Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Ingatkan Bahaya Judol dan Pinjol, Diskominfo Kuningan Berikan Literasi Digital kepada Ratusan Pelajar

Ingatkan Bahaya Judol dan Pinjol, Diskominfo Kuningan Berikan Literasi Digital kepada Ratusan Pelajar

  • account_circle Ghana
  • calendar_month 1 menit yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

KUNINGAN, Jarrakpos.com – Rentetan persoalan akibat judi online (judol) dan pinjaman online (pinjol) kini menjadi ancaman serius yang tidak lagi hanya menyasar orang dewasa, tetapi juga kalangan pelajar. Menyikapi kondisi tersebut, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kuningan melalui Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP), Nana Suhendra, M.Pd., memberikan literasi digital kepada ratusan pelajar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMK Automatsuda dan SMAN 2 Kuningan, Jumat (17/7/2026), di lokasi yang berbeda.

Mengusung tema “Rentetan Bahaya Judi Online (Judol) dan Pinjaman Online (Pinjol)”, kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran pelajar terhadap berbagai ancaman di ruang digital, terutama maraknya judi online dan pinjaman online ilegal yang kini mulai menyasar pelajar.

Dalam pemaparannya, Nana menjelaskan bahwa judi online dan pinjaman online memiliki keterkaitan yang erat. Tidak sedikit korban yang awalnya terjerat judi online kemudian menggunakan pinjaman online ilegal untuk menutup kerugian akibat kekalahan.

“Judi online tidak hanya menghabiskan uang, tetapi juga menghancurkan masa depan. Ketika seseorang kalah, muncul keinginan untuk terus bermain demi mengejar kerugian. Saat tidak memiliki uang, pinjaman online ilegal datang menawarkan solusi instan. Di situlah banyak orang akhirnya terjerat kecanduan judi sekaligus lilitan utang,” ujarnya.

Menurut Nana, bahaya judi online tidak hanya sebatas kerugian finansial. Dampak yang lebih mengkhawatirkan adalah munculnya kecanduan yang membuat seseorang kehilangan kendali atas dirinya.

“Ketika sudah kecanduan, pikiran akan terus dipenuhi keinginan untuk bermain lagi meski sudah berkali-kali kalah. Inilah yang membuat judi online sangat berbahaya,” katanya.

Ia menambahkan, kondisi tersebut semakin memprihatinkan karena mulai menyasar pelajar yang sehari-harinya akrab dengan internet, media sosial, dan berbagai platform digital.

Nana mengingatkan bahwa dampak judi online dan pinjaman online sangat luas. Selain menguras keuangan, keduanya dapat menurunkan prestasi belajar, mendorong kebiasaan berbohong kepada orang tua, mengganggu kesehatan mental, hingga memicu tindakan melanggar hukum demi memperoleh uang untuk berjudi atau membayar utang.

“Tekanan akibat kekalahan berjudi dan beban utang dapat memicu stres, kecemasan, depresi, bahkan dalam kondisi tertentu mendorong seseorang melakukan tindakan yang membahayakan dirinya sendiri,” tuturnya.

Karena itu, ia mengimbau para pelajar agar tidak pernah mencoba judi online, meskipun hanya karena rasa penasaran atau ajakan teman.

“Jangan pernah mencoba judi online hanya karena penasaran atau ikut-ikutan. Sekali masuk, risikonya sangat besar dan bisa merusak masa depan,” tegasnya.

Selain menjauhi praktik judi online, Nana juga mengajak para siswa memanfaatkan teknologi secara positif, bijak, dan produktif. Ia mendorong para pelajar untuk tidak ragu meminta bantuan apabila menghadapi persoalan di dunia digital.

“Jangan memendam masalah sendirian. Ceritakan kepada orang tua, guru BK, atau pihak sekolah. Semakin cepat ditangani, semakin besar peluang untuk keluar dari jeratan tersebut,” pesannya.

Pada kesempatan tersebut, Nana juga menyampaikan bahwa pemerintah terus memperkuat upaya pemberantasan judi online. Berdasarkan data Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), sejak 20 Oktober 2024 hingga 12 Juli 2026, pemerintah telah melakukan take down sekitar 3,1 juta situs dan konten yang berkaitan dengan judi online.

Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi lintas kementerian dan lembaga, aparat penegak hukum, serta industri jasa keuangan. Namun, penindakan dengan menutup situs-situs perjudian saja tidak cukup.

“Hal paling penting adalah membangun kesadaran kita, terutama generasi muda, agar tidak tergoda untuk mencoba judi online. Literasi digital menjadi upaya utama dalam mencegah lahirnya korban-korban baru,” ujarnya.

