Wali Kota Serahkan Arah Baru Tata Ruang, Tegaskan Komitmen Wujudkan Kota Kupang yang Lebih Sejahtera
- account_circle Mario
- calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

NTT, Jarrakpos.com – Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menegaskan langkah besar Pemerintah Kota Kupang dalam menata kembali wajah ibu kota NTT dengan memaparkan Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Kupang Tahun 2025–2044.
Paparan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektor (Rakor Linsek) yang digelar Direktorat Jenderal Tata Ruang Kementerian ATR/BPN di Hotel Grand Mercure Kemayoran, Jakarta, Rabu (22/10/2025).
Langkah strategis ini menjadi tonggak penting untuk memastikan arah pembangunan kota benar-benar memberi ruang lebih besar bagi kesejahteraan warga.
Rakor tersebut merupakan tahap final sebelum RTRW Kota Kupang memperoleh Persetujuan Substansi (Persub).
Kehadiran para pejabat tinggi Kementerian ATR/BPN dan lintas kementerian menegaskan betapa strategisnya peran Kupang dalam peta pembangunan nasional.
Pemerintah Kota Kupang memperlihatkan kesiapan penuh, dipimpin langsung oleh Wali Kota Christian Widodo yang membawa jajaran DPRD, Sekda, serta perangkat daerah terkait.
Dalam forum tersebut, Wali Kota Christian memaparkan bahwa penyusunan RTRW baru tidak hanya menyesuaikan berbagai regulasi nasional dan provinsi, tetapi juga menjadi kebutuhan mendesak demi mengakomodasi perubahan ruang, pertumbuhan penduduk, dan arah pembangunan kota masa depan.
Menurutnya, RTRW baru adalah kesempatan emas untuk menata kota secara lebih manusiawi, lebih hijau, dan lebih modern, dengan satu tujuan utama: kesejahteraan masyarakat Kota Kupang.
Wali Kota menjelaskan secara rinci berbagai isu strategis yang menjadi pijakan RTRW. Salah satunya adalah penetapan kawasan lindung dan kawasan hutan seluas 2.551 hektare demi memastikan ekosistem kota tetap terjaga.
Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B) seluas 315 hektare juga dipertahankan sebagai fondasi ketahanan pangan jangka panjang, sehingga masyarakat tetap memiliki sumber pangan yang kerkelanjutan.
Tak hanya itu, Pemerintah Kota Kupang menargetkan peningkatan Ruang Terbuka Hijau (RTH) dari 7,76 persen menjadi 20 persen pada tahun 2044.
Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen Wali Kota Christian dalam menciptakan lingkungan kota yang lebih sehat, teduh, dan nyaman bagi seluruh warga.
Pembangunan RTH akan dilakukan bertahap di seluruh wilayah kecamatan, sehingga setiap warga merasakan manfaatnya secara langsung.
Wali Kota juga menyoroti pentingnya penguatan infrastruktur dasar seperti air bersih, sanitasi, dan pengelolaan persampahan, tiga sektor yang sangat berpengaruh pada kesehatan dan esejahteraan masyarakat.
Penataan kawasan pesisir dan perlindungan dari risiko alih fungsi lahan dilakukan agar pertumbuhan ekonomi berjalan seiring dengan keberlanjutan lingkungan.
Tak kalah penting, Wali Kota menekankan pentingnya kolaborasi dengan Kabupaten Kupang terkait pengelolaan air Bendungan Manikin, demi menjamin stabilitas kebutuhan air bagi warga.
Dalam kapasitasnya sebagai Pusat Kegiatan Nasional (PKN) di selatan Indonesia, Kota Kupang terus diperkuat sebagai gerbang utama NTT.
Didukung Pelabuhan Tenau, Bandara El Tari, dan Terminal Bimoku, Kota Kupang diarahkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru.
Wali Kota Christian menegaskan bahwa sektor jasa, perdagangan, perikanan, industri, dan pariwisata akan dikembangkan secara modern tanpa mengorbankan lingkungan, sekaligus meningkatkan peluang kerja dan pendapatan masyarakat.
Sebagai pemimpin daerah, Wali Kota Christian Widodo tidak hanya menampilkan peta teknis pembangunan, tetapi juga visi besar untuk menempatkan kesejahteraan masyarakat sebagai inti dari setiap garis, zona, dan kebijakan tata ruang.
Ia memastikan RTRW baru menjadi alat untuk menata kota yang lebih layak huni, ramah keluarga, dan berdaya saing.
Wali Kota Christian Widodo juga menegaskan bahwa RTRW 2025–2044 adalah wujud keberpihakan Pemerintah Kota Kupang kepada masyarakat.
“Ini bukan sekadar dokumen perencanaan. Ini adalah komitmen kami untuk menghadirkan Kota Kupang yang lebih sejahtera, lebih tertata, dan memberi peluang lebih besar bagi warga untuk tumbuh bersama kota,” tegasnya.
Wali Kota berharap seluruh pemangku kepentingan terus berjalan bersama pemerintah, karena tata ruang yang baik adalah kunci membangun masa depan Kota Kupang sebagai Kota Kasih yang maju, mandiri, dan benar-benar menghadirkan kesejahteraan bagi semua.*** (Mario Langun/ADV).
- Penulis: Mario




Saat ini belum ada komentar