Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI Jakarta » Legislator Demokrat Minta Pemerintah Perhatikan Honorer yang Telah Mengabdi 10 Tahun

Legislator Demokrat Minta Pemerintah Perhatikan Honorer yang Telah Mengabdi 10 Tahun

  • account_circle Jumri
  • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Jarrakpos.com Jakarta – Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Dede Yusuf meminta agar tenaga honorer yang telah mengabdi selama lebih dari 10 tahun dapat diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) tanpa melalui tes. Hal tersebut dikatakan oleh Dede Yusuf di Jakarta pekan kemarin, Selasa (25/2/2025)

“Usulan ini muncul sebagai solusi atas ketidakpastian status tenaga honorer yang sudah bertahun-tahun mengabdi namun masih belum mendapatkan kepastian sebagai aparatur negara,” kata Wakil Ketua Komisi II DPR RI Dede Yusuf.

Dede Yusuf jmenyoroti permasalahan yang dihadapi oleh tenaga honorer, terutama terkait kurangnya formasi yang tersedia bagi mereka untuk menjadi P3K. Kata Dede Yusug, meskipun telah mengikuti seleksi, banyak tenaga honorer yang gagal karena terbatasnya kuota yang disediakan oleh pemerintah.

“Dari total 1,7 juta tenaga honorer di Indonesia, sekitar 1,4 juta di antaranya sudah berhasil masuk dalam kategori P3K. Namun, masih terdapat sekitar 300.000 tenaga honorer yang belum mendapatkan status tersebut, meskipun telah lama mengabdi,” ucap Politisi Demokrat tersebut.

Selain itu, politisi dari partai berlambang mercy tersebut juga menyoroti permasalahan munculnya tenaga honorer baru setiap tahunnya, yang semakin memperumit proses pengangkatan menjadi P3K. Kata Dede, hal ini menyebabkan persaingan semakin ketat dan membuat tenaga honorer yang telah lama bekerja semakin sulit mendapatkan status yang lebih pasti.

“Salah satu permasalahan utama adalah sistem penggajian P3K yang saat ini masih dibebankan kepada pemerintah daerah. Padahal, kondisi keuangan setiap daerah berbeda-beda, sehingga tidak semua daerah memiliki kemampuan untuk membayar gaji P3K sesuai dengan standar yang ditetapkan pemerintah pusat,” beber Dede.

Untuk mengatasi permasalahan ini, kata Dede Yusuf, dia mengusulkan agar ada standarisasi penggajian yang disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. Dengan demikian, setiap daerah dapat menyesuaikan kebijakan pengangkatan P3K sesuai dengan anggaran yang dimilikinya.

Lebih lanjut, Dede Yusuf mengusulkan agar tenaga honorer yang telah mengabdi lebih dari 10 tahun dapat diangkat langsung menjadi P3K tanpa perlu menjalani tes kembali. Menurutnya, pengalaman panjang yang dimiliki tenaga honorer ini sudah cukup membuktikan dedikasi dan kompetensi mereka di bidangnya.

“Usulan ini juga mempertimbangkan tenaga honorer yang sudah berusia lanjut namun belum lulus seleksi P3K,” ucap Dede.

Dede Yusuf menilai bahwa mereka seharusnya tidak perlu lagi diuji melalui tes, karena pengalaman kerja mereka selama lebih dari 10 tahun sudah menjadi bukti nyata atas kompetensi dan pengabdian mereka. Kata Dede Yusuf. bagi tenaga honorer yang telah mengajar selama lebih dari satu dekade, misalnya, mereka pasti sudah memahami metode pengajaran dan sistem pendidikan yang diterapkan di sekolah mereka.

“Oleh karena itu, mereka tidak seharusnya disamakan dengan tenaga kerja baru yang baru lulus pendidikan. Dengan adanya usulan ini, Dede Yusuf berharap pemerintah dapat memberikan kebijakan yang lebih adil bagi tenaga honorer yang telah lama mengabdi,” sebut Dede.

