Kolaborasi Plan Indonesia dan Bayan Group Hadirkan Akses Air Bersih Berkelanjutan di TTS
- account_circle Mario
- calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

NTT, Jarrakpos.com- Perjalanan menuju Desa Pisan dimulai dari Kupang pada sore 18 November 2025. Matahari meredup, menyisakan langit jingga yang memantul di atas perbukitan Timor.
Malam disambut di Kota Soe yang dingin, sebelum keesokan harinya perjalanan dilanjutkan menembus jalan berkelok sepanjang dua jam lebih menuju Kecamatan Amanuban Timur.
Di ujung perjalanan itu, Desa Pisan tengah bersiap merayakan sesuatu yang lama dinantikan: hadirnya fasilitas air bersih yang baru dibangun.
Pada 19 November 2025, Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) dan Bayan Group resmi menyerahkan sarana air bersih yang selesai dibangun pada akhir Oktober.
Di desa yang selama bertahun-tahun bergantung pada sumber air jauh ini, tetesan pertama dari pipa baru tersebut terasa seperti babak baru bagi ratusan warga.
Kolaborasi antara Plan Indonesia dan Bayan Group merupakan bagian dari BayRun for Charity 2024, sebuah inisiatif sosial Bayan Peduli.
Desa Pisan menjadi satu dari enam lokasi pembangunan sarana air bersih selain Biloto, Bangka Ara, Ulu Belang, Timbu, dan Wokowoe. Secara keseluruhan, program ini menghadirkan akses air bersih bagi 12.400 jiwa di wilayah yang kerap menghadapi kekeringan panjang.
Fasilitas di Desa Pisan terdiri dari reservoir 3,6 m³, sembilan hidran umum dengan kapasitas total 10,8 m³, serta jaringan pipa transmisi dan distribusi sepanjang lebih dari empat kilometer.
Air diperoleh dari sumur sadapan sedalam 4,5 meter dan dialirkan melalui sistem kombinasi pompa dan gravitasi. Dengan kapasitas pompa 4,6 m³ per jam, sarana ini mampu menyediakan sekitar 36 m³ air per hari, cukup untuk memenuhi kebutuhan desa hingga 15 tahun ke depan.
Sedikitnya 612 jiwa, termasuk anak-anak, kini merasakan manfaat dari kedekatan sumber air.
Di masa lalu, warga terutama perempuan harus berjalan jauh membawa jeriken. Kini, hidran umum berada di sudut-sudut desa, dan waktu yang dulu habis di jalan bisa dialihkan untuk keluarga dan aktivitas produktif.
“Dulu kami harus berjalan jauh untuk mendapatkan air, terutama di musim kemarau. Sekarang kami merasa sangat terbantu,” ujar seorang warga yang hadir dalam peresmian.
“Dengan adanya sarana ini, anak-anak bisa lebih sehat dan perempuan tidak lagi menghabiskan banyak waktu hanya untuk mengambil air.”
Sarana air bersih ini kini memasuki masa retensi hingga Januari 2026, untuk memastikan kualitas pekerjaan tetap terjaga.
Plan Indonesia menekankan pentingnya pengelolaan oleh BP-SPAM agar manfaatnya berkelanjutan dan kelak dapat berkembang menjadi sistem sambungan rumah.
“Kami berharap fasilitas ini tidak hanya memenuhi kebutuhan hari ini, tetapi juga membantu anak-anak dan keluarga hidup lebih sehat dan aman untuk waktu yang lama,” kata Semuel Niap, Area Program Manager Plan Indonesia.
“Kolaborasi yang kuat antara Bayan Group, pemerintah daerah, dan masyarakat adalah kunci agar sarana ini dapat dikelola secara berkelanjutan.”
Direktur Bayan Group, Merlin, menegaskan bahwa pembangunan sarana air bersih merupakan investasi sosial jangka panjang.
“Bayan Group percaya bahwa akses air bersih adalah hak dasar yang membuka pintu bagi kesehatan, produktivitas, dan peluang hidup yang lebih baik,” ujarnya.
“Harapan kami, fasilitas ini dapat menjadi awal dari perubahan nyata, membantu keluarga hidup lebih sehat, dan masyarakat tumbuh lebih kuat.”
Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan juga menyampaikan apresiasi. Dalam sambutan Bupati TTS yang dibacakan oleh Plt. Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Rudolf Malo, disampaikan bahwa dukungan ini sangat berarti bagi peningkatan kualitas hidup warga.
“Air bersih adalah kebutuhan penting untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat kami,” ucapnya.
Di antara perbukitan kering dan angin Timur yang tajam, mengalirnya air bersih di Desa Pisan menjadi simbol kuat bahwa kolaborasi dapat membawa perubahan nyata.
Bagi warga, air bukan sekadar kebutuhan, tetapi juga pintu menuju kehidupan yang lebih sehat, lebih layak, dan lebih penuh harapan.***
- Penulis: Mario




Saat ini belum ada komentar