Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » KKN 9 UNTIDAR, Dorong Ketahanan Pangan melalui Budidaya Ayam Arab dan Maggot Berbasis Ekonomi Sirkular

KKN 9 UNTIDAR, Dorong Ketahanan Pangan melalui Budidaya Ayam Arab dan Maggot Berbasis Ekonomi Sirkular

  • account_circle Feri Taufiandi
  • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Kelompok 9 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Tidar (UNTIDAR) menggelar sosialisasi budidaya ayam arab dan maggot berbasis ekonomi sirkular pada Sabtu (25/7/2026) di Desa Krincing, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang. Kegiatan yang diikuti masyarakat Dusun Samirono dan Dusun Kerten ini menghadirkan penggiat lingkungan sekaligus praktisi budidaya maggot, Bapak Yuswinto, sebagai narasumber. Sosialisasi tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai budidaya ayam arab melalui pemanfaatan maggot sebagai pakan alternatif berbasis limbah organik guna memperkuat ketahanan pangan dan mendorong penerapan ekonomi sirkular di Desa Krincing.

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh adanya bantuan ayam arab petelur dari Dinas Peternakan dan Perikanan kepada masyarakat Dusun Kerten. Namun, dalam pelaksanaannya masih terdapat kendala, seperti minimnya pengetahuan masyarakat mengenai teknik budidaya ayam arab serta tingginya biaya pakan. Bantuan pakan yang diberikan pada tahap awal dinilai belum mampu memenuhi kebutuhan pemeliharaan dalam jangka panjang, sehingga diperlukan solusi yang mudah diterapkan dan berkelanjutan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penyampaian materi oleh Bapak Yuswinto mengenai konsep budidaya ayam arab yang dipadukan dengan budidaya maggot berbasis ekonomi sirkular. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa limbah sampah organik rumah tangga dapat dimanfaatkan sebagai media budidaya maggot yang memiliki kandungan protein tinggi sehingga dapat dijadikan pakan alternatif bagi ayam arab petelur. Setelah sesi materi, kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi budidaya maggot, mulai dari proses pemanfaatan limbah organik, teknik pemeliharaan, hingga cara pemanenan maggot yang siap digunakan sebagai pakan ternak. Antusiasme peserta terlihat dalam sesi diskusi, di mana warga aktif mengajukan pertanyaan mengenai teknik budidaya ayam arab maupun budidaya maggot.

Dok.jarrakpos/fri

Salah satu anggota Kelompok 9 KKN UNTIDAR, Mei Nurul Mutia, menjelaskan bahwa program tersebut disusun berdasarkan kondisi yang dihadapi masyarakat sekaligus sebagai upaya mendukung ketahanan pangan di Desa Krincing.

“Kami melihat masih tingginya angka stunting di Desa Krincing. Di sisi lain, masyarakat telah menerima bantuan ayam arab petelur, tetapi masih mengalami kesulitan dalam pemeliharaannya. Pakan menjadi biaya terbesar, sementara bantuan pakan yang diterima hanya pada tahap awal sebanyak 50 kilogram. Karena itu, kami mencoba menghadirkan solusi melalui budidaya maggot yang memanfaatkan limbah organik. Selain mampu menekan biaya pakan, maggot juga memiliki kandungan nutrisi yang tinggi sehingga dapat dimanfaatkan sebagai pakan alternatif ayam arab. Harapannya, produktivitas ayam meningkat, ketersediaan telur di masyarakat bertambah, dan ketahanan pangan desa semakin kuat,” jelas Mei.

Dalam kesempatan tersebut, Bapak Yuswinto menyampaikan bahwa budidaya maggot merupakan solusi yang realistis karena dapat dilakukan dengan biaya yang relatif rendah. Menurutnya, masyarakat tidak perlu mengeluarkan biaya besar karena bahan utama budidaya berasal dari limbah organik rumah tangga yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal.

“Budidaya maggot merupakan solusi yang realistis karena tidak membutuhkan biaya besar. Limbah organik yang sebelumnya dianggap sebagai sampah dapat diolah menjadi pakan ternak yang bernilai ekonomi. Selain membantu mengurangi volume sampah, maggot juga memiliki kandungan protein yang tinggi dan kualitas nutrisinya setara dengan pakan konsentrat, sehingga sangat baik dimanfaatkan sebagai pakan ayam arab,” ujar Yuswinto.

Dok.jarrakpos/fri

Kepala Dusun Kerten turut mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, edukasi mengenai budidaya ayam arab dan maggot memberikan pengetahuan baru bagi masyarakat dalam mengembangkan bantuan ternak yang telah diterima. Ia berharap produktivitas ayam petelur dapat meningkat sehingga hasil telur mampu dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarga.

