SMK Kihajar Dewantara Ponorogo Perkuat Link and Match, Gandeng Tiga Mitra Strategis Buka Peluang Karier Global
- account_circle Putu Sta
- calendar_month 17 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

PONOROGO, JARAKPOS – Komitmen mencetak lulusan yang siap bersaing di dunia kerja terus diperkuat SMK Kihajar Dewantara Ponorogo. Melalui Sosialisasi Program Sekolah dan Pemaparan Kebekerjaan Dalam dan Luar Negeri, sekolah ini menghadirkan tiga perusahaan mitra strategis untuk membuka wawasan sekaligus memperluas peluang karier para siswa, Sabtu (25/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula SMK Kihajar Dewantara Ponorogo tersebut dihadiri seluruh wali murid sebagai bagian dari penguatan sinergi antara sekolah, orang tua, dan dunia industri dalam menyiapkan lulusan yang kompetitif.

Tiga mitra industri yang hadir yakni PT INDOPSIKO Indonesia, PT Alimah CCUK (Citra Cendekia Utama Karir) Ponorogo, serta LPK INTRA GAKKOU Madiun, yang selama ini menjadi bagian dari pengembangan career pathway bagi lulusan SMK Kihajar Dewantara.
Kepala SMK Kihajar Dewantara Ponorogo, Umi Mukhoyaroh, S.Pd., mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah strategis untuk memberikan pemahaman kepada orang tua mengenai berbagai peluang yang dapat diraih siswa setelah lulus, baik melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja di dalam maupun luar negeri.
“Potensi lulusan SMK Kihajar Dewantara sangat besar untuk bekerja di berbagai sektor, termasuk di luar negeri. Karena itu kami ingin orang tua mengetahui sekaligus memberikan dukungan kepada putra-putrinya dalam menentukan masa depan,” ujarnya.
Menurutnya, sekolah tidak hanya mempersiapkan lulusan agar siap bekerja, tetapi juga membuka kesempatan bagi siswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
“Seluruh program kami disusun mengacu pada sistem pendidikan nasional dan diselaraskan dengan kebutuhan dunia industri. Tujuannya agar lulusan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja,” jelasnya.

Sebagai bagian dari pembentukan karakter, SMK Kihajar Dewantara juga menyelenggarakan berbagai program pendukung, salah satunya Pesantren Kilat bagi siswa kelas X selama satu pekan di pondok pesantren yang telah bekerja sama dengan sekolah.
“Kami ingin membentuk lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik dan keterampilan, tetapi juga memiliki karakter, disiplin, dan akhlak yang baik,” tambah Umi.
Ia berharap melalui sosialisasi tersebut, para wali murid memperoleh gambaran menyeluruh mengenai peluang kerja yang telah disiapkan sekolah melalui kemitraan dengan berbagai perusahaan.
“Dengan dukungan orang tua dan kolaborasi bersama dunia usaha serta dunia industri, kami optimistis lulusan SMK Kihajar Dewantara memiliki competitive advantage untuk bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” tegasnya.
Sementara itu, Pimpinan PT Alimah CCUK Ponorogo, Alimah, menilai kerja sama dengan SMK Kihajar Dewantara menjadi langkah penting dalam menciptakan lulusan yang siap bekerja di luar negeri.
Menurutnya, perusahaan membuka peluang penempatan tenaga kerja ke sejumlah negara tujuan seperti Taiwan, Hong Kong, dan Malaysia, dengan sistem pendampingan yang komprehensif.
“Kami tidak hanya memfasilitasi proses keberangkatan, tetapi juga memberikan pendampingan selama bekerja hingga peserta kembali ke Indonesia. Kami berharap kerja sama ini terus berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi para lulusan,” katanya.

Dalam sesi sosialisasi, Marji dari PT INDOPSIKO Indonesia memaparkan peluang rekrutmen tenaga kerja untuk perusahaan otomotif, termasuk proses seleksi menuju PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).
Sementara Alimah menjelaskan mekanisme penempatan tenaga kerja ke luar negeri melalui PT Alimah CCUK, sedangkan Wibi dari LPK INTRA GAKKOU Madiun memaparkan program pelatihan kerja untuk di perusahaan Jepang.
Sebagai bentuk penguatan kemitraan, kegiatan ditutup dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara SMK Kihajar Dewantara Ponorogo dengan ketiga mitra industri tersebut. Kesepakatan ini diharapkan semakin memperkuat implementasi program link and match antara dunia pendidikan dan dunia kerja, sekaligus memperluas akses lulusan terhadap peluang karier yang lebih kompetitif di tingkat nasional maupun internasional.(*)
- Penulis: Putu Sta




Saat ini belum ada komentar