Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Kemendikdasmen Jadikan Perpustakaan Rumah Pendidikan dan Ruang Dialog

Kemendikdasmen Jadikan Perpustakaan Rumah Pendidikan dan Ruang Dialog

  • account_circle Mario
  • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

NTT, Jarrakpos.com- Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menggelar kegiatan Bedah Buku Bermutu berjudul “Presiden Solusi: _Problem Solving_ Ala Prabowo Subianto” di Jakarta, pada Selasa (7/7). Diselenggarakan bertepatan dengan Peringatan Hari Pustakawan Indonesia, acara ini bertujuan untuk memperkuat budaya literasi, nalar kritis, dan kemampuan memecahkan masalah di kalangan generasi muda serta ekosistem pendidikan nasional.

Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, menjelaskan bahwa momentum perayaan ini sangat tepat untuk menegaskan kembali peran penting pustakawan dan perpustakaan dalam dunia pendidikan. “Sebagaimana kita ketahui dengan berkembangnya teknologi, dengan berkembangnya berbagai kebijakan, perpustakaan tidak lagi hanya sebagai tempat untuk menyimpan dan meminjam buku, tetapi juga berkembang menjadi ruang belajar, menjadi ruang dialog gagasan, dan juga menjadi simpul kolaborasi,” ujarnya.

Suharti menambahkan, buku ini dipilih secara khusus karena mengangkat tema kepemimpinan, pengambilan keputusan, dan pendekatan berorientasi solusi dalam kebijakan publik. Tema tersebut dinilai sangat relevan untuk didiskusikan dalam rangka membangun kemampuan memahami kebijakan secara jernih. Kegiatan yang dikemas dalam bentuk gelarwicara ini dihadiri secara luring maupun daring oleh para pejabat, asosiasi pustakawan, pegiat literasi, komunitas perbukuan, hingga perwakilan murid berprestasi dari berbagai sekolah.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, memberikan apresiasi kepada para pustakawan. Ia menolak stigma lama yang memandang posisi pustakawan sebagai penjaga fisik rak buku. Menurutnya, pustakawan adalah penggerak literasi, fasilitator pengetahuan, dan mitra strategis dalam membangun ekosistem pendidikan berkualitas.

“Satu kenikmatan yang tentu saja paling membuat kita bahagia dan bermakna adalah ketika dengan buku kita bisa menginspirasi, dengan perpustakaan kita bisa menggerakkan anak-anak kita untuk menjadi generasi Indonesia hebat, Generasi Emas 2045,” tutur Abdul Mu’ti, yang juga membagikan cerita merintis perpustakaan desa sejak masa muda dan pengalamannya bertugas sebagai pustakawan kampus.

Mendikdasmen kemudian mengaitkan budaya literasi ini dengan keteladanan Presiden Prabowo Subianto. Ia mengisahkan pengalamannya saat berkunjung ke Hambalang dan melihat sebuah ruangan besar yang dipenuhi buku-buku yang aktif dibaca sebagai referensi. “Pemimpin besar adalah pemimpin yang banyak membaca, pemimpin yang senantiasa memberikan inspirasi dengan gagasan-gagasannya yang cemerlang dan keberanian untuk mengambil sikap karena wawasan dan karena ilmu yang dimiliki,” tegas Mendikdasmen.

Kemendikdasmen berkomitmen menyelaraskan inspirasi tersebut ke dalam salah satu kebijakan strategis yaitu melalui pendekatan _Deep Learning_ atau pembelajaran mendalam. Melalui pendekatan ini, para murid didorong untuk tidak sekadar membaca teks secara pasif, melainkan berani mereviu buku, mengeksplorasi lingkungan sekitar, dan menuangkan gagasan mereka dalam karya nyata. Selain itu, kementerian berkomitmen mentransformasi perpustakaan sekolah menjadi _learning commons_ atau pusat pembelajaran aktif yang inklusif.

Abdul Mu’ti menaruh harapan besar agar perpustakaan tidak lagi dipandang sebagai ruang kaku yang terasing di sudut sekolah atau sekadar formalitas pemenuhan akreditasi. Ia menegaskan komitmennya untuk melakukan transformasi menyeluruh pada perpustakaan kementerian dengan membuka aksesnya secara luas bagi seluruh anak Indonesia dan masyarakat umum. Dengan fasilitas berakreditasi A yang kini dilengkapi studio multimedia untuk menonton film, membaca, serta berdiskusi, perpustakaan kementerian dirombak menjadi sebuah “Rumah Pendidikan” yang hangat, inklusif, dan menjadi tempat interaksi langsung yang rutin antara pejabat publik, pendidik, dan masyarakat.

“Kami ingin menghadirkan kementerian pendidikan kini bukan semata-mata sebagai kantor tempat layanan administrasi, tapi menjadi ‘Rumah Pendidikan’ di mana siapapun anak Indonesia dapat belajar dan dapat membaca buku-buku yang ada di perpustakaan,” ujar Abdul Mu’ti.

Menurutnya, membaca buku “Presiden Solusi: Problem Solving Ala Prabowo Subianto” ini memberikan manfaat besar dalam memahami 180 solusi taktis kepemimpinan nasional yang nyata dan mulai berdampak bagi masyarakat. Buku ini melatih pembaca untuk menguasai kompetensi abad ke-21, yaitu kemampuan berpikir kritis, menimbang pilihan di tengah ketidakpastian, serta berani mengambil tindakan nyata yang solutif atas persoalan di lingkungan sekitar.

