Festival Kopi Pacitan 2026, Satukan Sinergi dan Kobarkan Semangat “Kamu Orang Paling Inspiratif (KOPI)”
- account_circle Yuniardi Sutondo
- calendar_month 46 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ketua FPPA, Sutikno.
Pacitan,JarrakPos.com-Semangat kolaborasi dan optimisme untuk mengangkat potensi kopi lokal menggema dalam gelaran Festival Kopi Pacitan 2026. Mengusung semangat Kamu Orang Paling Inspiratif (KOPI), kegiatan ini diharapkan menjadi ruang pertemuan berbagai elemen masyarakat untuk bersama-sama mendorong kemajuan kopi Pacitan agar semakin dikenal luas, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Semangat tersebut disampaikan Ketua Forum Pewarta Pacitan (FPPA), Sutikno, usai menandatangani komitmen bersama dalam acara Festival Kopi Pacitan 2026 yang berlangsung di pelataran PLUT Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perindustrian Kabupaten Pacitan, Jumat (9/10).
Menurut Sutikno, festival kopi tidak semata-mata menjadi panggung untuk menunjukkan keterampilan barista dalam meracik biji kopi menjadi sajian minuman hangat maupun dingin yang menggugah selera. Lebih dari itu, festival ini merupakan momentum strategis untuk mempertemukan gagasan, memperkuat kolaborasi, sekaligus membangun sinergi antarelemen yang memiliki peran penting dalam pengembangan potensi kopi daerah.
Mulai dari unsur birokrasi, petani, pelaku usaha, hingga masyarakat luas, seluruhnya memiliki ruang dan kesempatan untuk mengambil bagian dalam membangun ekosistem kopi Pacitan yang lebih kuat dan berdaya saing.
“Festival seperti ini jangan hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi harus menjadi wadah untuk menyatukan semua elemen. Ada pemerintah, petani, pengusaha, dan masyarakat yang bisa bergerak bersama untuk mengembangkan potensi kopi lokal Pacitan,” ujar Sutikno, yang akrab disapa Gus Tik.
Ia berharap, Festival Kopi Pacitan dapat terus diselenggarakan secara berkelanjutan pada tahun-tahun mendatang. Dengan konsistensi penyelenggaraan dan dukungan seluruh pihak, festival ini diharapkan mampu membuka peluang lebih luas bagi promosi kopi lokal, memperkuat posisi pelaku usaha, serta meningkatkan daya tarik produk kopi Pacitan di tengah persaingan pasar yang semakin dinamis.
Bagi Gus Tik, kopi bukan sekadar komoditas atau minuman yang dinikmati dalam setiap kesempatan. Di balik secangkir kopi, terdapat kerja keras petani, kreativitas barista, ketekunan pelaku usaha, serta potensi ekonomi yang dapat tumbuh ketika seluruh unsur bergerak dalam satu tujuan.
“Harapan saya, kegiatan seperti ini tetap berlanjut di tahun-tahun mendatang. Sehingga kopi lokal Pacitan akan semakin dikenal di seantero Nusantara, bahkan sampai ke dunia internasional,” ungkapnya.
Melalui Festival Kopi Pacitan 2026, semangat KOPI diharapkan tidak berhenti sebagai slogan, melainkan tumbuh menjadi gerakan bersama untuk melahirkan inspirasi, memperluas jejaring, dan mengangkat potensi daerah.
Sebab, ketika pemerintah, petani, pelaku usaha, dan masyarakat saling menguatkan, secangkir kopi lokal bukan hanya menghadirkan cita rasa, tetapi juga membawa harapan bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Pacitan.(Red/yun).
- Penulis: Yuniardi Sutondo




Saat ini belum ada komentar