HUT Ke-4 DPC ABPEDNAS Ponorogo Gelar Pengajian Akbar, Jadi Momentum Perkuat Peran BPD dalam Membangun Desa
- account_circle Putu Sta
- calendar_month 1 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

PONOROGO, JARRAK POS – Lebih dari 1.900 anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dari seluruh Kabupaten Ponorogo menghadiri Pengajian Akbar dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-4 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) Kabupaten Ponorogo di Lapangan Jepun, Desa Balong, Kecamatan Balong, Minggu (19/7/2026).
Peringatan yang dikemas dalam nuansa religius tersebut menjadi momentum memperkuat peran BPD sebagai mitra strategis pemerintah desa dalam menyerap aspirasi masyarakat sekaligus mengawal pembangunan di tingkat desa.
Kegiatan itu dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo Lisdyarita bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pengurus DPP ABPEDNAS, Ketua DPD ABPEDNAS Jawa Timur Badrul Amali, anggota DPR RI, DPRD Provinsi Jawa Timur, DPRD Kabupaten Ponorogo, pengurus DPC ABPEDNAS dari sejumlah daerah, di antaranya Kediri, Nganjuk, Madiun, dan Trenggalek, serta para camat se-Kabupaten Ponorogo.
Ketua Panitia HUT Ke-4 DPC ABPEDNAS Kabupaten Ponorogo, Saech Widodo, mengatakan peringatan tahun ini sengaja dikemas melalui Pengajian Akbar sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan organisasi yang memasuki tahun keempat.
Menurut dia, tingginya partisipasi anggota menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan serta komitmen BPD dalam menjalankan tugas sebagai representasi masyarakat desa.
“Kami berharap melalui HUT ke-4 ini, BPD semakin baik dalam menyampaikan aspirasi masyarakat serta terus memperkuat sinergi dengan pemerintah desa demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” kata Saech.

Ketua DPC ABPEDNAS Kabupaten Ponorogo, Joko Santoso, menegaskan BPD memiliki posisi strategis dalam sistem pemerintahan desa. Karena itu, peningkatan kapasitas, profesionalisme, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat menjadi fokus yang terus didorong organisasi.
Ia mengatakan semangat “Siap Menampung Aspirasi Warga” dan “BPD Siap Bersatu Jaga Desa” menjadi landasan bagi seluruh anggota untuk menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, serta penyaluran aspirasi masyarakat secara optimal.
“Kami terus berupaya meningkatkan kinerja BPD. Di sisi lain, kami juga berharap kesejahteraan anggota BPD dapat menjadi perhatian dan semakin ditingkatkan pada masa mendatang,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPD ABPEDNAS Provinsi Jawa Timur, Badrul Amali, mengapresiasi penyelenggaraan HUT Ke-4 DPC ABPEDNAS Kabupaten Ponorogo. Menurutnya, organisasi tersebut menjadi salah satu DPC yang aktif membangun kolaborasi dengan berbagai pihak dalam mendukung kemajuan desa.
Ia berharap kegiatan serupa dapat menjadi inspirasi bagi DPC ABPEDNAS di kabupaten dan kota lain di Jawa Timur.
“Kami berharap seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur dapat menyelenggarakan kegiatan seperti ini. DPC ABPEDNAS Kabupaten Ponorogo sangat aktif dalam berbagai kegiatan dan layak diapresiasi,” kata Badrul.
Selain itu, Badrul menegaskan pihaknya terus memperjuangkan peningkatan kesejahteraan anggota BPD, termasuk usulan tunjangan kedudukan minimal sebesar 50 persen dari Penghasilan Tetap (Siltap).
“Selamat kepada DPC ABPEDNAS Kabupaten Ponorogo atas HUT ke-4 yang berlangsung luar biasa. Semoga seluruh perjuangan yang dilakukan senantiasa membuahkan hasil terbaik bagi kemajuan BPD dan masyarakat desa,” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita menegaskan pemerintah daerah akan terus mendukung program-program yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat desa. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan BPD selama ini telah terjalin dengan baik dalam mendukung pembangunan.
“Pemerintah Kabupaten Ponorogo akan terus mendukung program-program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selamat HUT ke-4 DPC ABPEDNAS Kabupaten Ponorogo, semoga semakin maju dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat,” ucap Lisdyarita.
Selain Pengajian Akbar yang menghadirkan KH Imam Mubasyir dari Malo, Jetis, rangkaian kegiatan juga diisi bazar murah dan penyerahan santunan jaminan meninggal dunia kepada ahli waris anggota BPD.
Bagi ABPEDNAS Ponorogo, peringatan empat tahun organisasi bukan sekadar seremoni tahunan. Momentum ini menjadi ruang untuk memperkuat kolaborasi antara BPD, pemerintah desa, dan pemerintah daerah agar pembangunan desa berjalan lebih partisipatif, aspiratif, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.(*)

- Penulis: Putu Sta




Saat ini belum ada komentar