Distrik Kuningan. ​BOBOKO Distrik Kuningan resmi berdiri setelah menggelar acara Deklarasi dan Pengukuhan […]

expand_less