Dede menegaskan bahwa tenaga honorer yang sudah memiliki pengalaman panjang harus mendapatkan apresiasi yang lebih tinggi dari pemerintah. Selain itu, usulan ini juga dianggap sebagai bentuk penghargaan bagi para tenaga honorer yang telah bertahan dalam kondisi kerja yang tidak menentu selama bertahun-tahun.

“Banyak dari mereka yang menerima gaji rendah dan bekerja dalam kondisi yang kurang ideal, namun tetap bertahan demi pengabdian mereka kepada masyarakat. Meskipun demikian, usulan ini masih perlu dibahas lebih lanjut oleh pemerintah dan DPR untuk melihat kemungkinan implementasinya,” ujar Dede.

Beberapa pihak mungkin akan mempertanyakan bagaimana sistem seleksi akan berjalan jika tenaga honorer diangkat tanpa melalui tes. Namun, jika usulan ini diterapkan, hal ini dapat menjadi angin segar bagi tenaga honorer yang selama ini merasa terpinggirkan dan tidak mendapatkan kesempatan yang adil dalam seleksi P3K.

“Pengangkatan berdasarkan masa bakti juga dapat memberikan keadilan bagi mereka yang telah pekerja bertahun-tahun dengan dedikasi tinggi,” tuturnya.

Sekali lagi, Dede Yusuf menegaskan bahwa kebijakan ini akan memberikan kepastian bagi tenaga honorer yang selama ini merasa diabaikan oleh sistem. Mereka tidak lagi perlu merasa khawatir harus bersaing dengan tenaga honorer baru dalam seleksi yang ketat.

Di sisi lain, kata Dede usulan ini juga dapat membantu pemerintah dalam mengurangi jumlah tenaga honorer secara bertahap.Dengan mengangkat mereka menjadi P3K berdasarkan masa kerja, maka jumlah tenaga honorer yang masih belum jelas statusnya bisa semakin berkurang.

Namun, tantangan terbesar dari usulan ini adalah bagaimana pemerintah dapat mengakomodasi tenaga honorer yang telah lama bekerja, tanpa menimbulkan kecemburuan dari tenaga honorer yang lebih baru. Kebijakan yang diterapkan harus mampu memberikan keadilan bagi semua pihak.

“Saat ini usulan dari saya masih dalam tahap pembahasan dan menunggu tanggapan dari pemerintah serta pemangku kebijakan lainnya. Jika usulan ini disetujui, maka akan menjadi langkah besar dalam memberikan kejelasan bagi tenaga honorer di Indonesia,” petiknya.

Sebagai bagian dari solusi, pemerintah juga perlu memperhitungkan aspek anggaran dan regulasi yang lebih fleksibel untuk memastikan implementasi usulan ini dapat berjalan dengan baik. Kebijakan yang diambil harus mempertimbangkan keseimbangan antara kepentingan tenaga honorer dan keterbatasan anggaran pemerintah daerah.

“Apakah Anda setuju dengan usulan dari Dede Yusuf ini? Mari kita nantikan bagaimana kebijakan ini akan berkembang dan apakah pemerintah akan memberikan solusi yang lebih baik bagi tenaga honorer di Indonesia,” tutup Dede Yusuf.

  • Penulis: Jumri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Optimis Rampung Akhir Tahun: Pansus DPRD Batam Tekankan Kemudahan Masyarakat dalam Urus Dokumen Adminduk

    Optimis Rampung Akhir Tahun: Pansus DPRD Batam Tekankan Kemudahan Masyarakat dalam Urus Dokumen Adminduk

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 776
    • 0Komentar

    BATAM, Jarrakpos.com | Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Batam yang membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan (Adminduk) menggelar rapat koordinasi bersama Pemerintah Kota Batam. Rapat tersebut dipimpin oleh Ketua Pansus, Muhammad Fadli, S.H., di Ruang Rapat Serbaguna DPRD Kota Batam, Senin (6/10/2025). Meskipun Raperda Adminduk menjadi tugas utama Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil […]

