Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Ditahan KPK, Bupati Pekalongan Bawa-bawa Nama Gubernur Jateng

Ditahan KPK, Bupati Pekalongan Bawa-bawa Nama Gubernur Jateng

  • account_circle Feri Taufiandi
  • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

SEMARANG,JARRAKPOS.COM – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi angkat bicara terkait tudingan yang dilontarkan Fadia Arafiq soal momen penangkapannya oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Fadia sebelumnya menyebut dirinya ditangkap saat sedang bersama Gubernur Jawa Tengah.

Pernyataan itu disampaikannya usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Rabu (4/3/2026).

Menanggapi hal tersebut, Luthfi membantah tegas.

“Lha yang nuding siapa. Ditangkapnya (Bupati Pekalongan) kita saja ndak ada yang tahu,” kata Luthfi saat dikonfirmasi, Rabu (4/4/2026).

Akui Ada Pertemuan, Bahas Rapat MBG

Meski membantah tudingan ditangkap bersama, Luthfi mengakui memang ada pertemuan dengan Fadia di kediaman pribadinya di Kota Semarang, Senin (2/3/2026) malam.

Namun, pertemuan itu disebutnya bukan pertemuan khusus.

Selain Fadia, hadir pula Ischak Maulana Rohman selaku Bupati Tegal dan Dimas Prasetyahani sebagai Wakil Bupati Purbalingga.

Menurut Luthfi, agenda pertemuan tersebut untuk membahas rapat koordinasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digelar keesokan harinya di Gedung Grahadika Bhakti Praja, Kompleks Kantor Gubernur Jawa Tengah, Jalan Pahlawan, Kota Semarang.

“Memang malam itu ada Bupati Tegal, Wakil Bupati Purbalingga dan Bupati Pekalongan ke rumah karena besok pagi ada rapat MBG,” jelasnya.

Versi KPK: Ditangkap Saat Bersama Ajudan

Tudingan Fadia itu berbanding terbalik dengan keterangan resmi KPK.

Lembaga antirasuah mengungkap Fadia ditangkap dalam operasi senyap di Semarang pada Selasa (3/3/2026) dini hari.

Saat penangkapan, Fadia disebut berada di salah satu hotel di Kota Semarang bersama ajudan dan orang kepercayaannya.

Ia berada di Semarang untuk mengikuti rapat koordinasi MBG di Gedung Grahadika Bhakti Praja.

Fadia juga datang bersama Wakil Bupati Pekalongan, Sukirman.

Namun, selepas penangkapan Fadia, Sukirman terlihat tetap beraktivitas seperti biasa.

Ia bahkan menghadiri kuliah umum di Gedung A Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisip) Universitas Semarang dengan pembicara kunci Muhammad Yusuf Chudlori.

Yusuf Chudlori diketahui merupakan mantan atasan Sukirman di struktur partai.

Saat dimintai keterangan, Sukirman memilih irit bicara. “Tunggu keterangan dari Pak Gubernur saja,” ujarnya singkat.

11 Orang Diciduk, Dugaan Rekayasa Vendor

Dalam operasi tersebut, KPK turut mengamankan Sekretaris Daerah Pemkab Pekalongan, Mohammad Yulian Akbar, serta sejumlah pihak swasta dan vendor. Total ada 11 orang yang dibawa dalam OTT itu.

Selain mengamankan para pihak, KPK juga menyita barang bukti elektronik (BBE) dan kendaraan bermotor.

Kasus yang menjerat Fadia diduga terkait rekayasa vendor dalam proyek outsourcing di sejumlah dinas Pemerintah Kabupaten Pekalongan. Kendati demikian, Fadia telah membantah tuduhan tersebut.

Secara terpisah, Luthfi menyatakan dirinya telah berulang kali mengingatkan para kepala daerah di Jawa Tengah agar bekerja sesuai aturan dan menjunjung prinsip pemerintahan bersih.

“Kalau ada yang tersandung kasus hukum, itu kembali ke masing-masing orangnya. Tergantung personelnya,” tegasnya usai rakor MBG di Gedung Grahadika Bhakti Praja, Selasa (3/3/2026).

Ia mengaku prihatin atas penangkapan kepala daerah oleh KPK, namun menegaskan tetap menghormati proses hukum yang berjalan.

“Ini jadi pembelajaran bagi kita semua sebagai pelayan publik untuk menerapkan clean and good government,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, memastikan roda pemerintahan di Kabupaten Pekalongan tetap berjalan normal.

“Saya pastikan pemerintahan Kabupaten Pekalongan tetap berjalan. Seperti kasus sebelumnya, kita pantau dan tetap jalan,” katanya.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, lanjutnya, masih menunggu rilis resmi KPK sebelum mengambil langkah administratif lanjutan.