Melalui kegiatan literasi digital ini, Diskominfo Kabupaten Kuningan berharap para pelajar mampu memanfaatkan teknologi secara cerdas, aman, produktif, dan bertanggung jawab, sehingga terhindar dari berbagai ancaman di ruang digital, khususnya judi online dan pinjaman online ilegal. (Agh@N)

  • Penulis: Ghana

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • TAPA OKE JU di NTT, Ikhtiar Bangun Ekonomi dari Rakyat

    TAPA OKE JU di NTT, Ikhtiar Bangun Ekonomi dari Rakyat

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Mario
    • visibility 103
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur terus mendorong pembangunan ekonomi berbasis masyarakat sebagai fondasi utama pertumbuhan daerah. Plt Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda NTT, Yusuf Lery Rupidara, menegaskan bahwa ekonomi NTT harus tumbuh dari kekuatan rakyat sendiri. “Ekonomi NTT harus dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat itu sendiri,” ujarnya. Pernyataan ini disampaikan […]

  • Menembus Gelombang Demi Terang Pulau Salura, Perjuangan PLN UPK Timor Jaga Listrik di Pulau Terluar NTT

    Menembus Gelombang Demi Terang Pulau Salura, Perjuangan PLN UPK Timor Jaga Listrik di Pulau Terluar NTT

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Mario
    • visibility 13
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Bagi masyarakat di Pulau Salura, sebuah pulau terluar yang berada di Desa Praisalura, Kecamatan Karera, Kabupaten Sumba Timur, listrik bukan sekadar penerangan. Di balik setiap lampu yang menyala, ada perjuangan panjang para petugas PLN ULPL Waingapu, unit yang berada di bawah Unit Pelaksana Pembangkitan (UPK) Timor UIK Dwipantara dan bertugas mengelola pembangkit listrik […]

  • 26 KPM di Desa Suka Banjar Terima BLT-DD Enam Bulan Sekaligus

    26 KPM di Desa Suka Banjar Terima BLT-DD Enam Bulan Sekaligus

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 558
    • 0Komentar

    KAUR, jarrakpos.com – Pemerintah Desa Suka Banjar, Kecamatan Tetap, Kabupaten Kaur, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) kepada 26 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk Tahun Anggaran 2025. Uniknya, penyaluran dilakukan sekaligus untuk enam bulan ke depan. Penyaluran ini dilaksanakan secara langsung di kantor desa pada Jumat (30/5/2025) dan dihadiri Kepala Desa Suka Banjar, Elian […]

  • KEREN! “UNIKU” Juara Umum Kejuaraan Pencak Silat Ciremai Fest

    KEREN! “UNIKU” Juara Umum Kejuaraan Pencak Silat Ciremai Fest

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 89
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Universitas Kuningan (Uniku). Tim Pencak Silat Uniku berhasil meraih Juara Umum I Kategori Dewasa sekaligus menyabet gelar Pesilat Terbaik pada ajang Kejuaraan Pencak Silat Ciremai Fest Series I Piala Kemenpora RI Tingkat Jawa Barat yang berlangsung pada 16–18 Juni 2026 di GOR Ewangga Kuningan. Pada kejuaraan […]

  • Paya Bakung United Siap Tegaskan Identitasnya di Liga 4 Sumut

    Paya Bakung United Siap Tegaskan Identitasnya di Liga 4 Sumut

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Syawal
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Medan – Payabakung United FC menyatakan kesiapan penuh untuk berlaga di Liga 4 Sumatera Utara piala Gubsu musim 2025/2026 sebagai bagian dari 18 peserta. Liga 4 Sumatera Utara dimulai Maret mendatang Didukung pemain pemain bertalenta mengusung semangat “Payabakung United Satu Langkah di Depan”, tim ini membawa tekad kuat untuk tampil kompetitif dan menegaskan identitas Paya […]

  • Sejak 1955 Berkarya di Indonesia, The Asia Foundation Masuk NTT Dorong Percepatan Hutan Adat Pertama

    Sejak 1955 Berkarya di Indonesia, The Asia Foundation Masuk NTT Dorong Percepatan Hutan Adat Pertama

    • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026
    • account_circle Mario
    • visibility 88
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- The Asia Foundation (TAF), organisasi nirlaba internasional yang telah berkarya di Indonesia sejak tahun 1955, kini memperluas dukungannya di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui upaya percepatan pengakuan hutan adat. Selama lebih dari tujuh dekade berkiprah di Indonesia, TAF membangun kemitraan dengan pemerintah, organisasi masyarakat sipil, perguruan tinggi, serta berbagai lembaga untuk memperkuat […]

expand_less