Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » BATAM » Hibah Rp. 16,5 M dari Pemko untuk Kejari Batam, Kodat86 Tuding Upaya Membungkam ‘Tutup Mata’ Terhadap Kasus Korupsi di Kota Batam

Hibah Rp. 16,5 M dari Pemko untuk Kejari Batam, Kodat86 Tuding Upaya Membungkam ‘Tutup Mata’ Terhadap Kasus Korupsi di Kota Batam

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Batam, jarrakpos.com | Ketua Kelompok Diskusi Anti 86 (Kodat86) Cak Ta’in Komari SS menuding pemberian hibah kepada kejaksaan negeri Batam senilai Rp. 16,5 miliar dari Pemko Batam merupakan upaya membungkam agar penegak hukum ‘tutup mata’ terhadap dugaan korupsi yang terjadi di Kota Batam. Pasalnya, hibah itu dinilai tidak tepat dan cenderung mengkerdilkan sikap profesionalisme dan integritas lembaga penegak hukum tersebut. Hibah tersebut diduga menjadi senjata untuk menunjukkan kejaksaan agar tidak mengusut kasus-kasus korupsi yang terjadi.

“Faktanya kan Batam seperti bebas korupsi, namun sepi pengusutan. Apakah tidak ada korupsi? Rasanya tidak mungkin. Cuma APH nya yang tidak mau memproses.” kata Cak Ta’in kepada media Senin (28/7).

Menurut Cak Ta’in, seharusnya penegak hukum seperti kejaksaan dan pengadilan tetap menjaga independensi. Tidak terkontaminasi dengan segala bentuk bantuan hibah dari pemerintah daerah, yang indikasinya menjadikan kejaksaan yang seharusnya bertindak tegas menjadi kompromi.

“Sebagai institusi penegak hukum yang bersifat vertikal, maka seluruh kebutuhan dan infrastruktur harusnya diajukan kepada atasannya. Bantuan itu akan menciptakan sikap ‘enak tak enak’ ketika harus mengusut kasus korupsi apalagi menyangkut pejabat tingginya. Sementara independen lembaga hukum itu bersifat mutlak, bekerja profesional dan penuh integritas,” jelasnya.

Lebih lanjut mantan Dosen Unrika Batam itu menjelaskan, integritas dan profesionalisme kerja itu bukan sekedar slogan yang dipampang depan kantor, tetapi benar-benar ditunjukkan. Kondisi ini menjadi kontraproduktif antara harapan dan kenyataan. “Kalau perlu kembalikan semua bantuan hibah yang sudah diberikan selama ini, termasuk mobil dinas. Emang tidak ada mobil dinas dari Kejagung ya untuk Kajari-kajari di daerah,” ucapnya.

Untuk itu, lanjut Cak Ta’in, Kejari Batam dan Pemko Batam harus menjelaskan kepada publik urgensi mengenai hibah tersebut. Hibah sebesar Rp. 16,5 miliar tersebut untuk apa saja. Yang baru nampak kasat mata hanya pembangunan gedung depan degung utama Kejari Batam sisi kiri berbatasan dengan Taman Aspirasi, dengan perkiraan lebar 5 meter dan panjang 15 meter untuk bangunan 2 lantai yang diperkirakan cuma menghabiskan dana Rp. 1-1,5 miliar paling mahal.

“Pertanyaannya apakah Kejari Batam tidak menerima anggaran dari pemerintah pusat melalui Kejagung? Ini yang juga akan kami minta klarifikasi langsung ke Jaksa Agung, dan Komisi 3 DPR RI agar terang benderang. Apakah hibah seperti yang terjadi di Batam ini dapat dibenarkan atau tidak,” urainya.

Hibah Rp. 16,5 Miliar kepada Kejari Batam di tengah banyaknya masalah kemasyarakatan yang beres sungguh miris. Mestinya Pemko Batam mendahulukan untuk membereskan semua urusan publik terlebih dahulu seperti penanganan sampah, banjir, air bersih, macet, pendidikan dan UMKM. “Mesti tahu skala prioritas lah,” pungkasnya. (Hbl)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jambore Daerah Pramuka NTT Kembali Ke Kota Kupang setelah 26 Tahun, Ribuan Peserta dan Pembina Berkemah di Fatubena

    Jambore Daerah Pramuka NTT Kembali Ke Kota Kupang setelah 26 Tahun, Ribuan Peserta dan Pembina Berkemah di Fatubena