“Kami tunggu rilis dari KPK, habis itu kita tindaklanjuti sebagai pemerintah provinsi ke kabupaten,” tandasnya.

 

 

 

 

Editor : Feri

  • Penulis: Feri Taufiandi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 9 Miliiar Anggaran Honorarium Seminar Ajakan Membangun Peradaban Bupati Kuningan Retorika

    9 Miliiar Anggaran Honorarium Seminar Ajakan Membangun Peradaban Bupati Kuningan Retorika

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 105
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Anggaran belanja honorarium bernilai miliaran rupiah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuningan dalam APBD tahun anggaran 2026 sangat rentan terhadap praktik korupsi dan modus penyimpangan. Kegiatan seminar dan rapat koordinasi di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) sangat rentan menjadi celah korupsi. Celah ini sering dimanfaatkan melalui berbagai bentuk manipulasi keuangan, di antaranya kegiatan fiktif (mark-up), […]

  • Pemkab Cirebon dan TNI AL Berkolaborasi Selamatkan Ekosistem Laut Melalui Gerakan Jaga Segara.

    Pemkab Cirebon dan TNI AL Berkolaborasi Selamatkan Ekosistem Laut Melalui Gerakan Jaga Segara.

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 364
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS.COM I Pemerintah Kabupaten Cirebon bersama Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) melaksanakan gerakan besar peduli lingkungan pesisir. Melalui kegiatan pembersihan pantai dan penanaman 250 ribu pohon mangrove kelak bisa menjadi tempat pengembang biakan pelangton telur ikan laut. Kolaborasi ini menjadi langkah nyata menjaga ekosistem laut serta memperkuat ketahanan pangan masyarakat pesisir dari […]

  • Kadispora: Bulan Suci Momen Meningkatkan Kualitas Diri

    Kadispora: Bulan Suci Momen Meningkatkan Kualitas Diri

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 469
    • 0Komentar

    BENGKULU, Jarrakpos.com – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Bengkulu, Ika Joni Ikhwan mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa kepada seluruh masyarakat Bengkulu, khususnya para pemuda dan atlet yang tengah menjalani program latihan. Dalam ucapan tersebut, Ika Joni berharap bulan suci Ramadan menjadi momentum untuk meningkatkan ketakwaan, semangat kebersamaan, dan produktivitas di kalangan generasi muda. […]

  • KPU Kuningan Tetapkan Dian – Tuti Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Terpilih

    • calendar_month Kamis, 9 Jan 2025
    • account_circle Ghana
    • visibility 1.015
    • 0Komentar

    KUNINGAN, JarrakPos.Com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kuningan menggelar Rapat Pleno Terbuka untuk menetapkan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kuningan terpilih hasil pemilihan Kepala Daerah serentak 2024, Kamis (09/01/2025). Kegiatan berlangsung di Ballroom Grand Cordela Hotel Kuningan, dimana Pj Bupati Kuningan, Dr. Agus Toyib, S.Sos., M.Si hadir bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Asisten […]

  • PLN UPK Timor Tebar Kepedulian, Santuni Anak Panti Asuhan Al Hikmah di Momen Pembentukan UIK Dwipantara

    PLN UPK Timor Tebar Kepedulian, Santuni Anak Panti Asuhan Al Hikmah di Momen Pembentukan UIK Dwipantara

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Mario
    • visibility 105
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Semangat berbagi dan kepedulian sosial mewarnai momentum pembentukan baru Unit Induk Pembangkitan (UIK) Dwipantara. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, PLN Unit Pelaksana Pembangkitan (UPK) Timor menyalurkan bantuan dan santunan kepada anak-anak di Panti Asuhan Al Hikmah, Nun Baun Sabu pada Rabu, 10 Juni 2026. Kegiatan kemanusiaan ini dipimpin langsung oleh Manager UPK Timor, Ismanta, […]

  • Rahmad Sukendar: Gebrakan Dedie Trie Haryadi Bikin Koruptor Riau Kocar-Kacir!

    Rahmad Sukendar: Gebrakan Dedie Trie Haryadi Bikin Koruptor Riau Kocar-Kacir!

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 533
    • 0Komentar

    Jakarta, jarrakpos.com | Ketua Umum BPI KPNPA RI, Rahmad Sukendar, mengapresiasi langkah berani dan tegas Dedie Trie Haryadi dalam membongkar kasus korupsi di Riau. Menurutnya, gebrakan Dedie tidak hanya membuat publik bernafas lega, tapi juga membuat para koruptor di negeri Lancang Kuning gemetar ketakutan. “Dedie ini jaksa yang tidak hanya bicara, tapi bekerja nyata. Dari […]

expand_less