Mendikdasmen juga secara khusus berpesan kepada generasi muda yang hadir agar menanamkan budaya membaca sebagai fondasi pembentukan karakter tangguh. “Jadikanlah membaca sebagai kebiasaan, bukan sekadar kewajiban. Jadikanlah setiap buku yang kalian baca sebagai bahan refleksi, bukan sekadar informasi yang lewat begitu saja,” pungkasnya.

Kemendikdasmen berharap Peringatan Hari Pustakawan Indonesia menjadi momen untuk menghargai para pustakawan serta transformasi perpustakaan agar menjadi ruang dialog interaktif yang hangat, menyemai budaya membaca, sekaligus melahirkan calon pemimpin masa depan yang kaya akan solusi.***

  • Penulis: Mario

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polisi Ungkap Ibu Muda Pembuang Bayi

    Polisi Ungkap Ibu Muda Pembuang Bayi

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 108
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kuningan berhasil mengungkap kasus penemuan jasad bayi yang sempat menggegerkan warga Desa Cidahu, Kecamatan Pasawahan. Dalam perkara tersebut, polisi menetapkan seorang perempuan berinisial Fb (19), warga Kecamatan Pasawahan, sebagai tersangka. Kapolres Kuningan AKBP Bellen Anggara Pratama melalui Kasat Reskrim Polres Kuningan AKP Abdul Aziz, didampingi Kasi Humas AKP […]

  • Pertama Kali, APBD Kota Kupang Bangun Rumah Layak Huni bagi Korban Bencana Alam: Wujudkan Kota sebagai Rumah Bersama

    Pertama Kali, APBD Kota Kupang Bangun Rumah Layak Huni bagi Korban Bencana Alam: Wujudkan Kota sebagai Rumah Bersama

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Mario
    • visibility 265
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Pemerintah Kota Kupang menunjukkan komitmen nyata dalam penanganan pascabencana dengan membangun rumah layak huni bagi warga korban bencana alam menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Kupang. Kebijakan ini menegaskan kehadiran negara hingga tahap pemulihan, sejalan dengan semangat menjadikan Kota Kupang sebagai rumah bersama bagi seluruh warganya. Plt. Kepala Dinas Perumahan Rakyat […]

  • Hardiknas 2025: Wali Kota Kupang Tekankan Persatuan dan Pendidikan sebagai Fondasi Kota Berkarakter

    Hardiknas 2025: Wali Kota Kupang Tekankan Persatuan dan Pendidikan sebagai Fondasi Kota Berkarakter

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Mario
    • visibility 473
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com– Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, tampil sebagai inspektur upacara dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025 yang digelar di Buoyant Montessori School, Jumat (2/5). Upacara ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan sebuah momentum refleksi bersama tentang arti penting pendidikan sebagai jantung pembangunan manusia dan masa depan Kota Kupang. Di hadapan ratusan peserta […]

  • Momen Haru dan Bahagia, Alumni SMP PGRI Kuningan Angkatan 90/91 Gelar BukBer dengan Penuh Kekeluargaan

    Momen Haru dan Bahagia, Alumni SMP PGRI Kuningan Angkatan 90/91 Gelar BukBer dengan Penuh Kekeluargaan

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 354
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Bulan suci Ramadhan selalu menjadi momen yang dinanti untuk mempererat tali silaturahmi. Semangat kebersamaan ini terpancar jelas dalam acara Buka Puasa Bersama (Bukber) yang digelar oleh alumni SMP PGRI Kuningan angkatan tahun 1990/1991 pada Rabu (11/03/2026). ​Bertempat di Rumah Makan Saung Karuhun 2, Kuningan, acara ini menjadi ajang melepas rindu bagi para […]

  • Saddam Ali Husen Tumangger Pimpin DPC PBB Kota Subulussalam Periode 2025 – 2030

    Saddam Ali Husen Tumangger Pimpin DPC PBB Kota Subulussalam Periode 2025 – 2030

    • calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
    • account_circle Rahmad Ariadi
    • visibility 54
    • 0Komentar

    SUBULUSSALAM, JARRAKPOS.COM – Saddam Ali Husen Tumangger ditunjuk sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Bulan Bintang (PBB) Kota Sibulussalam periode 2025-2030 Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Bulan Bintantan(PBB) Yuri Kemal Fadlullah,SH.,MH (Ketua Umum DPP PBB) Mempercayakan Saddam Ali Husen Tumangger sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Bulan Bintang (PBB) Kota Subulussalam periode 2025 […]

  • Ditahan KPK, Bupati Pekalongan Bawa-bawa Nama Gubernur Jateng

    Ditahan KPK, Bupati Pekalongan Bawa-bawa Nama Gubernur Jateng

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 220
    • 0Komentar

    SEMARANG,JARRAKPOS.COM – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi angkat bicara terkait tudingan yang dilontarkan Fadia Arafiq soal momen penangkapannya oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Fadia sebelumnya menyebut dirinya ditangkap saat sedang bersama Gubernur Jawa Tengah. Pernyataan itu disampaikannya usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Rabu (4/3/2026). Menanggapi hal tersebut, Luthfi membantah tegas. […]

expand_less