  • Manajemen KONI Sumut bobrok, Launching Porprovsu 2026 Tanpa Semua Cabor

    Manajemen KONI Sumut bobrok, Launching Porprovsu 2026 Tanpa Semua Cabor

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle Syawal
    • visibility 184
    • 0Komentar

    MEDAN – Ini kabar dari. KONI Sumatera Utara . Induk dari top organisasi olahraga ini melaunching maskot dan logo Pakan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu) 2026. Launchingnya menumpang pada pelaksanaan Kejuaraan Padel Piala Gubernur Sumatera Utara di Padel People, Sabtu (18/4/2026). Launching maskot dan logo Porprovsu 2026 ini terkesan asal-asalan karena tidak melibatkan semua cabor […]

  • Ucapan Hari Raya Idul Adha 10 Dzulhijjah 1447 H / 2026 M dari Kepala Balai Perhutanan Sosial Kupang, Erwin

    Ucapan Hari Raya Idul Adha 10 Dzulhijjah 1447 H / 2026 M dari Kepala Balai Perhutanan Sosial Kupang, Erwin

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Mario
    • visibility 146
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Dalam semangat Hari Raya Idul Adha yang penuh keikhlasan dan pengorbanan, Kepala Balai Perhutanan Sosial (Perhutsos) Kupang, Erwin, menyampaikan ucapan hangat kepada seluruh masyarakat. Keluarga Besar Balai Perhutanan Sosial Kupang mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 10 Dzulhijjah 1447 Hijriah / 2026 Masehi. Semoga semangat berkurban tidak hanya memperkuat iman dan ketakwaan kepada […]

  • Di Forum Kunci Bersama Summit 2026, Bupati Imron Tawarkan Potensi Investasi Strategis Cirebon

    Di Forum Kunci Bersama Summit 2026, Bupati Imron Tawarkan Potensi Investasi Strategis Cirebon

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 25
    • 0Komentar

    JAKARTA,  JARRAKPOS.COM – Pemerintah Kabupaten Cirebon menunjukkan keseriusannya dalam menarik minat investor melalui kehadiran Bupati Cirebon, Imron, dalam acara Kunci Bersama Summit 2026. Dalam forum yang digelar di Hotel Merlynn Park, Jakarta, pada Senin (27/7/2026) itu, Imron mempresentasikan berbagai peluang investasi unggulan yang dimiliki daerahnya, khususnya dalam konteks pengembangan kawasan perbatasan Jawa Barat dan Jawa […]

  • Pengunjung Candi Borobudur Menurun

    Pengunjung Candi Borobudur Menurun

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 130
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Tingkat kunjungan wisata Magelang Lebaran 2026 tercatat anjlok di peringkat kesembilan se-Jawa Tengah. Fenomena kemerosotan wisatawan ini langsung memicu sorotan tajam dari publik di berbagai platform media sosial. Selasa,(21/4/2026) Berdasarkan rilis resmi Disbudparekraf Jawa Tengah, Magelang hanya mampu menjaring 216.803 pelancong selama libur Idulfitri. Angka ini tertinggal telak dari Kabupaten Kebumen yang secara […]

  • BPJS Ketenagakerjaan Lindungi Mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Bengkulu

    BPJS Ketenagakerjaan Lindungi Mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Bengkulu

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 320
    • 0Komentar

    BENGKULU, jarrakpos.com – BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bengkulu memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada 1.091 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Bengkulu tahun 2025. Penyerahan simbolis kartu peserta dilakukan dalam seremoni pelepasan mahasiswa KKN di sportarium Universitas Muhammadiyah Bengkulu, Selasa (5/8/2025). Ditempat terpisah, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Ferama Putri, mengatakan bahwa perlindungan ini diberikan […]

expand_less