“Kami berharap masyarakat dapat menerapkan ilmu yang diperoleh dari kegiatan ini. Jika budidaya ayam arab semakin baik dan produksi telur meningkat, hasilnya dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak, sehingga diharapkan turut mendukung upaya penurunan angka stunting di Desa Krincing,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Kelompok 9 KKN UNTIDAR berharap masyarakat mampu menerapkan budidaya ayam arab dan maggot secara berkelanjutan. Penerapan konsep ekonomi sirkular melalui pemanfaatan limbah organik sebagai pakan alternatif diharapkan tidak hanya mampu menekan biaya produksi ternak, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan desa sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan produktif.

 

 

Editor: Feri

  • Penulis: Feri Taufiandi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rahmat Djailani Jagokan Argentina Juara Piala Dunia 2026

    Rahmat Djailani Jagokan Argentina Juara Piala Dunia 2026

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle Syawal
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Medan – Sekretaris Jenderal Persiraja Banda Aceh, Rahmat Djailani, mengakui bahwa kehadiran Lionel Messi membuat Argentina tetap menjadi salah satu favorit juara Piala Dunia 2026. Dia menilai Messi masih mampu menjadi pembeda dan memberikan keuntungan besar bagi Albiceleste saat berusaha mempertahankan gelar. Argentina datang ke Piala Dunia 2026 dengan status juara bertahan. Tim asuhan Lionel […]

  • PON Bela Diri, Diki Sumbang Emas Pertama Sumut

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • account_circle Syawal
    • visibility 729
    • 0Komentar

    KUDUS – Atlet judo Diki Hartato menyumbangkan medali emas pertama bagi Kontingen Sumatera Utara pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Beladiri yang berlangsung 11-26 Oktober 2025 di Kudus, Jawa Tengah. Pada pertandingan final kelas -81Kg di GOR Djarum Kaliputu Arena 3B, Senin (13/10) sore, Diki Hartato tampil sangat superior mengalahkan judoka Jawa Timur Muhammad Bara Ramadhan […]

  • Tiga Pelaku Diamankan Satreskrim Polres Magelang Kota Gegara Hendak Tawuran dan membawa Sajam

    Tiga Pelaku Diamankan Satreskrim Polres Magelang Kota Gegara Hendak Tawuran dan membawa Sajam

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 73
    • 0Komentar

    KOTA MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Polres Magelang Kota mengungkap kasus tawuran yang terjadi di kawasan Rejowinangun, Jalan Singosari, Kota Magelang, pada Selasa dini hari, 4 Agustus 2026. Kasat Reskrim Polres Magelang Kota, AKP Iwan Kristiana, menyampaikan dari hasil penyelidikan petugas Sat Reskrim telah mengamankan tiga orang pelaku inisial TT (17), NR (15) dan ZR (17) yang diduga […]

  • Warga RT 04 Gang Surau Dumai Belum Dapat Jawaban, Sudah 10 Tahun Ajukan Permohonan Tiang Listrik

    Warga RT 04 Gang Surau Dumai Belum Dapat Jawaban, Sudah 10 Tahun Ajukan Permohonan Tiang Listrik

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle Diana Ningsih
    • visibility 34
    • 0Komentar

    DUMAI — Warga RT 04, Gang Surau, Kelurahan Purnama, Kota Dumai, kembali menyuarakan keluhan mendesak terkait belum tersedianya tiang listrik PLN yang layak di lingkungan mereka. Permasalahan ini ternyata sudah berlangsung selama lebih dari satu dekade. Berdasarkan keterangan warga, permohonan pemasangan tiang listrik PLN telah diajukan sejak sekitar 10 tahun yang lalu. Namun hingga saat […]

  • Aniaya Selingkuhan Isterinya, Suami Terancam 7 Tahun Penjara

    Aniaya Selingkuhan Isterinya, Suami Terancam 7 Tahun Penjara

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 157
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Kepolisian Resort Kuningan menetapkan seorang pria berinisial B (38), warga Kecamatan Greged, Kabupaten Cirebon, sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia di kawasan Taman Kota Kuningan. Kasat Reskrim Polres Kuningan AKP Abdul Azis menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (17/6/2026) sekitar pukul 21.15 WIB di kawasan Taman Kota Kuningan, […]

  • HAMI Gelar Aksi Demonstrasi Jilid II di Depan BP2MI Desak Pencopotan Komjen Dwiyono dari Jabatan Sekjen

    HAMI Gelar Aksi Demonstrasi Jilid II di Depan BP2MI Desak Pencopotan Komjen Dwiyono dari Jabatan Sekjen

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Hamsun
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Jakarta —Himpunan Aktivis Milenial Indonesia (HAMI) kembali menggelar aksi demonstrasi jilid II di depan kantor Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Jakarta, Rabu (26/11). Massa aksi mendesak Presiden dan Kepala BP2MI segera mencopot Sekretaris Utama BP2MI, Komjen Dwiyono, yang dinilai tidak mematuhi putusan hukum dan disinyalir melakukan langkah-langkah struktural tanpa dasar regulasi yang sah. Aksi […]

expand_less