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle Mario
    • visibility 103
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Kota Kupang menjadi Tuan rumah Jambore Daerah X Pramuka NTT. Bertempat di Bumi Perkemahan Fatubena, Kelurahan Kolhua Kota Kupang. Jambore ini kembali lagi ke Kota Kupang setelah 26 tahun setelah sebelumnya dilaksanakan di Bumi Perkemahan Manutapen pada tahum 2000. Ketua Umum Panitia Pelaksana Jambore Daerah Pramuka Nusa Tenggara Timur (NTT) X, Kak Ambrosius […]

  • 9 Miliiar Anggaran Honorarium Seminar Ajakan Membangun Peradaban Bupati Kuningan Retorika

    9 Miliiar Anggaran Honorarium Seminar Ajakan Membangun Peradaban Bupati Kuningan Retorika

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 170
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Anggaran belanja honorarium bernilai miliaran rupiah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuningan dalam APBD tahun anggaran 2026 sangat rentan terhadap praktik korupsi dan modus penyimpangan. Kegiatan seminar dan rapat koordinasi di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) sangat rentan menjadi celah korupsi. Celah ini sering dimanfaatkan melalui berbagai bentuk manipulasi keuangan, di antaranya kegiatan fiktif (mark-up), […]

  • Warga Kauman Pondok Makmur Gelar Peringatan Maulid Nabi di Mushola Nurul Huda

    Warga Kauman Pondok Makmur Gelar Peringatan Maulid Nabi di Mushola Nurul Huda

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.021
    • 0Komentar

    BENGKULU, jarrakpos.com – Masyarakat kelompok Kauman, yang berada di ujung Desa Pondok Makmur/Sido Makmur, kembali menunjukkan kekompakan mereka dengan menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Mushola Nurul Huda, Jumat (12/9/2025). Walaupun tanpa kehadiran Kepala Desa Pondok Makmur maupun Kepala Desa Sido Makmur, acara berlangsung meriah, khidmat, dan penuh antusiasme dari warga setempat. Peringatan Hari […]

  • Rasumin Serap Aspirasi Warga Dalam Reses II DPRK Subulussalam di Sultan Daulat

    Rasumin Serap Aspirasi Warga Dalam Reses II DPRK Subulussalam di Sultan Daulat

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle Rahmad Ariadi
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Subulussalam, Jarrakpos.com – Wakil Ketua DPRK Subulussalam, Rasumin, melaksanakan kegiatan Reses II Masa Sidang II Tahun 2026 di Daerah Pemilihan (Dapil) IV Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam. Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan kebutuhan pembangunan di wilayah mereka. Reses yang dihadiri tokoh masyarakat, perangkat desa, pemuda, dan sejumlah warga tersebut […]

  • Wacana Payroll ASN Beralih ke Himbara, Pemkab Pacitan Pastikan Belum Ada Perubahan

    Wacana Payroll ASN Beralih ke Himbara, Pemkab Pacitan Pastikan Belum Ada Perubahan

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle Yuniardi Sutondo
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Pacitan,Jarrakpos.com-Wacana pengalihan penyaluran gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Bank Pembangunan Daerah (BPD) ke bank-bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Negara (Himbara) mulai memantik kecemasan. Namun, di Kabupaten Pacitan, skema penyaluran gaji ASN hingga kini masih berjalan seperti biasa. Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Pacitan, Deni Cahyantoro, memastikan belum ada aturan tertulis yang mengatur pengalihan […]

  • Modus Website, Camat Rubaru Bersama Anaknya Diduga Gerogoti Dana Desa Hingga Ratusan Juta

    Modus Website, Camat Rubaru Bersama Anaknya Diduga Gerogoti Dana Desa Hingga Ratusan Juta

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Putu Sta
    • visibility 287
    • 0Komentar

    JARRAKPOS.COM. SUMENEP – Demi cari keuntungan, Camat Rubaru, Sumenep, Madura, Jawa Timur. Tabrani. Diduga menggerogoti dana milik desa dengan modus pembuatan website Desa. Pasalnya, Camat Rubaru mengarahkan pembuatan website kepada semua kepala desa di kecamatan rubaru, dengan anggaran yang fantastis “15 juta per desa”. Pembuatan website tersebut diduga di koordinir oleh anak kandungnya camat Rubaru […]

expand_less