BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu Dorong Akses Hunian Terjangkau Lewat Program MLT untuk Pekerja
- account_circle Sepriyanita
- calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

Bengkulu, jarrakpos.com – BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bengkulu terus memperluas pemahaman masyarakat pekerja mengenai Manfaat Layanan Tambahan (MLT) sebagai solusi pembiayaan perumahan yang lebih ringan dan mudah diakses. Sosialisasi yang digelar kembali pada Senin (24/11/2025) ini bertujuan mendorong pekerja mendapatkan hunian layak dengan skema pembiayaan yang terjangkau.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bengkulu, Ferama Putri, menjelaskan bahwa program MLT menjadi wujud komitmen BPJS Ketenagakerjaan dalam meningkatkan kesejahteraan pekerja melalui kemudahan akses perumahan.
“Program ini hadir untuk membantu pekerja memiliki rumah dengan syarat yang mudah dan bunga flat. Kami ingin memastikan setiap peserta memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan hunian yang layak,” ungkap Ferama.
Program MLT menyediakan beberapa jenis pembiayaan, antara lain Kredit Kepemilikan Rumah (KPR), Pinjaman Uang Muka Perumahan (PUMP), Pinjaman Renovasi Perumahan (PRP), hingga Kredit Konstruksi atau Fasilitas Pembiayaan Perumahan Pekerja (FPPP/KK). Masing-masing fasilitas memiliki plafon berbeda, di antaranya:
KPR: maksimal Rp500 juta
PUMP: maksimal Rp150 juta
PRP: maksimal Rp200 juta
KK/FPPP: maksimal 80 persen dari Rencana Anggaran Biaya (RAB)
Untuk memastikan penyaluran berjalan optimal, BPJS Ketenagakerjaan bekerja sama dengan bank-bank Himbara, termasuk Bank BTN sebagai mitra utama dalam pembiayaan.
Adapun syarat untuk mengakses MLT antara lain peserta harus terdaftar aktif sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan segmen Penerima Upah, mengikuti Program Jaminan Hari Tua (JHT) minimal satu tahun, serta perusahaan tempat bekerja harus tertib administrasi dan iuran.
Ferama berharap program ini dapat menjadi langkah konkret dalam mendukung pemenuhan kebutuhan perumahan bagi pekerja di Bengkulu.
“Fasilitas pembiayaan ini kami harapkan mampu menjadi jawaban atas kebutuhan hunian bagi masyarakat pekerja, sehingga kesejahteraan mereka dapat meningkat,” tutupnya.
- Penulis: Sepriyanita




Saat ini belum ada komentar